BerandaSportSoccerPerjalanan Ross Barkley: Dari...

Perjalanan Ross Barkley: Dari Calon Bintang Besar Inggris hingga Karier yang Tak Sepenuhnya Bersinar

LONDON, TERMINALNEWS.ID – Dalam dunia sepak bola Inggris, selalu ada talenta muda yang digadang-gadang akan menjadi bintang besar, namun pada akhirnya gagal memenuhi ekspektasi.

Nama-nama seperti Ravel Morrison, Nick Powell, hingga Shaun Wright-Phillips sering disebut sebagai contoh pemain dengan potensi besar yang tak sepenuhnya terwujud.

Fenomena ini juga sempat melekat pada sosok gelandang tengah asal Inggris, Ross Barkley. Meski tidak sepenuhnya gagal, Barkley dinilai tidak mencapai level yang dulu diprediksi ketika ia lulus dari akademi Everton—tempat yang juga melahirkan legenda seperti Wayne Rooney.

Bakal Jadi Legenda Inggris

Karier Barkley dimulai dengan penuh harapan. Sejak awal, ia mendapat dukungan besar dari pelatih Everton saat itu, Roberto Martinez. Bahkan, sejumlah klub besar seperti Manchester City, Manchester United, dan Chelsea dilaporkan tertarik untuk merekrutnya. Pada akhirnya, Chelsea berhasil mendapatkan tanda tangannya.

Baca Juga :   Piala Eropa Wanita 2025: Inggris Bisa Dapat Libur Nasional Usai Juara
pul 9
Perjalanan Ross Barkley: Dari Calon Bintang Besar Inggris hingga Karier yang Tak Sepenuhnya Bersinar – Roberto Martinez (bolanarede.pt)

Di level internasional, Barkley melakukan debut bersama Timnas Inggris pada September 2013 di usia 19 tahun di bawah asuhan Roy Hodgson. Ia bahkan tampil di Piala Dunia 2014, meski kemudian absen di Euro 2016.

Penampilan terakhirnya bersama “Three Lions” terjadi pada 2019 saat Inggris menang 6-0 atas Bulgaria. Secara total, ia mencatatkan 33 caps dalam enam tahun.

Martinez bahkan pernah menyebut Barkley berpotensi melampaui legenda Inggris seperti Bobby Charlton dan Bobby Moore. Ia memuji Barkley sebagai pemain komplet yang memiliki kekuatan fisik, kecepatan, serta visi bermain yang luar biasa.

Karier yang Penuh Naik Turun

Barkley mengawali karier profesionalnya di Everton sejak 2011 setelah menimba ilmu di akademi klub tersebut sejak 2005. Ia sempat dipinjamkan ke Sheffield Wednesday dan Leeds United untuk menambah pengalaman.

Baca Juga :   Arsenal Kalahkan Burnley 2-0, Perpanjang Rekor Kemenangan dan Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris

Performa apiknya bersama Everton membuat Chelsea merekrutnya pada Januari 2018 dengan nilai transfer sekitar £15 juta atau setara kurang lebih Rp300 miliar (kurs Rp20.000 per pound). Namun, di Stamford Bridge, Barkley kesulitan mendapatkan konsistensi bermain.

Berikut statistik karier Barkley di level klub:

  • Everton: 179 laga, 27 gol, 25 assist
  • Chelsea: 100 laga, 12 gol, 11 assist
  • Aston Villa: 69 laga, 9 gol, 2 assist
  • Luton Town: 37 laga, 5 gol, 6 assist
  • OGC Nice: 28 laga, 4 gol, 2 assist

Ia juga sempat dipinjamkan ke Aston Villa pada 2020, sebelum akhirnya dilepas Chelsea pada 2022. Barkley kemudian bergabung dengan klub Prancis, OGC Nice, secara gratis.

Bangkit Namun Tak Konsisten

Pada 2023, Barkley kembali ke Inggris dan bergabung dengan Luton Town. Penampilannya cukup impresif hingga disebut sebagai salah satu rekrutan terbaik musim panas saat itu.

Baca Juga :   Kick off Kompetisi Sepak Bola Liga Jakarta Semakin Dekat

Performa tersebut menarik perhatian pelatih Aston Villa, Unai Emery, yang kemudian merekrutnya. Namun, di Villa Park, Barkley lebih sering menjadi pemain pelapis dan jarang tampil reguler.

Karier Ross Barkley menjadi contoh klasik dalam sepak bola: pemain dengan bakat besar yang sempat bersinar, namun tidak sepenuhnya mencapai puncak yang diharapkan.

Meski begitu, satu catatan menarik dari kariernya adalah ia tidak pernah menerima kartu merah sepanjang lebih dari 400 pertandingan profesional—sebuah bukti disiplin yang jarang dimiliki banyak pemain.

Pada akhirnya, kisah Barkley bukanlah tentang kegagalan total, melainkan tentang potensi besar yang hanya terealisasi sebagian—sebuah cerita “what could have been” dalam sejarah sepak bola Inggris.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana

TERMINALNEWS.ID, LHOKSEUMAWE - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melanjutkan...

Verta Mega Arlinsa Wakili Indonesia di The Miss Globe 2026, Angkat Isu Kehidupan Mantan Atlet

TERMINALNEWS.ID, PHUKET - Panggung kontes kecantikan dunia kini tak lagi sekadar...

4 Alasan Nilai Jual Kembali Mobil Mitsubishi Tetap Terjaga

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Nilai jual kembali atau resale value menjadi salah...

Analisis Tiga Kunci: Mengukur Kesiapan Aceh, Papua dan Maluku Lewat Kesejahteraan, Stabilitas dan Tata Kelola

OLEH: Tommy R. Arief WACANA tentang ketimpangan pembangunan di wilayah timur dan...

- A word from our sponsors -