BerandaNewsNasionalMengamen Bukan Sekadar Mencari...

Mengamen Bukan Sekadar Mencari Uang, Tiga Anak Binaan Yayasan Humaniora Belajar Mandiri di Jalanan

OLEH: EDDIE KARSITO

MALAM di kawasan Jalan Wijayakusuma, Kranggan Permai, Jatisampurna, Kota Bekasi, Minggu (4/10/2026), menjadi ruang belajar tersendiri bagi tiga anak binaan Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan.

Amar Rojak, Dwi Pratama, dan Krisna Mas Sanjaya mengisi malam dengan bernyanyi dari satu tempat ke tempat lain. Aktivitas tersebut bukan semata-mata dilakukan untuk memperoleh penghasilan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran agar mereka tumbuh sebagai anak-anak yang berani, kreatif, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Di bawah pendampingan, ketiganya diperkenalkan pada pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka belajar menyapa, berkomunikasi, tampil percaya diri, sekaligus memberikan hiburan melalui lagu-lagu yang mereka bawakan.

Baca Juga :   Diduga Rugikan Negara Ratusan Miliar, Tambang Boksit Ilegal di Sanggau Dilaporkan ke ESDM

Bagi pendamping mereka, mengamen tidak selayaknya dipandang sebagai pekerjaan yang memalukan selama dilakukan secara jujur dan tidak merugikan orang lain. Justru dari jalanan, anak-anak dapat memperoleh pengalaman sosial yang tidak selalu mereka dapatkan di ruang kelas.

0c3de6ad 6452 4159 a51d 11a0241310cd
Mengamen Bukan Sekadar Mencari Uang, Tiga Anak Binaan Yayasan Humaniora Belajar Mandiri di Jalanan

“Yang kami tanamkan kepada mereka adalah bahwa mencari penghasilan dengan cara yang jujur bukan sesuatu yang hina. Mereka tidak meminta-minta, tidak menipu, dan tidak mengambil hak orang lain. Mereka belajar memberikan hiburan kepada masyarakat,” demikian prinsip yang terus ditanamkan kepada ketiga anak tersebut.

Aktivitas di jalanan pun tidak membuat pendidikan mereka ditinggalkan. Ketiganya tetap menjalani kegiatan belajar sesuai jenjang masing-masing.

Amar Rojak kini duduk di kelas 3 SD, sedangkan Dwi Pratama berada di kelas 6 SD melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan Kota Depok, Harjamukti, Cimanggis. Sementara Krisna Mas Sanjaya telah duduk di kelas 7 SMP Global Chandra Baga, Jatiraden, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Baca Juga :   Entrepreneur Hub Jadi Solusi Tingkatkan Rasio Kewirausahaan

Kehadiran mereka di jalanan pada malam hari menjadi gambaran bahwa proses membangun kemandirian anak dapat berlangsung melalui berbagai cara. Dengan pendampingan yang tepat, pengalaman mencari penghasilan secara jujur dapat sekaligus menjadi sarana untuk membentuk keberanian, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan rasa tanggung jawab.

Di tengah hiruk-pikuk malam Kranggan, tiga anak tersebut mencoba menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah. Jalanan pun dapat menjadi ruang belajar kehidupan—selama mereka tetap mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan kesempatan untuk terus bersekolah.

Cahaya Lentera Malam Kranggan
Minggu, 4 Oktober 2026

*Eddie Karsito, Ketua Umum Yayasan Humaniora

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Sekko Eka Apresiasi 70 Tahun Kiprah Al-Wathoniyah dalam Pendidikan dan Pembinaan Keagamaan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan...

Era AI Mengubah Cara Publik Mencari Informasi, Media Dituntut Adaptif

TEMINALNEWS.ID, JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai...

Air Mata Anggun di GBK: Dari Gadis 16 Tahun yang Minder di 1990, Kini Pulang Sebagai Diva untuk Garuda

Laporan wartawan Terminalnews.id/Tommy R. Arief TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - 36 tahun lalu, seorang...

DRAMA DI VVIP! Gol Indonesia Bikin Prabowo Lompat Berdiri, Tapi Euforia 3 Menit Dibungkam Thailand yang Main 10 Orang

Laporan wartawan Terminalnews.id/ Tommy R.Arief TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Stadion Utama Gelora Bung...

- A word from our sponsors -