BerandaNewsNasionalKemenkop Dorong Pengembangan Ekonomi...

Kemenkop Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal Lewat Koperasi

PALU, TERMINALNEWS.ID – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menyampaikan komitmen kuat Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan.

“Kemenkop tengah sibuk menghidupkan dan menguatkan fondasi ekonomi di wilayah tengah Indonesia, termasuk Parigi Moutong,” katanya dalam acara peresmian Pasar Tematik, Hari Puncak festival Teluk Tomini, Sulawesi Tengah, Kamis malam (20/11/2025).

Dia mengapresiasi, sinergi antara Pemerintah Pusat dan daerah, serta dukungan dari berbagai pihak seperti Korkom, kepala koperasi, dan masyarakat setempat.

“Pasar tematik yang kami resmikan hari ini merupakan hasil desain Kementerian Koperasi yang bertujuan menjadi pusat ekonomi berbasis agro dan buah-buahan lokal,” ujar Farida.

IMG 20251121 WA0073
Kemenkop Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal Lewat Koperasi

Pasar tematik ini dikelola oleh Koperasi Produsen Sagu Takumandiri, dengan harapan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh masyarakat dan pelaku UMKM di Parigi Moutong.

Baca Juga :   Reuni Akbar Iluni SMAN 45 Angkatan 1984 Digelar di Jakarta, Wajib Pakai Seragam Sekolah

Farida menekankan, pentingnya menjaga fungsi pasar sesuai dengan tujuan awal, yakni sebagai pusat perdagangan produk agro dan buah, bukan berubah fungsi menjadi tempat lain.

“Anak muda diharapkan tidak hanya nongkrong, tetapi juga aktif berinovasi dan berkreasi dengan menjual produk buah hasil kebun mereka di pasar ini,” tuturnya.

Dia berharap, pasar ini menjadi etalase produk unggulan Parigi Moutong, khususnya durian yang merupakan komoditas unggulan dengan produksi mencapai ratusan ribu ton per tahun.

IMG 20251121 WA0007
Kemenkop Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal Lewat Koperasi

Selain sebagai pusat transaksi ekonomi, pasar tematik ini juga diharapkan menjadi tempat bertemunya para aktivis dan pelaku pertanian untuk bertukar ilmu, jaringan, dan informasi guna meningkatkan produktivitas dan nilai jual produk lokal.

Baca Juga :   Kampanye “Aku Net-Zero Hero” Dorong Gaya Hidup Rendah Karbon, Libatkan Masyarakat Luas

Farida mengingatkan agar pengelolaan pasar dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel demi kemanfaatan bersama masyarakat.

“Pasar ini dititipkan kepada pengelola bukan untuk dimiliki, tetapi untuk dikelola demi kesejahteraan masyarakat Parigi Moutong,” jelasnya.

Lebih lanjut, Farida menjelaskan pentingnya keterhubungan produk pasar tematik dengan program MBG (Makan Berisi Gratis) yang menyediakan makanan bergizi bagi pelajar dan lansia.

“Hal ini sekaligus menjadi upaya menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan petani dan pelaku UMKM di desa,” ungkapnya.

IMG 20251121 WA00711
Kemenkop Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal Lewat Koperasi

Di kesempatan yang sama, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mengapresiasi pembangunan Pasar Tematik di Parigi Moutong yang merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan ruang ekonomi yang modern, tertata, dan kreatif.

“Pasar ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan pemberdayaan UMKM yang berorientasi pada kualitas, keberlanjutan, serta peningkatan daya saing produk lokal,” ujarnya.

Baca Juga :   Ferry Juliantono Sinergikan Program Baznas, MES Dalam Seluruh Jaringan SI

Dia mengatakan, melalui pasar tematik ini, pihaknya ingin memastikan bahwa produk lokal, terutama yang dikelola oleh UMKM dan koperasi, memiliki ruang yang layak untuk berkembang.

“Kami berharap pasar ini juga menjadi destinasi ekonomi baru yang memperkuat posisi Parigi Moutong sebagai kabupaten yang kaya potensi, baik di sektor pertanian, perikanan, kuliner, maupun kerajinan daerah,” kata Erwin.

Kabupaten Parigi Moutong dikenal sebagai wilayah terluas di Provinsi Sulawesi Tengah dengan luas mencapai 6.231 km² dan penduduk terbesar di wilayah tersebut.

Dengan potensi besar di sektor pertanian, seperti durian yang mencapai produksi 220 ribu ton per tahun, kelapa, kakao, serta perikanan seperti udang, Parigi Moutong memiliki peluang besar untuk berkembang.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Padukan Tradisi Budaya dan Gaya Hidup Sehat

TERMINALNEWS.ID, YOGYAKARTA – Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan Jogja Cultural Wellness Festival...

Erling Haaland Jadi Pemain Bergaji Tertinggi di Liga Inggris, Kantongi Rp10,8 Miliar per Pekan

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Persaingan klub-klub Liga Inggris atau Premier League tidak...

AC Milan Incar Leny Yoro, Ruben Amorim Ingin Reuni dengan Mantan Bek Manchester United

TERMINALNEWS.ID, MILAN – Bek muda Manchester United, Leny Yoro, menjadi incaran...

NBA Tetap Siapkan Liga Eropa pada 2027, Tawaran Rp9,6 Triliun Ditolak EuroLeague

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – National Basketball Association (NBA) semakin serius merealisasikan rencana...

- A word from our sponsors -