JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Komunitas sepeda Gowes Diem-Diem (Godidem) merayakan hari jadi pertamanya dengan acara sederhana namun penuh makna.
Acara yang berlangsung di Jakarta ini ditandai dengan tradisi potong tumpeng dan tiup lilin bersama para anggota komunitas.
Godidem terbentuk atas inisiatif sejumlah alumni SMA Negeri 45 Jakarta dari berbagai angkatan, termasuk angkatan 85, 86, 87, dan 88.
Tasip Lakadewa, pendiri komunitas ini, menyampaikan bahwa semangat utama mereka adalah mempromosikan gaya hidup sehat, menjaga lingkungan, dan mengurangi polusi udara.
“Kami sadar akan pentingnya kesehatan dan lingkungan bersih. Bersepeda menjadi salah satu cara kami untuk ikut menjaga bumi dari polusi kendaraan bermotor,” ujar Tasip.

Selain itu, komunitas Godidem juga berupaya mempererat silaturahmi antaranggota dan menjalin komunikasi dengan komunitas sepeda lainnya.
Hermanastro, Ketua Godidem, menambahkan bahwa komunitas mereka aktif berinteraksi dengan komunitas seperti Sepeda Lansia Jakarta International Stadium dan komunitas lainnya di kawasan Jakarta.
“Meski baru satu tahun berdiri, kami terus mengkampanyekan hidup sehat, lingkungan sehat, dan bebas polusi. Kami berharap masyarakat bisa terinspirasi untuk mulai bersepeda,” jelas Bramandaru, penasehat komunitas.
Nama Gowes Diem-Diem sendiri memiliki filosofi unik. Anggota komunitas ini kerap melakukan perjalanan bersepeda secara diam-diam, termasuk perjalanan hingga ke Jogjakarta dan Borobudur, Magelang.

“Kami ingin menunjukkan bahwa bersepeda bisa dilakukan kapan saja, tanpa banyak publikasi, namun tetap memberikan dampak positif,” ungkap Daru, salah satu anggota.
Ke depannya, Godidem berharap dapat terus menjadi inspirasi masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup sehat dan berkontribusi dalam menjaga lingkungan.
Salam sehat, salam dua pedal satu aspal!


