MANCHESTER, TERMINALNEWS.ID – Pep Guardiola telah memberikan bonus besar kepada staf Manchester City yang sudah delapan tahun berada di klub tersebut.
Meski dikenal dengan kepribadiannya yang proaktif di pinggir lapangan, Pep Guardiola sering kali dianggap sebagai manajer yang dingin dan tak berperasaan, yang kurang peduli terhadap hal-hal di luar lapangan.
Namun, anggapan tersebut jauh dari kenyataan. Mereka yang bekerja dengan pelatih Manchester City ini menggambarkan Pep Guardiola sebagai sosok yang hangat dan penuh kasih sayang, yang sangat peduli terhadap teman, keluarga, dan rekan kerjanya.
Musim lalu, Manchester City berhasil memenangkan gelar Liga Premier Inggris untuk keempat kalinya secara berturut-turut, sebuah pencapaian yang membuktikan kualitas para pemain dan manajer mereka.
Namun, menjaga tingkat kinerja yang tinggi dari tahun ke tahun dan membangun sebuah dinasti tidak akan mungkin terjadi tanpa rasa kebersamaan dan semangat kekeluargaan yang telah dibangun di balik layar selama masa jabatan Pep Guardiola.
Pep Guardiola selalu memastikan untuk memberikan penghargaan kepada staf pendukung tim, tanpa mereka, para pemainnya tidak akan mampu tampil di level setinggi itu.
“Selama bertahun-tahun ini, kami telah bekerja sama dengan sangat baik, pemain, klub, staf, dan staf belakang layar. Suasana hati sangat baik dan sudah berlangsung selama bertahun-tahun,” jelas Pep Guardiola pada musim lalu.
Kini, sebagai bentuk apresiasinya, Pep Guardiola memberikan bonus besar kepada staf yang bekerja di kompleks latihan tim utama City.
Menurut laporan The Times, pelatih berusia 53 tahun itu baru-baru ini mengejutkan antara 60 hingga 70 staf, termasuk koki, resepsionis, fisioterapis, kitman, barista, dan staf keamanan, dengan bonus sebesar 10.000 pound.
Memberikan penghargaan kepada staf klub atas kerja keras mereka yang berkelanjutan bukanlah hal baru di Manchester City.
Di akhir setiap musim, para pemain tim utama biasanya mengumpulkan dana untuk berterima kasih kepada staf di balik layar.
Musim ini, Manchester City bertekad untuk memenangkan gelar Liga Premier kelima secara berturut-turut, dalam musim yang bisa menjadi musim terakhir Pep Guardiola bersama klub.


