JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan penyelenggaraan Inaspro 3×3 Jakarta sebagai momentum penting untuk membangun kekuatan tim nasional bola basket 3×3 Indonesia menuju ajang internasional, termasuk Olimpiade Los Angeles (LA) 2028.
Hal itu disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, dalam konferensi pers peluncuran Inaspro 3×3 Jakarta yang digelar di Kantor Kemenpora, Senin (21/7/2025).
Menurutnya, turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang pembinaan atlet nasional.
“Ajang 3×3 ini memiliki peluang besar bagi tim nasional. Kalau kita persiapkan dari sekarang, Indonesia punya potensi untuk lolos ke Olimpiade 2028 di Los Angeles,” ujar Surono.
Inaspro 3×3 Jakarta merupakan program yang diinisiasi oleh Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora yang bertransformasi dengan brand baru Inaspro (Indonesia Sport Promotion).
Ajang ini diharapkan bisa menjadi panggung seleksi dan pematangan atlet yang akan mewakili Indonesia dalam turnamen tingkat dunia.
Menurut Surono, cabang olahraga basket 3×3 telah menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk dikembangkan, mengingat potensi besar dan tren positif prestasi yang ditorehkan tim Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
“Kemenpora saat ini sudah menetapkan 3×3 sebagai salah satu cabang yang dibiayai besar-besaran karena punya peluang realistik ke Olimpiade. Sebelumnya kita ada di peringkat 60 dunia, dan sekarang sudah naik ke posisi 29 melalui perolehan poin dari berbagai turnamen internasional,” jelasnya.
Untuk mendukung percepatan prestasi, Kemenpora juga aktif berkoordinasi dengan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP PERBASI) dalam menyusun peta jalan (road map) pengembangan bola basket 3×3 nasional.
Upaya ini melibatkan pembinaan usia dini, penyelenggaraan turnamen nasional dan internasional di dalam negeri, serta peningkatan kompetensi pelatih dan wasit.
Inaspro 3×3 Jakarta akan dilangsungkan di Plaza Parkir Timur, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Turnamen ini terdiri atas dua agenda utama, yakni FIBA 3×3 Women’s Series dan FIBA 3×3 Challenger.
FIBA 3×3 Women’s Series akan digelar pada 24-25 Juli 2025 dan diikuti oleh tim-tim yang mewakili negara, kota, atau perusahaan.
Sementara FIBA 3×3 Challenger akan berlangsung pada 26-27 Juli dan terbuka bagi tim-tim yang mewakili kota atau klub secara independen.
Panitia pelaksana menyebut bahwa total 32 tim dari dalam dan luar negeri sudah mengonfirmasi keikutsertaannya.
Terdiri dari 16 tim putra dan 16 tim putri, termasuk empat wakil dari Indonesia: satu tim putri dan tiga tim putra.
Partisipasi Indonesia dalam ajang ini sangat penting untuk menambah poin FIBA, yang menjadi indikator utama dalam sistem peringkat internasional.
Poin yang diperoleh melalui turnamen ini akan menentukan posisi Indonesia dalam klasemen global dan peluang lolos ke berbagai ajang kualifikasi dunia, termasuk Olimpiade.
Surono menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak, baik dari federasi, pemerintah daerah, sponsor, hingga masyarakat luas, menjadi elemen krusial dalam mengembangkan cabang bola basket 3×3.
Ia berharap Inaspro 3×3 Jakarta dapat memantik minat lebih luas terhadap format basket urban ini dan menarik minat generasi muda untuk terlibat.
“Kita ingin menciptakan ekosistem basket 3×3 yang hidup dan berkelanjutan. Turnamen seperti ini penting untuk exposure internasional, tetapi yang lebih penting lagi adalah kontinuitas pembinaan atlet dari usia muda,” tambahnya.
Dengan digelarnya turnamen internasional di tanah air, Indonesia tak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga memperkuat posisi sebagai negara yang serius menggarap potensi olahraga urban yang kini kian populer secara global.
Sebagai catatan, basket 3×3 pertama kali dipertandingkan di Olimpiade Tokyo 2020 dan kini menjadi salah satu cabang yang paling dinamis dalam program kompetisi FIBA maupun Olimpiade.
Dengan bekal perkembangan peringkat yang menjanjikan dan dukungan penuh dari pemerintah, bola basket 3×3 Indonesia kini berada di jalur yang tepat menuju pentas dunia.

