LONDON, TERMINALNEWS.ID – Lewis Hamilton sebelumnya pernah mengungkap empat kelemahan terbesarnya di tengah awal karier yang berat bersama Ferrari. Musim debut Hamilton bersama tim asal Italia itu justru jauh dari kata ideal.
Pembalap berusia 40 tahun tersebut resmi meninggalkan Mercedes dan bergabung dengan Ferrari menjelang musim Formula 1 2025, dalam salah satu transfer terbesar sepanjang sejarah F1.
Kepindahan yang awalnya dipandang sebagai langkah impian itu berubah menjadi mimpi buruk setelah Hamilton kesulitan beradaptasi dengan lingkungan dan mobil barunya.
Hamilton kerap mengalami masalah dengan mobil Ferrari SF-25 yang dinilai bermasalah. Akibatnya, juara dunia tujuh kali itu harus melewati musim tanpa satu pun podium.
Ia akhirnya finis di posisi keenam klasemen akhir pembalap, tertinggal 86 poin dari rekan setimnya, Charles Leclerc.

Performa Hamilton semakin menurun di akhir musim. Ia mencatat tiga kali tersingkir di sesi Q1 secara beruntun pada Grand Prix Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi. Rentetan hasil buruk tersebut mulai memunculkan keraguan soal masa depan Lewis Hamilton di ajang Formula 1.
Dalam sebuah wawancara dengan GQ Sports pada 2024, Hamilton sempat secara terbuka mengungkap empat kelemahan terbesarnya di luar lintasan balap.
“Saya buruk dalam bahasa. Saya buruk bermain tenis. Tidak terlalu bagus bermain golf. Dan buruk dalam matematika,” ujar Hamilton.
Meski begitu, ia menegaskan tidak pernah menyerah.
“Ada banyak hal yang tidak saya kuasai, tetapi apa pun itu saya tetap mencobanya. Meski saya mungkin bukan yang terbaik, saya terus berusaha dan tidak pernah menyerah, bahkan ketika merasa frustrasi,” tambahnya.
Di tengah spekulasi pensiun, mantan rekan setim Hamilton di Mercedes, Nico Rosberg, sempat mendesaknya untuk tetap melanjutkan karier di Formula 1. Rosberg menilai pensiun bukanlah pilihan yang tepat setelah Hamilton mengambil proyek besar bersama Ferrari.
“Dia tidak bisa pensiun sekarang. Siapa yang akan menggantikannya? Ini juga soal harga diri, mengambil proyek besar lalu menyerah hanya setelah 12 bulan karena situasinya sulit. Itu tidak masuk akal,” kata Rosberg.
Menanggapi komentar tersebut, Hamilton memilih bersikap dingin.
“Saya tidak akan mengatakan apa pun kepada mereka. Tidak satu pun dari mereka melakukan apa yang telah saya lakukan,” ujar Hamilton.
Saat ini, Hamilton mengaku hanya ingin menikmati masa jeda kompetisi. Ia bahkan berencana menjauh sepenuhnya dari dunia luar selama liburan musim dingin.
“Saya hanya menantikan waktu istirahat. Benar-benar memutuskan hubungan dan tidak berbicara dengan siapa pun. Tidak ada yang bisa menghubungi saya musim dingin ini,” ucapnya.
Hamilton menambahkan, “Saya tidak akan membawa ponsel. Saya ingin benar-benar lepas dari ‘matrix’. Biasanya ponsel selalu ada di dekat saya, tapi kali ini akan saya buang saja.”
Sebagai informasi, musim Formula 1 2026 dijadwalkan dimulai pada Maret mendatang dengan Grand Prix Australia yang akan digelar di Albert Park, Melbourne.

