MANCHESTER, TERMINALNEWS.ID – Manchester City gagal meraih kemenangan penting dalam perburuan gelar setelah ditahan imbang 2-2 oleh Nottingham Forest pada laga yang berlangsung di Etihad Stadium.
Tim asuhan Pep Guardiola sebenarnya dua kali unggul dalam pertandingan tersebut. Gol pertama dicetak oleh Antoine Semenyo sebelum disamakan oleh Morgan Gibbs-White. City kembali memimpin lewat gol Rodri, namun Forest kembali menyamakan kedudukan melalui gol Elliot Anderson.
Penampilan City dinilai jauh dari kata terbaik. Pada babak kedua, mereka sempat dua kali mengajukan klaim penalti ketika Erling Haaland dan Rodri terjatuh di kotak penalti. Namun, wasit Darren England memutuskan untuk tidak memberikan penalti pada kedua insiden tersebut.
Kapten City, Bernardo Silva, mengaku kecewa dengan keputusan wasit setelah pertandingan. Dalam wawancara usai laga, ia menilai timnya sering dirugikan oleh keputusan 50-50 sepanjang musim ini.
“Kami sudah cukup terbiasa dengan situasi seperti ini musim ini karena semua keputusan 50-50 selalu merugikan kami,” ujar Silva.
Ia juga menyoroti insiden yang melibatkan Haaland dengan kiper Forest. Menurutnya, kejadian tersebut seharusnya berbuah penalti.
“Saya baru saja melihat ulang insiden Erling. Bagi saya itu penalti. Mungkin ada yang punya pendapat berbeda. Tapi apa yang bisa Erling lakukan dalam situasi itu?” katanya.

Silva menambahkan bahwa timnya hanya bisa fokus pada performa sendiri karena keputusan wasit berada di luar kendali mereka.
“Seperti yang saya katakan, kami sudah terbiasa. Kami tahu bagaimana situasinya. Tugas kami hanya bermain lebih baik karena hal-hal seperti itu tidak bisa kami kontrol,” tambahnya.
Komentar Silva langsung memicu reaksi keras dari para penggemar sepak bola di media sosial. Banyak yang menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk keluhan berlebihan.
Salah satu pengguna menulis bahwa pemain City seolah terbiasa mendapat keputusan yang menguntungkan. Sementara penggemar lain menyebut Silva selalu menyalahkan wasit setiap kali timnya kehilangan poin.
Ada pula yang menilai City seharusnya tidak terlalu mengeluh karena selama bertahun-tahun mereka sering mendapat keputusan penting yang menguntungkan dalam perebutan gelar.
Selain kontroversi wasit, penampilan Matheus Nunes juga mendapat sorotan tajam dari pendukung City.
Pemain asal Portugal tersebut mengalami laga yang sulit saat dimainkan sebagai bek kanan. Dari delapan umpan silang yang dilepaskannya, tidak satu pun berhasil mencapai sasaran. Ia juga kalah dalam enam dari 12 duel yang dijalani sepanjang pertandingan.
Meski begitu, Nunes tetap menjadi pilihan utama Guardiola di posisi bek kanan musim ini. Namun, City dikabarkan akan mencari pemain baru di posisi tersebut setelah musim berakhir.
Dalam beberapa hari terakhir, City kembali dikaitkan dengan bek Newcastle United, yakni Tino Livramento.
Pemain muda tersebut disebut menjadi target karena pembicaraan kontraknya di Stadion St James’ Park dikabarkan mengalami kebuntuan.
Hasil imbang ini membuat langkah City dalam perburuan gelar Liga Inggris menjadi semakin berat, karena mereka kehilangan dua poin penting di kandang sendiri.


