BerandaNewsNasionalFerry Juliantono Ajak China...

Ferry Juliantono Ajak China Council PIT Jadi Suplier Alat Produksi Pertanian Dalam Ekosistem Kopdes

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) dapat menjadi suplier peralatan produksi pertanian bagi para petani di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi yang lebih melimpah.

Oleh karena itu, Kementerian Koperasi (Kemenkop) perlu melakukan kolaborasi bersama CCPIT in Indonesia dan Induk Koperasi Unit Desa dalam mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Bagi Menkop, sebagai sebuah organisasi perdagangan terbesar di Tiongkok, kehadiran CCPIT dapat membentuk sebuah ekosistem ekonomi berkelanjutan bagi pengembangan koperasi di Indonesia.

“Saya meyakini kolaborasi seperti ini bakal memperkuat ekosistem bisnis yang sedang kita bangun bagi Kopdes Merah Putih,” ucap Menkop, usai menerima audiensi dengan Representatif dari CCPIT in Indonesia Mr. Li Feng dan Ketua Induk KUD Portasius Nggedi, di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga :   Kementerian UMKM dan Kementerian Pariwisata Berkolaborasi Perkuat UMKM di Kawasan Pariwisata

Menkop menilai, sektor pertanian desa bisa memperkuat ketahanan pangan nasional apabila dikelola secara kolektif melalui koperasi. “Karena itu, Kopdes Merah Putih diminta menjadikan pertanian sebagai unit usaha utama,” kata Menkop.

IMG 20260109 WA0119
Ferry Juliantono Ajak China Council PIT Jadi Suplier Alat Produksi Pertanian Dalam Ekosistem Kopdes

Menkop mengatakan masih ada potensi sumber daya alam desa yang belum disentuh secara optimal. Padahal, desa-desa di Indonesia menyimpan lahan dan komoditas pertanian yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus menciptakan nilai ekonomi.

“Kalau potensi itu dikelola bersama, dampaknya bisa dirasakan luas, bukan hanya oleh anggota koperasi, tetapi juga masyarakat sekitar,” ucap Menkop.

Lebih dari itu, Menkop menjelaskan, keterlibatan koperasi dalam pengelolaan pertanian dapat menciptakan efek ganda bagi perekonomian desa. Selain meningkatkan produksi pangan, aktivitas usaha koperasi dinilai mampu membuka ruang kerja dan memperkuat rantai ekonomi lokal.

Baca Juga :   PARFI 1956 dan Menekraf Kolaborasi Bahas Pengembangan Ekraf

“Maka, keberadaan Kopdes Merah Putih harus diarahkan pada pengelolaan potensi spesifik yang dimiliki masing-masing daerah, bukan sekadar menjalankan usaha seragam. Pendekatan ini dinilai lebih adaptif terhadap kondisi dan kebutuhan desa,” ujar Menkop.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Pelatih Spanyol Kecam Tindakan Pemain Argentina Usai Final Piala Dunia, FIFA Mulai Investigasi

TERMINALNEWS.ID, MADRID – Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, mengecam...

Bintang Timnas Australia Cristian Volpato Diduga Positif Kokain, Terancam Sanksi dan Larangan Mengemudi

TERMINALNEWS.ID, SYDNEY – Pemain Timnas Australia yang tampil di Piala Dunia 2026,...

Kolaborasi Ekonomi Kreatif dan Gaya Hidup Sehat, The Virgin Siap Meriahkan LokaryaFest 2026

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Tren olahraga lari dan gaya hidup sehat di...

Destry Anna Sari: Keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Ditentukan Oleh Kemampuan Manajernya

TERMINALNEWS.ID, MAKASSAR - Keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya...

- A word from our sponsors -