TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mendorong penguatan hubungan bilateral Indonesia-Australia, khususnya soal kemudahan mobilitas warga.
Ibas menilai, akses masyarakat Indonesia ke Australia harus dipermudah. Bukan hanya untuk wisatawan, tapi untuk kelompok strategis yang membawa manfaat bagi Indonesia.
“Pentingnya meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat Indonesia ke Australia, terutama bagi pelajar, akademisi, peneliti, pelaku usaha, wisatawan, dan keluarga yang memiliki hubungan lintas negara,” kata Ibas seperti dikutip dari laman http://fpd.dpr.id, Selasa (21/10).
Menurut putra bungsu Presiden ke-6 RI SBY itu, kemudahan visa dan akses masuk ke Australia bukan soal jalan-jalan semata. Ini soal investasi jangka panjang.
“Semua itu untuk mendukung inovasi, tata kelola ekonomi, serta pengembangan industri Indonesia,” tegas Ibas yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat.
Selama ini, keluhan soal sulitnya visa Australia, terutama visa pelajar dan visa bisnis, masih sering terdengar. Ibas berharap, dengan hubungan baik kedua negara, hambatan birokrasi itu bisa dipangkas.
JANGAN PERSULIT WARGA INDONESIA MAU KE AUSTRALIA
Di kesempatan lain, Edhie Baskoro Yudhoyono dorong Pemerintah Australia permudah akses masuk untuk WNI.
Fokusnya bukan cuma turis, tapi:
📚 Pelajar & Akademisi
🔬 Peneliti
💼 Pelaku Usaha
👨👩👧👦 Keluarga lintas negara
Menurut Ibas, kalau mobilitas dipermudah, yang untung bukan cuma Australia, tapi Indonesia juga. Ilmu masuk, inovasi jalan, ekonomi tumbuh, industri berkembang.
#PartaiDemokrat #EdhieBaskoro #Ibas #IndonesiaAustralia #VisaAustralia #TerminalNews

