SEBAGAI JURNALIS, saya tergolong orang yang suka mendokumentasikan tulisan yang pernah saya tulis kala jadi wartawan peliput hiburan dan musik.
Dan cukup banyak juga file tulisan tentang musik, baik saat bekerja sebagai wartawan di Harian Surya, Persda Kompas – Gramedia, dan tulisan di Tribunnews.com maupun Kompasiana.com. Sayang rasanya kalau tulisan tersebut tercecer. Dari situ kemudian terpikir untuk membukukan sebagai sebuah catatan jurnalistik.
Sebagai sebuah catatan jurnalistik, semua itu beranjak dengan satu tujuan, yaitu sebagai dokumentasi pribadi, sebagai kenangan, sebagai koleksi pribadi, sebagai sejarah bahwa saya pernah jadi wartawan.
Dari sini saya juga diingatkan kata-kata pendiri Harian Kompas Jakob Oetama, menulis buku adalah mahkota seorang wartawan. Dan bagi saya, menulis buku adalah sebagai wujud aktualisasi diri.
Seperti di buku sejarah musik “Festival Rock se-Indonesia I – X Log Zhelebour”,“Nada-Nada Radikal Musik Indonesia”, “Ian Antono Maestro Rock Indonesia” dan “Antologi 50 Tahun God Bless”, adalah sebuah catatan jurnalistik.
Adapun buku-buku tersebut bentuk apresiasi, sekaligus sebagai aktualisasi eksistensi saya yang pernah menggeluti profesi wartawan musik.
Sebagai dokumentasi koleksi pribadi, buku ini dirilis secara independen dan self publishing di bawah bendera Forum Apresiasi Musik Indonesia. Alhamdullilah, buku ini mendapat respon dan apresiasi menggembirakan.
Sudah tentu, pastinya semua ini dengan satu harapan, semoga dengan rilisnya buku musik ini akan menambah katalog pustaka musik Indonesia.
Salam satu jiwa, tetap semangat, terus berkarya dan sukses selalu…!!!
*Alex Palit, wartawan terminalnews.id


