BerandaSportKrisna Bayu dan Tim...

Krisna Bayu dan Tim Indonesia Tampil di World Beach Sambo Games 2025, Kalah Terhormat Lawan Rumania

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi), Krisna Bayu, menunjukkan komitmennya terhadap perkembangan olahraga sambo nasional dengan turun langsung sebagai atlet pada ajang internasional World Beach Sambo Games 2025 yang digelar di Yio Chu Kang Sport Stadium, Singapura, Minggu (3/8/2025).

Meski harus mengakui keunggulan lawan, kehadiran Bayu dan jajaran pengurus PP Persambi mendapat apresiasi atas dedikasi dan semangat juang tinggi yang ditunjukkan.

Dalam pertandingan beregu tersebut, Tim Sambo Indonesia menghadapi tantangan berat saat berhadapan dengan Tim Nasional Rumania, salah satu kekuatan utama sambo Eropa.

Bayu, yang kini berusia 49 tahun dan telah lama pensiun sebagai atlet profesional, turun di kelas berat menghadapi Ille Natea, atlet berbobot 160 kg dari Rumania.

Dengan berat badan 115 kg, Bayu tampil berani namun akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP Persambi, Arnold Silalahi, juga ambil bagian dalam laga tersebut di kelas +88 kg, namun takluk dari atlet Rumania, Dmitril Evseev.

Baca Juga :   Pebulutangkis Alwi Farhan dan Ester ke Laga Puncak Indonesia International Challange 2023

Tiga atlet lainnya dari Indonesia juga mengalami kekalahan dalam laga beregu tersebut. Meski tak meraih kemenangan, penampilan mereka dinilai memberikan motivasi bagi para atlet muda Tanah Air.

“Ini bukan soal kalah atau menang. Saya sudah lama pensiun sebagai atlet, tapi saya ingin memberikan contoh kepada atlet-atlet sambo Indonesia bahwa semangat juang dan eksistensi dalam bertanding sangat penting,” ujar Bayu usai pertandingan.

Bayu menambahkan bahwa keikutsertaan Indonesia di ajang ini, meski dengan biaya mandiri, merupakan langkah strategis dalam diplomasi olahraga.

Ia menyebut, partisipasi aktif dalam ajang internasional menjadi bagian dari upaya menjalin komunikasi yang baik dengan federasi sambo dunia serta memperkuat eksistensi Indonesia di mata internasional.

“Diplomasi itu penting, apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah World Sambo Youth and Junior Championship 2025. Jadi kami memutuskan untuk tetap mengirim tim ke World Beach Sambo Games ini,” kata Bayu.

Baca Juga :   Menpora Dito Ariotedjo Dukung Langsung Kontingen Indonesia di Kejuaraan Modern Pentathlon Asia Tenggara 2025

Ajang World Beach Sambo Games 2025 diikuti oleh lebih dari 40 negara dan menjadi salah satu kompetisi resmi yang diselenggarakan oleh Federasi Sambo Internasional (FIAS).

Kejuaraan ini mengusung format pertarungan sambo di atas pasir, yang menekankan kekuatan fisik, teknik grappling, dan ketahanan.

Keikutsertaan Indonesia di ajang ini juga menjadi pemanasan menjelang penyelenggaraan World Sambo Youth and Junior Championship 2025 yang akan digelar di JSI Resort, Megamendung, Ciawi, Bogor, Jawa Barat pada 1-6 Oktober 2025.

Kejuaraan dunia ini diperkirakan akan diikuti oleh lebih dari 60 negara dan menjadi ajang bergengsi bagi para atlet junior sambo dari seluruh dunia.

“Kami sedang mempersiapkan segala sesuatunya untuk menjadi tuan rumah yang baik. Salah satu langkah persiapan adalah dengan tetap aktif mengikuti turnamen-turnamen internasional seperti World Beach Sambo Games ini, agar federasi dunia dan negara peserta melihat keseriusan Indonesia,” tutur Bayu.

Baca Juga :   Wamenpora Taufik Hidayat dukung AliRun Cinta Bumi 2025, Ajang Lari Bertema Lingkungan yang Akan di Gelar 2 November 2025

Menurutnya, meski tidak membawa pulang medali, Tim Sambo Indonesia mendapatkan pengalaman berharga.

Bayu juga berharap penampilan dirinya bersama pengurus lain mampu memberi inspirasi dan motivasi kepada para atlet muda Indonesia untuk lebih berani bersaing di level dunia.

Sementara itu, Sekjen PP Persambi Arnold Silalahi menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan pembinaan atlet muda sambo, termasuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menyukseskan agenda nasional dan internasional.

Ia menekankan bahwa olahraga sambo memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia dan menjadi bagian penting dalam peta prestasi olahraga bela diri nasional.

“Keikutsertaan di Singapura ini bukan akhir, tapi awal dari langkah besar kami menuju Kejuaraan Dunia di Ciawi nanti,” pungkas Arnold.

Dengan tampil di ajang internasional secara mandiri, PP Persambi berharap pemerintah dan masyarakat dapat memberikan dukungan lebih besar terhadap olahraga sambo di Indonesia, baik dari sisi pembinaan, fasilitas, hingga pendanaan.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img