BerandaNewsNasionalPotensi Besar Kopdes Merah...

Potensi Besar Kopdes Merah Putih Dalam Penyerapan Tenaga Kerja, Menkop: 2 Juta Lapangan Kerja

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meyakini adanya potensi sangat besar dalam penyerapan tenaga kerja yang diciptakan dari eksistensi lebih dari 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Dengan asumsi, masing-masing memiliki 20 hingga 25 tenaga kerja, maka dapat membuka sekitar 1,6 juta hingga 2 juta lapangan kerja,” ucap Menkop Ferry pada Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) usulan program unggulan pemerintah dalam perluasan kesempatan kerja, secara daring, di Jakarta, Minggu (14/9/2025).

Dalam rapat yang dipimpin Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan dihadiri Menko Pangan, Menkeu, Menteri Investasi, dan lainnya, Menkop menjabarkabn bahwa saat ini untuk mendukung Kopdes Merah Putih, sedang direkrut sebanyak 1.104 Project Management Officer (PMO), serta 8.000 Business Assistant di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga :   Anjangsana TNI ke Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono: Wujud Penghormatan di HUT ke-80

“Kita juga melihat proyeksi penyerapan tenaga kerja melalui koperasi secara luas. Tentunya, ini didukung dengan berbagai kebijakan afirmatif dari pemerintah untuk mendukung ekosistem perkoperasian nasional,” jelas Menkop Ferry.

Jika kebijakan tersebut berhasil, lanjut Menkop, asumsi optimisnya adalah paling tidak dari 15 ribu koperasi akan menyerap tenaga kerja mencapai 562.500 hingga 1.215.000 jiwa.

“Skenario ini menggambarkan bagaimana koperasi dapat menjadi salah satu instrumen utama dalam menekan angka pengangguran nasional dalam jangka waktu 1–2 tahun sejak implementasi kebijakan,” kata Menkop.

Menkop Ferry menekankan bahwa agar proyeksi tersebut dapat diwujudkan, diperlukan kebijakan afirmatif yang konkret. “Sudah ada beberapa usulan kebijakan yang dirumuskan,” kata Menkop.

Meliputi, penurunan bunga lebih kecil dari 6% (subsidi bunga) untuk pinjaman Kopdes Merah Putih, hingga keberpihakkan pajak untuk koperasi (bisa untuk tahun 2026), misalnya penurunan PPh badan.

Baca Juga :   Wagub Rano Berziarah ke Makam Kramat Kampung Bandan Untuk Membangkitan Wisata Religi

“Secara khusus, kebijakan pajak diarahkan pada subsidi bunga tambahan dan insentif pajak berupa pengurangan atau pemotongan tarif pajak koperasi,” ucap Menkop.

Menurut Menkop, hal ini akan menurunkan biaya modal (cost of capital), sekaligus mengurangi risiko stagnasi usaha akibat terbatasnya margin. “Dengan demikian, koperasi memiliki ruang gerak lebih luas untuk memperbesar volume usaha dan penyerapan tenaga kerja,” tegas Menkop.

Sementara itu, afirmasi bunga pinjaman difokuskan pada penurunan suku bunga (di bawah 6%) bagi koperasi baru, perluasan skema kredit sektor riil, serta integrasi dengan program KUR dan dana bergulir.

“Kebijakan ini akan mempermudah koperasi untuk segera beroperasi, meningkatkan produktivitas, serta memperluas serapan tenaga kerja baik secara langsung maupun tidak langsung,” ucap Menkop Ferry.

Baca Juga :   Maman Abdurrahman Dorong Soto Banjar Masuk Identitas Gastronomi Dunia

Menkop berharap, implementasi kebijakan ini harus disertai mitigasi risiko melalui sinergi Kementerian/Lembaga terkait, dengan mekanisme pengawasan, credit scoring, audit berkala, dan penjaminan kredit yang akuntabel.

Dengan begitu, Menkop optimis keberadaan Kopdes Merah Putih memiliki peran strategis sebagai motor penggerak penyerapan tenaga kerja nasional. Bahkan, kata Menkop, dengan kebijakan afirmatif, akses pembiayaan yang berpihak, serta sinergi lintas kementerian dan lembaga, Kopdes Merah Putih mampu menurunkan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Harapannya, melalui dukungan nyata dan konsistensi implementasi kebijakan, Kopdes Merah Putih dapat tumbuh menjadi pilar utama ekonomi rakyat dan menjadi penopang penting pembangunan nasional,” ujar Menkop.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana

TERMINALNEWS.ID, LHOKSEUMAWE - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melanjutkan...

Verta Mega Arlinsa Wakili Indonesia di The Miss Globe 2026, Angkat Isu Kehidupan Mantan Atlet

TERMINALNEWS.ID, PHUKET - Panggung kontes kecantikan dunia kini tak lagi sekadar...

4 Alasan Nilai Jual Kembali Mobil Mitsubishi Tetap Terjaga

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Nilai jual kembali atau resale value menjadi salah...

Analisis Tiga Kunci: Mengukur Kesiapan Aceh, Papua dan Maluku Lewat Kesejahteraan, Stabilitas dan Tata Kelola

OLEH: Tommy R. Arief WACANA tentang ketimpangan pembangunan di wilayah timur dan...

- A word from our sponsors -