TERMINALNEWS.ID, MIAMI – Juara bertahan Argentina harus bekerja keras untuk mengamankan tiket ke babak perempat final Piala Dunia setelah menundukkan debutan Cape Verde dengan skor dramatis 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung hingga babak tambahan waktu.
Meski diunggulkan, tim asuhan Argentina mendapat perlawanan sengit dari Cape Verde yang tampil tanpa rasa gentar sepanjang laga.
Lionel Messi membuka keunggulan Argentina melalui gol ketujuhnya di turnamen musim panas ini. Namun, Cape Verde mampu menyamakan kedudukan lewat gol Deroy Duarte sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Di extra time, Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul. Akan tetapi, Cape Verde kembali menunjukkan semangat pantang menyerah setelah Sidny Lopes Cabral mencetak gol spektakuler untuk membuat skor kembali imbang 2-2.
Saat laga tampak akan ditentukan melalui adu penalti, Argentina akhirnya memastikan kemenangan. Sepak pojok Messi berhasil disambut Cristian Romero sebelum bola mengenai Diney Borges dan masuk ke gawang. Gol tersebut akhirnya dicatat sebagai gol bunuh diri Diney Borges, sekaligus memastikan kemenangan Argentina 3-2.

Messi Beri Pujian ke Kiper Cape Verde
Salah satu sorotan utama pertandingan adalah duel antara Lionel Messi dan kiper Cape Verde, Vozinha. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas sang megabintang Argentina.
Vozinha beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tembakan Messi dalam situasi satu lawan satu serta menepis dua tendangan bebas berbahaya, salah satunya saat Messi mencoba mengambil tendangan dengan cepat untuk mengejutkannya.
Usai pertandingan, keduanya terlihat berbincang hangat di atas lapangan. Vozinha kemudian mengungkapkan isi percakapannya dengan Messi.
“Saya menghampiri Messi setelah pertandingan. Dia memeluk saya dan berkata, ‘Kamu luar biasa. Rakyatmu seharusnya bangga kepadamu.’ Itu momen yang sangat berarti bagi saya. Mendengar kata-kata seperti itu dari seseorang seperti Leo Messi sangat berarti,” ujar Vozinha.
Ia juga mengaku mengucapkan terima kasih kepada Messi sambil mengatakan bahwa kapten Argentina tersebut adalah pemain terbaik. Setelah itu, Vozinha meminta bertukar jersey, dan Messi berjanji akan memberikannya setelah menyelesaikan sesi wawancara di lorong stadion.
Antre Berfoto dengan Messi
Tak hanya Vozinha, sejumlah pemain Cape Verde juga ingin mengabadikan momen bersama Messi. Seusai wawancara di mixed zone, beberapa pemain terlihat menunggu kedatangan kapten Argentina itu untuk meminta foto bersama.

Messi dengan ramah memenuhi permintaan tersebut. Rekaman momen tersebut pun menjadi viral di media sosial.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Messi mengakui bahwa Argentina sejak awal sudah memperkirakan laga melawan Cape Verde tidak akan berjalan mudah.
“Kami memang sudah tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Bukan kebetulan tim ini tidak kalah dari Spanyol maupun Uruguay. Mencetak gol pertama adalah bagian tersulit, dan kami sempat berpikir itu akan membuat kami lebih tenang mengendalikan permainan, tetapi justru yang terjadi sebaliknya,” kata Messi.
Menurutnya, Argentina sempat kehilangan penguasaan bola, bermain terlalu dalam, dan gagal melakukan tekanan seperti yang direncanakan. Situasi itu dimanfaatkan Cape Verde untuk menyamakan kedudukan.
Messi juga menegaskan bahwa pertandingan fase gugur selalu menghadirkan tantangan besar.
“Di babak gugur tidak ada yang memberikan kemenangan secara cuma-cuma. Mungkin ada yang meremehkan tim tertentu karena namanya, tetapi kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Itulah yang membuat Piala Dunia begitu istimewa. Perbedaan kualitas antartim sangat tipis dan setiap pertandingan berlangsung sangat sulit,” tutup peraih delapan trofi Ballon d’Or tersebut.


