MIAMI, TERMINALNEWS.ID – Legenda NBA, Michael Jordan, tidak ragu ketika diminta memilih antara Kobe Bryant dan LeBron James sebagai pemain yang lebih unggul.
Michael Jordan, yang dikenal sebagai pemain terbaik sepanjang masa dengan enam gelar juara bersama Chicago Bulls di era 1990-an, menegaskan bahwa Bryant memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan James.
Kobe Bryant: Pewaris Tahta Michael Jordan
Kobe Bryant dianggap sebagai penerus kejayaan Jordan di NBA. Selama 20 tahun kariernya bersama Los Angeles Lakers, Bryant meraih lima gelar juara NBA dan dua kali menjadi MVP Final.
Meski hanya sempat berhadapan langsung delapan kali di lapangan, Bryant berhasil menang lima kali melawan Jordan.
Sementara itu, LeBron James, dengan empat gelar juara NBA dan status sebagai pencetak poin terbanyak dalam sejarah NBA dengan 41.837 poin, juga sering disebut dalam perbincangan mengenai pemain terbaik sepanjang masa (GOAT).

Namun, bagi Jordan, Bryant tetap memiliki keunggulan.
Jordan: Kobe Selalu Lebih Unggul dalam Hal Mentalitas Juara
Dalam sebuah wawancara pada 2013, Jordan sempat bercanda dengan menyebut nama Kevin Durant sebelum akhirnya membandingkan Bryant dan James secara lebih serius.
“Dalam hal dominasi permainan, saat ini LeBron lebih unggul. Namun, jika berbicara soal gelar juara, maka Kobe lebih baik,” ujar Jordan.
Jordan juga menyoroti etos kerja dan tekad kuat Bryant untuk menang.
“Dia menginginkannya dengan sangat kuat dan bersedia melakukan apa pun untuk mencapainya.

Dia tetap bertahan di lapangan meski sudah berusia 34 tahun, bermain 38 hingga 40 menit per pertandingan. Itu luar biasa.”
Menurut Jordan, meskipun sulit memilih antara keduanya, Bryant tetap lebih unggul dalam hal mentalitas juara.
Persahabatan Kental Jordan dan Bryant
Jordan dan Bryant memiliki hubungan persahabatan yang erat. Dalam upacara penghormatan untuk Bryant di Staples Center pada 2020, setelah kepergiannya dalam kecelakaan helikopter, Jordan memberikan penghormatan emosional.
“Ketika Kobe Bryant meninggal, sebagian dari diri saya juga ikut pergi,” ungkap Jordan.
Ia menambahkan bahwa banyak orang lebih sering membandingkan mereka berdua, tetapi baginya, Bryant adalah teman sejati yang ingin ia bimbing seperti seorang kakak.
Jordan juga mengungkapkan percakapan terakhir mereka sebelum Bryant meninggal. Dalam pesan singkat, Kobe mengomentari rasa tequila milik Jordan dan menanyakan kabar keluarganya. Jordan membalas dengan hangat dan bahkan bercanda soal Kobe menjadi pelatih.
Percakapan tersebut kini menjadi kenangan berharga bagi Jordan, menandakan betapa eratnya hubungan mereka hingga akhir hayat Bryant.

