BerandaSportSoccerMomen Kontroversial Perpisahan John...

Momen Kontroversial Perpisahan John Terry di Chelsea: Dapat Penghormatan di Menit ke-26, Dituding Memalukan

LONDON, TERMINALNEWS.ID – John Terry dikenal sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Chelsea sekaligus salah satu bek tengah paling hebat di era Premier League.

Mantan kapten The Blues yang kini berusia 44 tahun itu dianggap sebagai legenda sejati oleh para penggemar, berkat loyalitas dan semangat juangnya di lapangan.

Terry menghabiskan hampir seluruh kariernya di Stamford Bridge dan hengkang pada tahun 2017 setelah 22 tahun membela klub.

Selama berseragam Chelsea, ia memenangkan lima gelar Premier League, lima Piala FA, empat Piala Liga, satu Liga Europa, dan satu Liga Champions. Ia juga terpilih sebagai Pemain Terbaik Chelsea pada musim 2000–01 dan 2005–06.

Namun, meski kariernya gemilang, momen perpisahan Terry bersama Chelsea justru meninggalkan kontroversi yang hingga kini masih diperbincangkan.

pul 31
John Terry (chelseafc.com)

Dalam laga terakhirnya bersama The Blues, Terry ditarik keluar pada menit ke-26 dalam laga melawan Sunderland—sebuah tindakan yang disengaja untuk menghormati nomor punggungnya, 26.

Baca Juga :   Manchester United Bakal Copot Ruben Amorim Calon Penggantinya Unai Emerey

Fans Kritik Momen Mengundang Tanda Tanya

Penghormatan ini justru menuai kritik tajam dari fans, terutama di media sosial seperti X (sebelumnya Twitter).

Banyak yang menyebut aksi tersebut sebagai hal yang memalukan dan tidak pantas dilakukan di tengah pertandingan resmi Premier League.

“Sepak bola modern… benar-benar memalukan,” tulis salah satu pengguna. “Perpisahan untuk John Terry di tengah babak pertama? Itu membuat sepak bola terlihat seperti lelucon.”

pul 178
John Terry (al-ain.com)

Beberapa bahkan menilai Chelsea pantas mendapatkan sanksi pengurangan poin karena dianggap merusak integritas pertandingan.

Apalagi, Sunderland yang sudah dipastikan terdegradasi kala itu menyetujui skenario tersebut, bahkan secara sengaja menendang bola keluar agar Terry bisa diganti di menit yang telah direncanakan.

Alan Shearer: “Penghormatan Seharusnya di Akhir Laga”

Legenda Premier League sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa, Alan Shearer, ikut menanggapi peristiwa ini saat tampil di acara Match of the Day. Ia menyebut Terry sebagai sosok besar dalam sejarah liga, namun mengkritik momen pergantian tersebut.

Baca Juga :   Skuad Timnas Norwegia Ditraktir Erling Haaland Usai Kalahkan Estonia 4-1 di Kualifikasi Piala Dunia 2026
pul 179
Alan Shearer (dailypost.ng)

“Dia memang pantas mendapat penghormatan, tapi harusnya dilakukan sebelum atau setelah pertandingan, atau di menit terakhir. Melakukannya di menit ke-26 justru berpotensi merusak integritas laga,” ujar Shearer.

Ada Taruhan di Balik Pergantian John Terry

Menariknya, beberapa penjudi berhasil memanfaatkan momen ini. Sebelum laga dimulai, beredar informasi bahwa Terry akan diganti di menit ke-26. Bahkan akun Twitter fanzine Chelsea, @onlyapound, membocorkan rencana itu sebelum kick-off.

Tiga petaruh diketahui memasang taruhan dengan odds 100 banding 1 bahwa Terry akan keluar di menit ke-26. Dua di antaranya membagikan bukti kemenangan mereka di media sosial. Salah satunya mengantongi £2.525 hanya dari taruhan £25.

Meskipun sempat diselidiki oleh FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris) terkait dugaan spot-fixing, hasil investigasi menyatakan tidak ada pelanggaran dan tidak ditemukan bukti manipulasi pertandingan. Chelsea, Terry, dan Sunderland pun terbebas dari sanksi.

Baca Juga :   Rizky Ridho Sabet Gol Terbaik, Tegaskan Bukan Pelipur Puskas

Statistik Karier John Terry

Tim Laga Gol Assist Kartu Kuning/Merah
Chelsea 717 67 27 102 / 8
Aston Villa 36 1 1 2 / 0
Nottingham Forest 6 0 0 0 / 0
Timnas Inggris 78 6 3 3 / 0

Momen perpisahan John Terry bersama Chelsea akan selalu dikenang—namun bukan hanya karena jasa dan gelarnya, melainkan juga karena cara klub mengatur kepergiannya di menit ke-26 yang memancing kontroversi.

Meski maksudnya penuh penghormatan, banyak yang menilai hal itu berlebihan dan tidak pantas dilakukan dalam pertandingan kompetitif.

Hanya seorang legenda sejati seperti Terry yang bisa mendapat perlakuan seperti ini—dan hanya dalam sepak bola modern momen seperti ini bisa terjadi.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

PJBW dan Kantor Pertanahan Bogor Tebar Kebaikan di Cibinong

TERMINALNEWS.ID, BOGOR - Kebaikan tak selalu harus dimulai dari langkah besar....

Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 Gandeng Jurnalis, Seniman, dan Aktris Gelar Jumat Berkah di Cibinong

TERMINALNEWS.ID, BOGOR – Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 menggelar kegiatan sosial...

Harga 1 Pemain = Rp4,5 Triliun! Haaland & Yamal Pimpin 10 Bintang Termahal Dunia Pasca Piala Dunia 2026

OLEH: Nabil M. Salim PIALA DUNIA 2026 baru selesai, tapi dampaknya langsung...

INDONESIA vs VIETNAM, KENAPA INI “UJIAN SESUNGGUHNYA”?

OLEH: Nabil M Salim Senin, 3 Agustus 2026 | 20.30 WIB |...

- A word from our sponsors -