BerandaSportSoccerLiverpool Habiskan Rekor Belanja,...

Liverpool Habiskan Rekor Belanja, Owner Siap Kantongi Rp13 Triliun dari Penjualan Tim NHL

LIVERPOOL, TERMINALNEWS.ID – Liverpool baru saja melewati bursa transfer musim panas yang paling sibuk dalam sejarah klub.

Total 446 juta pound (Rp9 triliun lebih) digelontorkan untuk mendatangkan pemain baru, menjadikannya pengeluaran terbesar sepanjang sejarah Premier League dalam satu jendela transfer.

Pada Juni lalu, The Reds memecahkan rekor transfer Inggris dengan merekrut Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen senilai 116 juta pound, mengalahkan persaingan dari Bayern Munchen dan Manchester City.

Drama transfer panjang juga berakhir di hari terakhir bursa, ketika Liverpool resmi menebus Alexander Isak dari Newcastle dengan harga 125 juta pound.

pul 7
Alexander Isak Termahal Diantara 10 Transfer Termahal di Bursa Musim Panas 2025 (tribuna.com)

Selain itu, nama-nama seperti Huge Ekitike, Milos Kerkez, Jeremie Frimpong, dan Giovanni Leoni turut bergabung, membuat skuad juara ini tampil dengan wajah baru.

Baca Juga :   Ben White Disorot Usai Wawancara Viral Setelah Arsenal Kalahkan Chelsea

Namun, di balik pengeluaran besar tersebut, ada kabar baik bagi pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG) yang dikendalikan oleh John Henry.

Menurut laporan Liverpool Echo, FSG tengah dalam pembicaraan untuk menjual tim hoki es Pittsburgh Penguins, yang mereka akuisisi pada 2021.

FSG membeli Penguins empat tahun lalu dengan harga 665 juta pound. Meski punya sejarah gemilang dengan lima gelar Stanley Cup, performa tim menurun setelah gagal lolos ke babak play-off NHL dalam tiga musim terakhir.

Kini, nilai jual klub tersebut diperkirakan bisa mencapai 1,3 miliar pound, yang artinya FSG berpotensi meraup keuntungan besar.

Jejak Bisnis FSG

FSG berdiri pada 2001 sebagai perusahaan investasi olahraga, dipimpin John Henry dan Tom Werner. Mereka mulai dikenal setelah mengambil alih Boston Red Sox pada 2002 dan memutus “kutukan” 86 tahun tanpa gelar juara bisbol.

Baca Juga :   M. Khowen Labib, Tembok Muda Satria Sanggeni yang Tumbuh dari Mimpi Sejak Usia 5 Tahun

Tahun 2007, mereka merambah dunia balap dengan membeli 50% saham Roush Racing dan membentuk Roush Fenway Racing, yang sempat mendominasi ajang NASCAR.

FSG kemudian mengambil alih Liverpool pada 2010. Bersama manajer Jürgen Klopp, The Reds meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions 2018/19 dan Premier League 2019/20.

Selain itu, FSG juga berinvestasi di liga golf baru, TMRW Golf League, yang digagas oleh Tiger Woods dan Rory McIlroy, dengan memiliki salah satu dari enam tim peserta.

Meski tidak semua proyek mereka sukses, portofolio FSG kini sangat beragam dan mayoritas memberikan hasil positif.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Pelatih Spanyol Kecam Tindakan Pemain Argentina Usai Final Piala Dunia, FIFA Mulai Investigasi

TERMINALNEWS.ID, MADRID – Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, mengecam...

Bintang Timnas Australia Cristian Volpato Diduga Positif Kokain, Terancam Sanksi dan Larangan Mengemudi

TERMINALNEWS.ID, SYDNEY – Pemain Timnas Australia yang tampil di Piala Dunia 2026,...

Kolaborasi Ekonomi Kreatif dan Gaya Hidup Sehat, The Virgin Siap Meriahkan LokaryaFest 2026

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Tren olahraga lari dan gaya hidup sehat di...

Destry Anna Sari: Keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Ditentukan Oleh Kemampuan Manajernya

TERMINALNEWS.ID, MAKASSAR - Keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya...

- A word from our sponsors -