LIVERPOOL, TERMINALNEWS.ID – Liverpool baru saja melewati bursa transfer musim panas yang paling sibuk dalam sejarah klub.
Total 446 juta pound (Rp9 triliun lebih) digelontorkan untuk mendatangkan pemain baru, menjadikannya pengeluaran terbesar sepanjang sejarah Premier League dalam satu jendela transfer.
Pada Juni lalu, The Reds memecahkan rekor transfer Inggris dengan merekrut Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen senilai 116 juta pound, mengalahkan persaingan dari Bayern Munchen dan Manchester City.
Drama transfer panjang juga berakhir di hari terakhir bursa, ketika Liverpool resmi menebus Alexander Isak dari Newcastle dengan harga 125 juta pound.

Selain itu, nama-nama seperti Huge Ekitike, Milos Kerkez, Jeremie Frimpong, dan Giovanni Leoni turut bergabung, membuat skuad juara ini tampil dengan wajah baru.
Namun, di balik pengeluaran besar tersebut, ada kabar baik bagi pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG) yang dikendalikan oleh John Henry.
Menurut laporan Liverpool Echo, FSG tengah dalam pembicaraan untuk menjual tim hoki es Pittsburgh Penguins, yang mereka akuisisi pada 2021.
FSG membeli Penguins empat tahun lalu dengan harga 665 juta pound. Meski punya sejarah gemilang dengan lima gelar Stanley Cup, performa tim menurun setelah gagal lolos ke babak play-off NHL dalam tiga musim terakhir.
Kini, nilai jual klub tersebut diperkirakan bisa mencapai 1,3 miliar pound, yang artinya FSG berpotensi meraup keuntungan besar.
Jejak Bisnis FSG
FSG berdiri pada 2001 sebagai perusahaan investasi olahraga, dipimpin John Henry dan Tom Werner. Mereka mulai dikenal setelah mengambil alih Boston Red Sox pada 2002 dan memutus “kutukan” 86 tahun tanpa gelar juara bisbol.
Tahun 2007, mereka merambah dunia balap dengan membeli 50% saham Roush Racing dan membentuk Roush Fenway Racing, yang sempat mendominasi ajang NASCAR.
FSG kemudian mengambil alih Liverpool pada 2010. Bersama manajer Jürgen Klopp, The Reds meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions 2018/19 dan Premier League 2019/20.
Selain itu, FSG juga berinvestasi di liga golf baru, TMRW Golf League, yang digagas oleh Tiger Woods dan Rory McIlroy, dengan memiliki salah satu dari enam tim peserta.
Meski tidak semua proyek mereka sukses, portofolio FSG kini sangat beragam dan mayoritas memberikan hasil positif.


