LIVERPOOL, TERMINALNEWS.ID – Liverpool dikabarkan telah menetapkan harga jual untuk Harvey Elliott di tengah spekulasi bahwa sang gelandang muda akan hengkang dari Anfield pada bursa transfer musim panas 2025.
Setelah meraih gelar juara Premier League musim 2024/2025, perhatian Liverpool kini beralih ke aktivitas di bursa transfer. Klub asal Merseyside itu disebut-sebut tengah mengincar sejumlah pemain besar seperti Alexander Isak dan Milos Kerkez.
Namun, tidak hanya soal pemain masuk, sejumlah nama juga diprediksi bakal meninggalkan Anfield. Salah satunya adalah Harvey Elliott, yang disebut-sebut memiliki hubungan kurang harmonis dengan pelatih baru Liverpool, Arne Slot.
Sejak Slot mengambil alih kursi manajer di awal musim, Elliott hanya sekali tampil sebagai starter di Premier League. Minimnya waktu bermain ini membuat sang pemain mengaku tengah mempertimbangkan masa depannya di klub.
Jika Elliott memutuskan hengkang, beberapa klub diyakini siap menampungnya. Wolverhampton Wanderers menjadi salah satu peminat, terutama jika mereka kehilangan Mattheus Cunha yang tengah diincar Manchester United.
Menurut laporan dari talkSPORT, Liverpool bersedia melepas Elliott dengan harga lebih dari £40 juta (sekitar Rp810 miliar). Nilai tersebut mencerminkan potensi besar yang dimiliki pemain berusia 22 tahun itu.
Sepanjang musim ini, Elliott telah tampil sebanyak 25 kali di semua kompetisi, namun 20 di antaranya sebagai pemain pengganti.
Mantan manajer Tottenham Hotspur dan Aston Villa, Tim Sherwood, juga menyarankan Elliott untuk mencari klub baru. Dalam wawancara dengan Sky Sports pada Maret lalu, Sherwood mengungkapkan bahwa Elliott tampak frustrasi karena kurangnya menit bermain.
“Saya melihat wajahnya sangat kesal dan marah saat duduk di bangku cadangan. Itu pertanda bahwa dia tidak puas hanya menjadi penghangat bangku. Dia akan ingin pergi dari klub itu,” ujar Sherwood.
Dengan performa dan ambisi besar yang dimiliki Elliott, kepergiannya bisa menjadi sorotan utama dalam bursa transfer musim panas ini.


