MANCHESTER, TERMINALNEWS.ID – Bek senior Manchester United, Harry Maguire, dikabarkan berpeluang besar bertahan di Old Trafford jelang musim 2026/2027. Meski kontraknya akan habis pada musim panas mendatang, para pemain Setan Merah disebut-sebut mendesak manajemen klub untuk segera memperpanjang masa baktinya.
Menurut laporan sejumlah media Inggris, ruang ganti Manchester United menilai akan menjadi sebuah “kegilaan” jika Maguire tidak ditawari kontrak baru. Bek berusia 32 tahun itu saat ini menerima gaji sekitar 190.000 poundsterling per pekan atau setara kurang lebih Rp3,8 miliar per pekan (kurs Rp20.000 per poundsterling).
Dalam beberapa pekan terakhir, Maguire kembali menjadi sosok penting di lini belakang United, terutama sejak tim ditangani pelatih interim, Michael Carrick. Pengalaman dan ketenangannya dinilai memberi stabilitas bagi pertahanan yang sempat inkonsisten.

Didatangkan dari Leicester City pada 2019 dengan nilai transfer 80 juta poundsterling—atau sekitar Rp1,6 triliun saat itu—Maguire sempat menyandang status bek termahal dunia. Meski performanya naik turun, kontribusinya di dalam maupun luar lapangan tetap dianggap signifikan oleh manajemen dan rekan setim.
Di tengah kabar potensi hengkangnya gelandang senior Casemiro, mempertahankan Maguire dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga keseimbangan tim. Sosoknya dianggap vital dalam membimbing para pemain muda seperti Ayden Heaven dan Leny Yoro yang tengah menjalani proses perkembangan di skuad utama.
Sumber internal klub menyebut para pemain merasa Maguire masih memiliki peran penting sebagai mentor sekaligus figur pemimpin di ruang ganti.
Meski diminati sejumlah klub Eropa, termasuk raksasa Serie A, AC Milan, yang sempat menghubungi perwakilannya pada bursa transfer Januari lalu, Maguire dikabarkan lebih memilih bertahan di Manchester.

Laporan terbaru menyebut peluang sang bek untuk tetap berseragam United musim depan kini semakin besar. Namun, jika kontrak baru ditawarkan, besar kemungkinan nilainya akan lebih rendah dari kesepakatan saat ini, dengan skema berbasis bonus performa.
Bagi Manchester United, mempertahankan pemain berpengalaman seperti Maguire setidaknya untuk satu musim tambahan dinilai sebagai keputusan realistis. Terlebih, sejumlah bek muda di skuad utama masih membutuhkan sosok senior sebagai panutan dalam proyek pembangunan ulang tim.
Kini, keputusan akhir berada di tangan manajemen klub dan sang pemain. Jika kesepakatan tercapai dalam beberapa bulan ke depan, Maguire tampaknya akan tetap menjadi bagian penting dari rencana besar Setan Merah.


