TERMINALNEWS.ID, BERN – Piala Dunia 2026 menjadi faktor penting dalam persaingan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola. Bintang Barcelona, Lamine Yamal, menempati posisi teratas dalam prediksi peringkat Ballon d’Or 2026, diikuti Harry Kane dan Rodri.
Persaingan memperebutkan Ballon d’Or 2026 semakin menarik setelah Piala Dunia 2026 memberikan gambaran lebih jelas mengenai peluang para pemain untuk meraih penghargaan individu bergengsi tersebut. Pemenangnya dijadwalkan diumumkan dalam seremoni di London pada 26 Oktober 2026.
Spanyol tampil luar biasa dengan mengalahkan Argentina pada final Piala Dunia yang berlangsung di New York New Jersey Stadium pada 19 Juli. Lionel Messi, yang saat itu berusia 39 tahun, tidak mampu memberikan pengaruh besar dalam pertandingan puncak tersebut, meskipun tampil mengesankan sepanjang turnamen. Messi kini telah mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola internasional.
Paris Saint-Germain (PSG) juga memiliki sejumlah pemain yang masuk dalam persaingan. Klub asal Prancis itu berhasil menjuarai Liga Champions musim 2025/2026 setelah mengalahkan Arsenal, yang sebelumnya merebut gelar juara Premier League untuk pertama kalinya sejak 2004.
Musim 2026/2027 kini telah dimulai. Periode awal kompetisi tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain unggulan untuk memperkuat alasan mereka layak memenangkan Ballon d’Or tahun ini.
Sistem penilaian Ballon d’Or 2026
Pada tahun-tahun sebelumnya, Ballon d’Or didasarkan pada performa pemain sepanjang satu tahun kalender. Namun, untuk keempat kalinya dalam sejarah penghargaan tersebut, penilaian kali ini kembali menggunakan pencapaian pemain selama satu musim kompetisi.
Setelah 30 pemain nominasi resmi diumumkan, peringkat kandidat disusun berdasarkan peluang keberhasilan klub masing-masing serta performa terkini para pemain.
Sejumlah faktor yang digunakan untuk menentukan peringkat meliputi:
-
Jumlah gol yang dicetak.
-
Jumlah assist yang diberikan.
-
Catatan nirbobol atau clean sheet, khususnya bagi pemain bertahan.
-
Trofi yang telah diraih serta peluang memenangkan gelar.
-
Momen-momen penting sepanjang musim 2025/2026, termasuk Piala Dunia 2026, serta penampilan pada awal musim 2026/2027.
-
Performa secara keseluruhan.
Peringkat kandidat Ballon d’Or 2026: posisi 30 hingga 21
Berikut daftar pemain yang menempati posisi ke-30 hingga ke-21 dalam pemeringkatan kandidat Ballon d’Or 2026.
| Peringkat | Pemain | Klub | Negara | Posisi |
|---|---|---|---|---|
| 30 | Sadio Mane | Al-Nassr | Senegal | Penyerang |
| 29 | Julian Quinones | Al-Qadsiah | Meksiko | Penyerang |
| 28 | Dayot Upamecano | Bayern Munich | Prancis | Bek |
| 27 | Lautaro Martinez | Inter Milan | Argentina | Penyerang |
| 26 | Luis Diaz | Bayern Munich | Kolombia | Penyerang |
| 25 | William Saliba | Arsenal | Prancis | Bek |
| 24 | Ferran Torres | PSG | Spanyol | Penyerang |
| 23 | Willian Pacho | PSG | Ekuador | Bek |
| 22 | Marc Cucurella | Real Madrid | Spanyol | Bek |
| 21 | Gabriel | Arsenal | Brasil | Bek |
Peringkat 20: Nuno Mendes
Klub: Paris Saint-Germain
Negara: Portugal
Posisi: Bek kiri
Ketika membicarakan bek sayap terbaik di era sepak bola modern, nama-nama seperti Marcelo, Jordi Alba, dan Andy Robertson kerap disebut. Nuno Mendes kini berada di jalur yang tepat untuk masuk ke dalam jajaran tersebut.
Meski baru berusia 24 tahun, Mendes telah dua kali memenangkan Liga Champions dan mengoleksi lima gelar Ligue 1.
Dua gelar tambahan berhasil diraihnya pada musim 2025/2026. Bek asal Portugal itu juga berpeluang menambah koleksi trofinya pada musim mendatang.
Mendes tidak hanya tangguh dalam bertahan, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam serangan. Pada musim lalu, ia mencetak enam gol dan menyumbangkan tujuh assist. Kombinasi kemampuan menyerang dan bertahan tersebut menjadikannya salah satu pemain elite di posisinya.
Statistik Nuno Mendes
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 41 (5 di Piala Dunia) | 7 |
| Gol | 6 (1 di Piala Dunia) | 0 |
| Assist | 7 (0 di Piala Dunia) | 0 |
| Gelar | Liga Champions, Ligue 1 | Piala Super UEFA |
Peringkat 19: Marquinhos
Klub: Paris Saint-Germain
Negara: Brasil
Posisi: Bek tengah
Marquinhos telah lama dikenal sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia. Pengaruhnya terhadap sepak bola tidak bisa diabaikan, terutama setelah ia memimpin Paris Saint-Germain sebagai kapten untuk meraih gelar Liga Champions secara beruntun dalam dua musim terakhir.
Keberhasilan tersebut membuat Marquinhos berada di atas sejumlah bek lain dalam daftar kandidat Ballon d’Or 2026. Tidak banyak pemain bertahan lain yang memiliki dominasi serupa di kompetisi Eropa.
Sepanjang kariernya, pemain berpengalaman asal Brasil itu telah memenangkan 42 trofi. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pesepak bola dengan koleksi gelar terbanyak ketiga sepanjang sejarah. Dengan pencapaian tersebut, kehadirannya di antara para nominasi Ballon d’Or 2026 dinilai sangat layak.
Statistik Marquinhos
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 33 (5 di Piala Dunia) | 8 |
| Gol | 2 (0 di Piala Dunia) | 3 |
| Assist | 0 (0 di Piala Dunia) | 0 |
| Gelar | Liga Champions, Ligue 1 | Piala Super UEFA |
Peringkat 18: Joao Neves
Klub: Paris Saint-Germain
Negara: Portugal
Posisi: Gelandang
Seperti Marquinhos dan Nuno Mendes, Joao Neves menjadi bagian penting dari skuad Paris Saint-Germain yang mendominasi sepak bola Eropa selama dua musim terakhir. Dalam 12 bulan terakhir, ia kembali menambah koleksi gelarnya dengan memenangkan Liga Champions dan Ligue 1.
Bermain di lini tengah, Neves mungkin tidak selalu mendapatkan sorotan sebesar rekan-rekan setimnya. Namun, kemampuan teknis yang tinggi, etos kerja, serta ketenangannya membuatnya menjadi sosok yang cocok untuk sistem permainan pelatih Luis Enrique.
Dalam 12 bulan terakhir, tidak banyak pemain yang mampu menunjukkan kualitas secara konsisten di panggung tertinggi sepak bola seperti yang dilakukan gelandang Portugal tersebut.
Statistik Joao Neves
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 38 (5 di Piala Dunia) | 9 |
| Gol | 7 (1 di Piala Dunia) | 0 |
| Assist | 4 (0 di Piala Dunia) | 1 |
| Gelar | Liga Champions, Ligue 1 | Piala Super UEFA |
Peringkat 17: Bruno Fernandes
Klub: Manchester United
Negara: Portugal
Posisi: Gelandang
Bruno Fernandes berpeluang menjadi salah satu kandidat terdepan Ballon d’Or apabila Portugal mampu mencatatkan hasil lebih baik di Piala Dunia 2026.
Penampilannya di Amerika Utara tidak seimpresif performanya bersama klub. Pelatih Portugal, Roberto Martinez, mungkin bertanya-tanya bagaimana Fernandes yang kini berusia 32 tahun akan tampil apabila Cristiano Ronaldo, penyerang veteran yang menjadi pusat perhatian, tidak terlalu mendominasi sorotan.
Fernandes merupakan salah satu perekrutan terbaik Manchester United sejak kepergian Sir Alex Ferguson pada 2013. Musim lalu, ia memecahkan rekor lama Premier League dengan mencatatkan 21 assist dalam satu musim. Kontribusinya membantu Manchester United finis di posisi ketiga.
Ia kemudian dinobatkan oleh sesama pemain Premier League sebagai pemain terbaik kompetisi tersebut untuk musim 2025/2026. Fernandes merayakan pencapaian itu dengan mencetak hat-trick ketika Manchester United menghadapi Ipswich Town di Old Trafford.
Statistik Bruno Fernandes
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 37 (5 di Piala Dunia) | 9 |
| Gol | 9 (0 di Piala Dunia) | 4 |
| Assist | 22 (1 di Piala Dunia) | 1 |
| Penghargaan | Pemain Terbaik Premier League, PFA Players’ Player of the Year | — |
Peringkat 16: Achraf Hakimi
Klub: Paris Saint-Germain
Negara: Maroko
Posisi: Bek sayap
Achraf Hakimi, salah satu bek sayap terbaik di dunia, kembali menjalani tahun yang luar biasa bersama Paris Saint-Germain dan tim nasional Maroko.
Maroko kemudian dinyatakan sebagai juara Piala Afrika 2025 setelah Senegal secara kontroversial dicabut status juaranya. Dengan keputusan tersebut, Hakimi mengakhiri musim 2025/2026 dengan sejumlah gelar di level klub maupun internasional.
Hakimi berperan penting ketika PSG mempertahankan gelar juara Eropa untuk tahun kedua secara beruntun. Ia kemudian membantu Maroko mencapai perempat final Piala Dunia 2026 sebelum menambah koleksi trofinya dengan memenangkan Piala Super UEFA.
Statistik Achraf Hakimi
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 32 (6 di Piala Dunia) | 11 |
| Gol | 3 (1 di Piala Dunia) | 0 |
| Assist | 9 (2 di Piala Dunia) | 1 |
| Gelar | Piala Afrika, Ligue 1, Liga Champions | Piala Super UEFA |
Peringkat 15: Vitinha
Klub: Paris Saint-Germain
Negara: Portugal
Posisi: Gelandang
Vitinha menempati posisi ketiga dalam pemungutan suara Ballon d’Or 2025. Pencapaian itu menjadi kali pertama dalam kariernya ia berhasil menembus tiga besar.
Dalam dua tahun terakhir, pemain berusia 26 tahun tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Meski demikian, peluangnya untuk kembali menempati tiga besar Ballon d’Or tahun ini diperkirakan berkurang setelah Portugal menjalani kampanye Piala Dunia 2026 yang kurang memuaskan.
Kendati demikian, Vitinha masih berpeluang menempati 20 besar berkat penampilan impresifnya bersama Paris Saint-Germain. Klub tersebut sukses mempertahankan gelar Liga Champions.
Statistik Vitinha
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 50 (5 di Piala Dunia) | 12 |
| Gol | 7 (0 di Piala Dunia) | 3 |
| Assist | 10 (0 di Piala Dunia) | 1 |
| Gelar | Ligue 1, Liga Champions | Piala Super UEFA |
Peringkat 14: Vinicius Jr
Klub: Real Madrid
Negara: Brasil
Posisi: Penyerang
Beberapa tahun lalu, banyak pihak merasa Vinicius Jr hampir pasti akan memenangkan setidaknya satu gelar Ballon d’Or sepanjang kariernya. Namun, kini pemain Brasil tersebut telah berusia 26 tahun dan peluangnya tidak lagi terlihat sejelas sebelumnya.
Real Madrid memboikot seremoni Ballon d’Or 2024 setelah gelandang Manchester City, Rodri, mengalahkan Vinicius dalam perebutan penghargaan paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut. Vinicius merasa dirinya lebih pantas memenangkan penghargaan itu, tetapi pada akhirnya harus puas menempati posisi kedua.
Vinicius tetap memiliki bakat untuk memenangkan Ballon d’Or. Namun, tanpa raihan trofi besar, peluangnya untuk mendapatkan penghargaan tahun ini diperkirakan sangat kecil, meskipun statistik individunya mengesankan.
Statistik Vinicius Jr
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 55 (5 di Piala Dunia) | 10 |
| Gol | 32 (4 di Piala Dunia) | 1 |
| Assist | 14 (1 di Piala Dunia) | 3 |
Peringkat 13: Pau Cubarsi
Klub: Barcelona
Negara: Spanyol
Posisi: Bek tengah
Pau Cubarsi dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 setelah menjalani turnamen yang luar biasa bersama Spanyol, yang menjadi juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka. Ia juga menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Barcelona menjuarai liga.
Cubarsi baru akan berusia 20 tahun pada Januari mendatang. Ia memiliki semua atribut yang dibutuhkan untuk berkembang menjadi salah satu bek tengah terbaik dari generasinya.
Kariernya sejauh ini berjalan dengan sangat baik. Namun, menembus podium Ballon d’Or 2026 tetap menjadi tantangan berat bagi pemain muda tersebut.
Statistik Pau Cubarsi
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 48 (8 di Piala Dunia) | 9 |
| Gol | 1 (0 di Piala Dunia) | 0 |
| Assist | 0 (0 di Piala Dunia) | 2 |
| Gelar dan penghargaan | La Liga, Piala Dunia, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia | — |
Peringkat 12: Fabian Ruiz
Klub: Paris Saint-Germain
Negara: Spanyol
Posisi: Gelandang
Fabian Ruiz awalnya tidak diperkirakan menjadi pilihan utama Spanyol di atas Pedri, gelandang Barcelona, pada Piala Dunia 2026. Namun, keputusan pelatih Luis de la Fuente untuk menurunkan gelandang Paris Saint-Germain tersebut dalam sejumlah pertandingan penting terbukti sangat tepat.
Pemain berusia 30 tahun itu tampil luar biasa di Amerika Utara. Ia juga sebelumnya membantu PSG memenangkan Ligue 1 dan Liga Champions pada musim lalu.
Namun, penampilannya yang tertutupi oleh rekan setimnya, Rodri, pada pertandingan final membuat peluang Ruiz memenangkan Ballon d’Or tampak kecil. Meski demikian, sejumlah media Spanyol masih menyebutnya sebagai kandidat yang berpotensi memberikan kejutan.
Statistik Fabian Ruiz
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 34 (8 di Piala Dunia) | 11 |
| Gol | 2 (1 di Piala Dunia) | 2 |
| Assist | 5 (0 di Piala Dunia) | 3 |
| Gelar | Ligue 1, Liga Champions, Piala Dunia | Piala Super UEFA |
Peringkat 11: Khvicha Kvaratskhelia
Klub: Paris Saint-Germain
Negara: Georgia
Posisi: Penyerang sayap
Khvicha Kvaratskhelia merupakan salah satu pemain sayap paling menarik dan produktif di dunia sepak bola. Ia tampil luar biasa ketika Paris Saint-Germain memenangkan Ligue 1 dan Liga Champions pada musim 2025/2026. Penampilannya di Liga Champions membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik UEFA dalam kompetisi tersebut.
Apabila tahun ini bukan tahun penyelenggaraan Piala Dunia, pemain bintang Georgia itu kemungkinan akan menempati posisi yang jauh lebih tinggi dalam pemeringkatan. Ia bahkan bisa bersaing serius untuk memenangkan Ballon d’Or 2026.
Namun, Georgia gagal lolos ke Piala Dunia. Kondisi tersebut hampir pasti membuat pemain yang dijuluki “Kvaradona” itu kehilangan peluang untuk meraih penghargaan individu bergengsi tahun ini.
Statistik Khvicha Kvaratskhelia
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 48 | 11 |
| Gol | 19 | 2 |
| Assist | 11 | 1 |
| Gelar | Ligue 1, Liga Champions | Piala Super UEFA |
Peringkat 10: Erling Haaland
Klub: Manchester City
Negara: Norwegia
Posisi: Penyerang
Erling Haaland menjadi bagian dari Manchester City yang mengalahkan Arsenal di final Piala Liga Inggris pada Maret dan menundukkan Chelsea untuk menjuarai Piala FA pada Mei. Ia juga memberikan assist dalam kemenangan atas Chelsea tersebut. Haaland sempat mencetak gol penentu kemenangan ketika Manchester City menghadapi Arsenal pada 19 April, tetapi gol itu pada akhirnya tidak memberikan dampak signifikan terhadap persaingan gelar Premier League.
Dalam debutnya di Piala Dunia, Haaland mencetak dua gol ketika Norwegia menang 4-1 atas Irak. Ia kemudian kembali mencetak dua gol dalam penampilan keduanya melawan Senegal dan membukukan gol kemenangan ketika Norwegia menghadapi Pantai Gading pada babak 32 besar.
Haaland kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol ketika Norwegia mengalahkan Brasil pada babak 16 besar. Popularitasnya meningkat pesat di Amerika Serikat, tetapi ia tidak mampu mencegah Norwegia kalah 1-2 dari Inggris pada perempat final.
Bagi banyak penonton yang tidak mengikuti sepak bola secara mendalam, Haaland menjadi salah satu bintang yang paling mencuri perhatian di turnamen tersebut. Reputasinya semakin besar, tetapi ia masih membutuhkan sesuatu yang luar biasa untuk memenangkan Ballon d’Or tahun ini.
Statistik Erling Haaland
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 52 (5 di Piala Dunia) | 10 |
| Gol | 38 (7 di Piala Dunia) | 12 |
| Assist | 9 (1 di Piala Dunia) | 0 |
| Gelar | Piala Liga Inggris, Piala FA | — |
Peringkat 9: Declan Rice
Klub: Arsenal
Negara: Inggris
Posisi: Gelandang
Adakah gelandang yang lebih komplet atau eksekutor bola mati yang lebih hebat daripada Declan Rice dalam sepak bola dunia saat ini? Selain kompatriotnya, Jude Bellingham, bintang Arsenal dan tim nasional Inggris tersebut dinilai belum memiliki tandingan yang sepadan.
Keraguan terhadap nilai transfernya kini juga mulai menghilang. Arsenal mendatangkan Rice dari West Ham pada 2023 dengan biaya transfer sebesar 100 juta pound sterling, atau sekitar Rp2,1 triliun.
Rice menginspirasi Arsenal untuk meraih gelar Premier League pertama mereka sejak 2004. Ia kemudian berharap dapat melengkapi pencapaian tersebut dengan membawa Inggris menjadi juara Piala Dunia pada musim panas ini.
Namun, harapan itu tidak terwujud setelah Inggris kalah dari Argentina pada semifinal. Rice mencetak gol dan memberikan assist dalam kemenangan 6-4 atas Prancis pada pertandingan perebutan tempat ketiga. Meski demikian, finis di posisi ketiga tentu bukan hasil yang memuaskan bagi pemain dengan mentalitas kompetitif seperti dirinya.
Statistik Declan Rice
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 55 (7 di Piala Dunia) | 10 |
| Gol | 5 (1 di Piala Dunia) | 0 |
| Assist | 11 (2 di Piala Dunia) | 3 |
| Gelar | Premier League | Community Shield |
Peringkat 8: Jude Bellingham
Klub: Real Madrid
Negara: Inggris
Posisi: Gelandang
Jude Bellingham mungkin tidak menjalani musim terbaiknya bersama Real Madrid. Klub tersebut menutup musim 2025/2026 tanpa memenangkan satu pun trofi.
Namun, gelandang Inggris itu berhasil menembus 10 besar pemeringkatan kandidat Ballon d’Or setelah tampil menginspirasi dalam kemenangan Inggris 3-2 atas Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Bellingham sangat terpukul setelah Inggris kalah dari Argentina pada semifinal. Meski demikian, pemain kelas dunia tersebut tetap bisa berbangga atas kontribusinya selama turnamen.
Tidak ada pemain Inggris yang mencetak lebih banyak gol dalam satu edisi Piala Dunia dibandingkan Bellingham, yang membukukan tujuh gol. Ia juga menyumbangkan satu assist ketika Inggris memastikan posisi ketiga dengan mengalahkan Prancis.
Bellingham melanjutkan performa impresifnya pada awal musim 2026/2027. Setelah tampil luar biasa dalam kemenangan telak Inggris 7-0 atas Kroasia di Nations League, Roy Keane menyebutnya berpotensi berkembang menjadi salah satu pemain terhebat sepanjang masa.
Statistik Jude Bellingham
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 40 (8 di Piala Dunia) | 11 |
| Gol | 8 (7 di Piala Dunia) | 3 |
| Assist | 5 (1 di Piala Dunia) | 4 |
Peringkat 7: Michael Olise
Klub: Bayern Munich
Negara: Prancis
Posisi: Penyerang sayap
Michael Olise melonjak dalam pemeringkatan kandidat Ballon d’Or dalam beberapa bulan terakhir berkat performanya yang luar biasa bersama Bayern Munich. Meskipun klubnya gagal menjuarai Liga Champions, mantan pemain sayap Premier League itu tetap menjalani musim yang sangat mengesankan.
Dengan 31 assist, Olise disebut sebagai salah satu pengatur serangan terbaik di Eropa saat ini. Ia memperlihatkan kualitasnya menjelang Piala Dunia melalui hat-trick yang luar biasa untuk Prancis dalam pertandingan persahabatan internasional melawan Irlandia Utara.
Olise kemudian mencatatkan tujuh assist bagi Les Bleus sepanjang turnamen Piala Dunia 2026.
Namun, peluangnya memenangkan Ballon d’Or terhambat secara signifikan, bahkan mungkin telah tertutup, setelah ia tidak mampu mencegah Prancis kalah dari Spanyol pada semifinal. Kendati demikian, kualitas Olise tetap terlihat jelas karena ia menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak di turnamen tersebut.
Olise juga mengawali musim 2026/2027 dengan gemilang. Ia terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan ketika Bayern Munich mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 di Piala Super Jerman.
Beberapa pekan kemudian, ia kembali meraih penghargaan pemain terbaik pertandingan setelah mencetak dua gol indah dalam laga pembuka Bayern di Liga Champions melawan Bodo/Glimt.
Ia kembali mencuri perhatian dengan membukukan hat-trick dan dua assist dalam kemenangan 7-0 atas Union Berlin di liga. Olise kemudian mencetak dua gol luar biasa dalam dua pertandingan pertama Zinedine Zidane sebagai pelatih tim nasional Prancis.
Statistik Michael Olise
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 52 (8 di Piala Dunia) | 10 |
| Gol | 22 (0 di Piala Dunia) | 9 |
| Assist | 31 (8 di Piala Dunia) | 5 |
| Gelar | Piala Super Jerman, Bundesliga, DFB-Pokal | Piala Super Jerman |
Peringkat 6: Ousmane Dembele
Klub: Paris Saint-Germain
Negara: Prancis
Posisi: Penyerang
Ousmane Dembele berpeluang menjadi pemain pertama yang berhasil mempertahankan gelar Ballon d’Or sejak Lionel Messi melakukannya pada 2021.
Bintang Prancis tersebut melewatkan sebagian besar paruh pertama musim 2025/2026 karena cedera. Namun, ia tetap mampu menunjukkan kualitasnya setelah kembali bermain.
Gol lob yang dicetaknya ke gawang Lille menjadi salah satu kandidat awal untuk penghargaan Puskas 2026. Ia kemudian mencetak dua gol, termasuk sebuah gol individu yang spektakuler, dalam kemenangan telak PSG 5-0 atas Marseille pada Februari. Penampilan itu membawanya masuk ke dalam 10 besar pemeringkatan kandidat Ballon d’Or.
Peluangnya mempertahankan penghargaan tersebut meningkat drastis setelah PSG kembali menjuarai Liga Champions. Dembele mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam setiap babak kompetisi tersebut selama perjalanan timnya menuju gelar juara.
Namun, kegagalan Dembele dan Prancis mengalahkan Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi faktor yang merugikan. Prancis sebelumnya menjadi favorit kuat untuk memenangkan turnamen, tetapi justru kalah telak dari La Roja.
Dembele menutup Piala Dunia dengan catatan enam gol dan dua assist, sebuah pencapaian yang tetap patut diapresiasi.
Statistik Ousmane Dembele
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 40 (8 di Piala Dunia) | 10 |
| Gol | 20 (6 di Piala Dunia) | 4 |
| Assist | 11 (2 di Piala Dunia) | 6 |
| Gelar | Ligue 1, Liga Champions | Piala Super UEFA |
Peringkat 5: Lionel Messi
Klub: Inter Miami
Negara: Argentina
Posisi: Penyerang
Lionel Messi untuk pertama kalinya tahun ini berhasil menembus 10 besar pemeringkatan kandidat Ballon d’Or setelah mencetak hat-trick yang luar biasa dalam pertandingan pembuka Argentina di Piala Dunia 2026 melawan Aljazair.
Meski telah memasuki usia senja sebagai pesepak bola, Messi tetap menunjukkan performa luar biasa bersama Inter Miami. Sebelum Piala Dunia dimulai, banyak penggemar sepak bola mempertanyakan apakah penyerang veteran tersebut masih mampu memperlihatkan penampilan kelas dunia yang selama ini menjadi ciri khasnya di panggung terbesar.
Messi menjawab keraguan tersebut melalui serangkaian penampilan individu yang sensasional. Legenda sepak bola Amerika Selatan itu menjalani turnamen yang mengesankan dengan mencetak delapan gol dan memberikan empat assist, meskipun akhirnya harus menerima hasil akhir yang menyakitkan.
Kabar duka atas meninggalnya ayah Messi, Jorge, kemudian menjadi latar belakang keputusan pemain berusia 39 tahun tersebut untuk mengakhiri karier internasionalnya.
Ia mengumumkan keputusan itu pada pekan yang sama ketika mencetak empat gol dalam satu pertandingan untuk Inter Miami. Meskipun penampilan terakhirnya bersama Argentina berakhir dengan hasil final yang kurang memuaskan, masih ada waktu untuk melihat apakah ia mampu meraih Ballon d’Or kesembilan sepanjang kariernya, yang akan memperpanjang rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah penghargaan tersebut.
Statistik Lionel Messi
| Statistik | Musim 2026 |
|---|---|
| Penampilan | 32 (8 di Piala Dunia) |
| Gol | 29 (8 di Piala Dunia) |
| Assist | 15 (4 di Piala Dunia) |
| Gelar | MLS Cup (Desember 2025), Campeones Cup |
Peringkat 4: Kylian Mbappe
Klub: Real Madrid
Negara: Prancis
Posisi: Penyerang
Suatu saat dalam kariernya, Kylian Mbappe diperkirakan akan berdiri di puncak podium sambil mengangkat trofi bola emas Ballon d’Or.
Penyerang Prancis tersebut telah lama disebut-sebut sebagai calon penerus Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Kini, ketika usianya semakin matang, Mbappe semakin dekat untuk mengukuhkan statusnya sebagai pesepak bola terbaik di dunia, dengan catatan gol yang luar biasa dari musim ke musim.
Mbappe mencetak 256 gol dalam 305 penampilan bersama Paris Saint-Germain sebelum bergabung dengan Real Madrid pada musim panas sebelumnya. Ia membutuhkan beberapa bulan untuk menemukan performa terbaik di klub barunya.
Namun, setelah memenangkan Sepatu Emas Eropa pada musim lalu dengan 31 gol dalam 34 pertandingan La Liga, ia kembali memperlihatkan ketajamannya dengan mencetak 42 gol dalam 44 penampilan di semua kompetisi pada musim ini.
Real Madrid menjalani musim tanpa trofi, tetapi Mbappe memiliki kesempatan untuk mengukuhkan statusnya sebagai kandidat terdepan Ballon d’Or melalui Piala Dunia 2026.
Ia tampak berada di jalur yang tepat setelah mencetak delapan gol hingga babak semifinal. Namun, kekalahan 0-2 dari Spanyol secara praktis mengakhiri harapannya untuk memenangkan Ballon d’Or pertama dalam kariernya tahun ini.
Setidaknya, Mbappe masih mampu mencetak dua gol dalam pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Inggris, sehingga total golnya di Piala Dunia 2026 mencapai 10.
Statistik Kylian Mbappe
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 44 (8 di Piala Dunia) | 11 |
| Gol | 42 (10 di Piala Dunia) | 11 |
| Assist | 7 (4 di Piala Dunia) | 2 |
Peringkat 3: Rodri
Klub: Barcelona
Negara: Spanyol
Posisi: Gelandang
Rodri berhasil menemukan kembali performa terbaiknya di Piala Dunia 2026 setelah menjalani musim yang tidak konsisten bersama Manchester City.
Gelandang kelas dunia tersebut membantu Spanyol mendominasi pertandingan-pertandingan fase gugur. Ia kemudian menerima penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik Piala Dunia, mengungguli Lionel Messi dan Kylian Mbappe setelah La Roja mengalahkan Argentina pada final.
Pencapaian tersebut membuat Rodri melesat dalam pemeringkatan kandidat Ballon d’Or. Kini, ia memiliki peluang besar untuk menembus tiga besar penghargaan tersebut.
Meski demikian, pemain yang baru bergabung dengan Barcelona itu masih menghadapi persaingan ketat untuk meraih penghargaan utama. Hal tersebut tidak terlepas dari musimnya di level klub yang dinilai kurang mengesankan.
Statistik Rodri
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 33 (8 di Piala Dunia) | 11 |
| Gol | 2 (0 di Piala Dunia) | 1 |
| Assist | 0 (0 di Piala Dunia) | 0 |
| Gelar dan penghargaan | Piala Dunia, Golden Ball Piala Dunia | — |
Peringkat 2: Harry Kane
Klub: Bayern Munich
Negara: Inggris
Posisi: Penyerang
Harry Kane merupakan gambaran pesepak bola modern yang serba bisa. Ia hampir selalu mampu mencetak sedikitnya 30 gol dalam satu musim, tetapi juga sanggup memberikan assist dalam jumlah dua digit. Bahkan, ia bisa menghabiskan sekitar 30 persen waktunya bermain sebagai gelandang bertahan demi menemukan ruang untuk memaksimalkan kemampuannya.
Kapten tim nasional Inggris tersebut menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya pada 2023. Ia juga menempati posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Premier League setelah membukukan 213 gol bersama Tottenham Hotspur.
Kepindahannya ke Bayern Munich sejauh ini terbukti sangat sukses. Kane berhasil memenangkan gelar Bundesliga secara beruntun bersama klub Jerman tersebut.
Statistik penting: Harry Kane hanya membutuhkan 104 pertandingan untuk mencapai 100 gol bersama sebuah klub yang berkompetisi di salah satu dari lima liga top Eropa. Catatan itu menjadikannya pemain tercepat pada abad ini yang mencapai tonggak tersebut.
Dalam 51 pertandingan bersama Bayern Munich pada musim 2025/2026, Kane mencetak 61 gol dan memberikan tujuh assist. Ia membantu klub memenangkan Bundesliga dan DFB-Pokal.
Sebanyak 36 gol yang dicetaknya di liga membuatnya meraih Sepatu Emas Eropa. Ia juga menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 gol dalam sejarah Bundesliga, dengan catatan hanya membutuhkan 98 pertandingan. Pencapaian tersebut berpotensi memperkuat peluangnya meraih Ballon d’Or.
Di level internasional, Kane memulai Piala Dunia 2026 dengan sempurna setelah mencetak dua gol dalam pertandingan pembuka Inggris melawan Kroasia. Ia kemudian menambah satu gol ketika menghadapi Panama.
Pada babak 32 besar, Kane kembali mencetak dua gol untuk menginspirasi Inggris meraih kemenangan melalui kebangkitan atas Republik Demokratik Kongo. Ia selanjutnya mengeksekusi penalti penting pada babak 16 besar melawan Meksiko di Stadion Azteca.
Namun, kekalahan Inggris dari Argentina pada semifinal berpotensi menggagalkan ambisinya menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan Ballon d’Or sejak Michael Owen pada 2001.
Kane diperkirakan kembali menjalani musim luar biasa pada 2026/2027. Ia sudah mencetak sembilan gol untuk Bayern Munich. Bersama Inggris, ia juga tampil cemerlang pada jeda internasional pertama musim ini dengan membukukan enam gol dalam empat pertandingan, termasuk dua gol masing-masing saat menghadapi Kroasia dan Republik Ceko.
Statistik Harry Kane
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 51 (7 di Piala Dunia) | 10 |
| Gol | 61 (6 di Piala Dunia) | 9 |
| Assist | 7 (1 di Piala Dunia) | 6 |
| Gelar | Piala Super Jerman, Bundesliga, DFB-Pokal | Piala Super Jerman |
Peringkat 1: Lamine Yamal
Klub: Barcelona
Negara: Spanyol
Posisi: Penyerang sayap
Belum pernah ada pemain remaja yang memenangkan Ballon d’Or. Karena itu, sangat luar biasa jika Lamine Yamal mampu menjadi pemain termuda yang meraih penghargaan tersebut tahun ini.
Kemampuan luar biasanya, ditambah statusnya sebagai salah satu bintang terbesar sepak bola dunia, membuat Yamal diperkirakan akan menjadi pemenang Ballon d’Or pada tahun-tahun mendatang. Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah ia sudah bisa meraihnya pada 2026.
Sejak berusia 15 tahun, Yamal telah memikul tanggung jawab besar di salah satu klub terbesar Eropa. Ia juga membantu negaranya memenangkan Kejuaraan Eropa ketika masih berusia 16 tahun.
Pencapaian tersebut menunjukkan keberanian dan kematangan Yamal, yang mencerminkan prinsip bahwa pemain muda tidak perlu menunggu dewasa untuk membuktikan kualitasnya apabila memang memiliki kemampuan yang memadai.
Kegagalan Barcelona di Liga Champions sempat mengancam peluang Yamal memenangkan Ballon d’Or. Namun, ia tetap mengakhiri musim dengan gelar La Liga.
Pada akhirnya, Piala Dunia menjadi faktor penentu dalam persaingan Ballon d’Or tahun ini. Spanyol berhasil memenangkan final dengan mengalahkan Argentina 1-0, sehingga peluang Yamal untuk meraih penghargaan tersebut semakin besar.
Walaupun tidak mencetak gol maupun assist dalam pertandingan final, pemain berusia 19 tahun itu terus merepotkan pertahanan lawan sepanjang pertandingan. Spanyol dinilai tidak akan mampu meraih gelar juara tanpa kontribusi besar dari bintang mereka tersebut.
Yamal juga mengawali musim 2026/2027 dengan performa yang sangat mengesankan bersama Barcelona dan tim nasional Spanyol.
Ia merupakan talenta generasi istimewa, tetapi juga sempat menjadi pusat perhatian karena komentarnya yang dianggap menyindir Harry Kane menjelang kemenangan Spanyol atas Inggris.
Yamal mengatakan:
“Saya pikir Ballon d’Or seharusnya diberikan kepada pemain terbaik di dunia, titik. Bukan kepada pemain yang mencetak 80 gol, karena jika Anda mencetak 80 gol, Anda mendapatkan penghargaan pencetak gol terbanyak. Itu dua hal yang sama sekali berbeda, tetapi banyak orang tidak memahaminya.”
Pernyataan tersebut menegaskan pandangannya bahwa Ballon d’Or seharusnya diberikan berdasarkan kualitas pemain secara keseluruhan, bukan semata-mata jumlah gol yang dicetak.
Statistik Lamine Yamal
| Statistik | Musim 2025/2026 | Musim 2026/2027 |
|---|---|---|
| Penampilan | 45 (8 di Piala Dunia) | 12 |
| Gol | 24 (1 di Piala Dunia) | 10 |
| Assist | 18 (1 di Piala Dunia) | 10 |
| Gelar | La Liga, Piala Dunia | — |
Daftar lengkap 20 besar kandidat Ballon d’Or 2026
Berikut pemeringkatan lengkap 20 pemain yang paling berpeluang memenangkan Ballon d’Or 2026, berdasarkan performa klub, pencapaian bersama tim nasional, statistik individu, serta peluang meraih gelar.
| Peringkat | Pemain | Klub | Negara | Posisi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Lamine Yamal | Barcelona | Spanyol | Penyerang |
| 2 | Harry Kane | Bayern Munich | Inggris | Penyerang |
| 3 | Rodri | Barcelona | Spanyol | Gelandang |
| 4 | Kylian Mbappe | Real Madrid | Prancis | Penyerang |
| 5 | Lionel Messi | Inter Miami | Argentina | Penyerang |
| 6 | Ousmane Dembele | Paris Saint-Germain | Prancis | Penyerang |
| 7 | Michael Olise | Bayern Munich | Prancis | Penyerang |
| 8 | Jude Bellingham | Real Madrid | Inggris | Gelandang |
| 9 | Declan Rice | Arsenal | Inggris | Gelandang |
| 10 | Erling Haaland | Manchester City | Norwegia | Penyerang |
| 11 | Khvicha Kvaratskhelia | Paris Saint-Germain | Georgia | Penyerang |
| 12 | Fabian Ruiz | Paris Saint-Germain | Spanyol | Gelandang |
| 13 | Pau Cubarsi | Barcelona | Spanyol | Bek |
| 14 | Vinicius Jr | Real Madrid | Brasil | Penyerang |
| 15 | Vitinha | Paris Saint-Germain | Portugal | Gelandang |
| 16 | Achraf Hakimi | Paris Saint-Germain | Maroko | Bek |
| 17 | Bruno Fernandes | Manchester United | Portugal | Gelandang |
| 18 | Joao Neves | Paris Saint-Germain | Portugal | Gelandang |
| 19 | Marquinhos | Paris Saint-Germain | Brasil | Bek |
| 20 | Nuno Mendes | Paris Saint-Germain | Portugal | Bek |
Siapa yang paling berpeluang memenangkan Ballon d’Or 2026?
Berdasarkan pemeringkatan tersebut, Lamine Yamal menjadi kandidat terkuat untuk memenangkan Ballon d’Or 2026. Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia, ditambah pencapaian Yamal bersama Barcelona, menjadi faktor utama yang mendukung peluangnya.
Harry Kane berada di posisi kedua berkat produktivitas gol yang luar biasa bersama Bayern Munich serta kontribusinya untuk tim nasional Inggris. Rodri menempati urutan ketiga setelah dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026.
Kylian Mbappe dan Lionel Messi masing-masing berada di posisi keempat dan kelima. Sementara itu, Ousmane Dembele masih memiliki peluang untuk mempertahankan penghargaan yang diraihnya sebelumnya setelah kembali membantu PSG menjuarai Liga Champions.
Namun, hasil akhir pemungutan suara masih dapat berbeda dari pemeringkatan prediksi ini. Penghargaan Ballon d’Or tetap ditentukan melalui proses pemungutan suara resmi, bukan berdasarkan daftar prediksi semata.
Sumber statistik: Transfermarkt, dengan data yang dinyatakan berlaku hingga 20 Oktober 2026. Seluruh posisi di atas merupakan pemeringkatan kandidat dalam naskah sumber, bukan hasil resmi Ballon d’Or.

