BerandaSportSoccerFIFA Pastikan Suporter Skotlandia...

FIFA Pastikan Suporter Skotlandia Tak Langgar Aturan Piala Dunia 2026

LONDON, TERMINALNEWS.ID – Suporter Timnas Skotlandia akhirnya mendapat kepastian dari FIFA terkait salah satu tradisi ikonik mereka jelang Piala Dunia musim panas ini.

Aksesori khas berupa sporran dipastikan tidak akan melanggar kode etik stadion selama turnamen berlangsung di Amerika Serikat.

Skotlandia lolos ke putaran final untuk pertama kalinya sejak 1998 setelah meraih kemenangan dramatis 4-2 atas Denmark. Tim asuhan Steve Clarke tergabung di Grup C bersama Haiti, Brasil, dan Maroko.

Dua laga awal Skotlandia akan digelar di Gillette Stadium, sebelum menghadapi juara dunia lima kali, Brazil national football team, di Miami.

Ribuan suporter yang dikenal dengan julukan Tartan Army diperkirakan akan memadati Amerika Serikat untuk mendukung tim kebanggaan mereka. Bahkan, Skotlandia berencana menetapkan hari libur nasional guna merayakan pencapaian bersejarah tersebut.

Baca Juga :   Manuel Ugarte Dikritik Usai Blunder di Laga Manchester United vs West Ham, Masa Depannya di Old Trafford Dipertanyakan

Namun, sempat muncul kekhawatiran terkait aturan stadion FIFA, khususnya mengenai sporran—tas kecil yang dikenakan di bagian depan kilt tradisional.

pul 46
FIFA Pastikan Sporran Suporter Skotlandia Tak Langgar Aturan Piala Dunia 2026 (sportbible)

Menurut kode etik stadion, tas berukuran besar harus berbahan plastik transparan dan tidak boleh melebihi 30 cm x 30 cm x 15 cm. Jika dirupiahkan, ukuran tersebut kira-kira setara dengan ruang tas yang bisa memuat barang senilai belanja sekitar Rp500.000 hingga Rp1.000.000 dalam sekali transaksi kecil (ilustrasi daya tampung).

Sementara itu, tas kecil yang tidak transparan dibatasi maksimal 11 cm x 16,5 cm. Ukuran ini jelas menjadi masalah bagi banyak suporter Skotlandia, mengingat sporran umumnya lebih besar dari batas tersebut.

Kabar baik datang setelah Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) melakukan pembicaraan dengan FIFA. Ditegaskan bahwa sporran tetap diperbolehkan masuk stadion setelah melalui prosedur pemeriksaan standar.

Baca Juga :   Alasan Cristiano Ronaldo Mengecat Kuku Kakinya Hitam, Ternyata Bukan untuk Gaya

Dilansir BBC, juru bicara SFA menyatakan bahwa FIFA telah mengonfirmasi sporran dapat dibawa masuk stadion, dan petugas pertandingan akan diberi edukasi khusus untuk memastikan tidak terjadi kesalahpahaman saat pemeriksaan di Boston maupun Miami.

Tim tiket dan keanggotaan SFA juga terus berkoordinasi dengan panitia turnamen agar suporter Skotlandia mendapatkan sambutan yang layak, sebagaimana yang mereka rasakan di berbagai turnamen internasional sebelumnya.

pul 47
FIFA Pastikan Sporran Suporter Skotlandia Tak Langgar Aturan Piala Dunia 2026 (sportbible)

Sporran merupakan bagian penting dari budaya Skotlandia. Karena kilt tidak memiliki kantong, sporran berfungsi sebagai dompet atau tempat penyimpanan barang pribadi. Aksesori ini biasanya digantung di bawah sabuk menggunakan rantai atau tali kulit, dan sering dihiasi bulu hewan serta rumbai.

Baca Juga :   Inggris vs Ceko: The Three Lions Siap Rotasi Skuad, Branthwaite Berpeluang Debut di Wembley

Para pendukung Skotlandia memang identik dengan busana kilt lengkap dengan sporran saat menghadiri pertandingan, dan kini mereka bisa bernapas lega karena tetap dapat mempertahankan tradisi tersebut di Piala Dunia 2026.

Laga pertama Skotlandia di Piala Dunia setelah 28 tahun akan digelar pukul 02.00 dini hari waktu Inggris, sementara dua pertandingan lainnya akan kick-off pukul 23.00 waktu Inggris.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana

TERMINALNEWS.ID, LHOKSEUMAWE - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melanjutkan...

Verta Mega Arlinsa Wakili Indonesia di The Miss Globe 2026, Angkat Isu Kehidupan Mantan Atlet

TERMINALNEWS.ID, PHUKET - Panggung kontes kecantikan dunia kini tak lagi sekadar...

4 Alasan Nilai Jual Kembali Mobil Mitsubishi Tetap Terjaga

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Nilai jual kembali atau resale value menjadi salah...

Analisis Tiga Kunci: Mengukur Kesiapan Aceh, Papua dan Maluku Lewat Kesejahteraan, Stabilitas dan Tata Kelola

OLEH: Tommy R. Arief WACANA tentang ketimpangan pembangunan di wilayah timur dan...

- A word from our sponsors -