JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Acara ini bertujuan mempermudah pelaku usaha mikro dalam memperoleh legalitas dan perlindungan usaha, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap modal dan pasar.
Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, mengatakan festival ini menjadi wadah strategis bagi pengusaha UMKM untuk mendapatkan berbagai bentuk bantuan legalisasi usaha.
Menurutnya, legalitas dan perizinan usaha sangat penting karena menjadi pintu masuk untuk mendapatkan akses permodalan serta memperluas jaringan pasar.

“Kementerian UMKM bertugas membuka akses modal dan pasar seluas-luasnya bagi UMKM Indonesia. Festival ini hadir sebagai langkah strategis menyiapkan UMKM naik kelas,” ujar Helvi.
Dalam festival tersebut, Kementerian UMKM bekerja sama dengan sejumlah lembaga menghadirkan layanan legalisasi usaha, antara lain:
-
Pembuatan Nomor Izin Berusaha (NIB)
-
Sertifikat Halal
-
PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga)
-
Merek/Hak Kekayaan Intelektual
-
Registrasi BPOM
-
Layanan permodalan dan asuransi usaha
-
BPJS Ketenagakerjaan
-
Standar Nasional Indonesia (SNI Bina UMK)
-
Layanan perdagangan dan pembayaran digital
-
Bantuan pelindungan hukum
Helvi menegaskan, langkah ini adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap UMKM untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas.
“Pemberian legalitas usaha, sertifikasi mutu, pelindungan produk, dan akses pembiayaan membentuk ekosistem terpadu yang memperkuat daya saing serta mendorong lebih banyak UMKM naik kelas,” tambahnya.
Dukungan DPR untuk UMKM

Turut hadir dalam acara, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo, yang menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan legislatif dalam memperkuat UMKM.
“Komisi VII DPR RI terus memperjuangkan kepentingan UMKM melalui pembuatan payung hukum dan pengawasan kebijakan pemerintah. Sementara Kementerian UMKM menjalankan mandat teknis melalui program yang disalurkan sesuai kebutuhan para pelaku UMKM,” jelas Rahayu.
Ia juga menekankan pentingnya pelaku UMKM untuk terus menambah wawasan dan berusaha dengan gigih agar mampu menghadapi berbagai tantangan bisnis.
Bantuan Konkret untuk UMKM
Selain layanan legalitas, sejumlah UMKM yang hadir juga mendapatkan bantuan nyata berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bantuan Modal Pengembangan Usaha, asuransi, Kartu BPJS Ketenagakerjaan, hingga fasilitas dompet digital.
Festival ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat, antara lain Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto, Dirut Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo, serta Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM M. Riza Damanik.
Sebagai informasi, selain melalui festival ini, para pelaku UMKM juga dapat mengurus legalitas usaha dengan mendatangi Gedung Smesco Indonesia di Jakarta pada jam dan hari kerja.

