TERMINALNEWS.ID, DOHA – Persaingan memperebutkan kursi pembalap Formula 1 (F1) untuk musim 2027 mulai memanas. Esteban Ocon dan Valtteri Bottas dikabarkan menjadi dua nama yang bersaing untuk mengamankan satu tempat tersisa di grid musim depan, menyusul perubahan komposisi pembalap di sejumlah tim.
Laporan media Swiss, Blick, menyebut posisi Bottas di tim Cadillac belum sepenuhnya aman. Pembalap asal Finlandia itu berpotensi kehilangan kursinya jika Ocon mendapatkan kesempatan bergabung dengan tim yang baru memasuki musim perdananya sebagai konstruktor penuh di F1 tersebut.
Situasi ini semakin menarik karena Sergio Perez justru disebut memiliki posisi relatif aman untuk tetap membalap bersama Cadillac pada musim 2027.
Peluang ke Cadillac Terbuka
Esteban Ocon dipastikan meninggalkan Haas pada akhir musim 2026. Posisinya akan digantikan oleh Rafael Camara, pembalap muda asal Brasil yang merupakan bagian dari program pembinaan Ferrari sekaligus pemimpin klasemen Formula 2.
Camara telah menandatangani kontrak multi-tahun dan dijadwalkan menjalani debutnya di F1 pada 2027. Ia akan menjadi rekan setim Ollie Bearman di Haas.
Sementara itu, Ocon masih berupaya mempertahankan tempatnya di ajang balap mobil paling bergengsi tersebut. Pembalap berusia 30 tahun itu memiliki pengalaman panjang di F1, termasuk meraih kemenangan pada Grand Prix Hungaria 2021.
Cadillac menjadi salah satu opsi yang berpotensi membawanya kembali bersaing di grid musim depan. Peluang tersebut didukung hubungan profesional Ocon dengan Marcin Budkowski, sosok yang mengagumi kemampuan pembalap Prancis itu.
Keduanya pernah berada dalam lingkungan kerja yang sama di Alpine. Kedekatan tersebut bisa menjadi salah satu faktor yang membuka jalan bagi Ocon untuk bergabung dengan Cadillac.
Terancam Kehilangan Kursi
Meski demikian, Ocon bukan satu-satunya pembalap yang harus diperhitungkan. Bottas juga memiliki alasan kuat untuk mempertahankan tempatnya di Cadillac.
Pembalap berusia 37 tahun itu masih terikat kontrak multi-tahun dengan tim asal Amerika Serikat tersebut. Namun, laporan Blick menyebut posisinya tengah berada dalam tekanan seiring munculnya kemungkinan Ocon bergabung pada musim 2027.
Sebelumnya, Cadillac dikabarkan tidak berencana mempertahankan duet Bottas dan Perez untuk musim depan. Keduanya juga belum berhasil meraih poin sepanjang musim 2026 dan menghadapi kesulitan untuk bersaing dengan kelompok pembalap terdepan.
Kondisi tersebut membuat Cadillac berpeluang melakukan perubahan susunan pembalap demi meningkatkan daya saing tim.
Aman untuk Musim 2027
Di tengah ketidakpastian tersebut, posisi Perez justru dikabarkan lebih kuat. Media Blick menyebut pembalap asal Meksiko itu sebagai sosok yang hampir pasti tetap membalap bersama Cadillac pada musim 2027.
Perez juga dilaporkan tampil lebih cepat dibandingkan Bottas di antara kedua pembalap Cadillac sepanjang musim ini.
Jika laporan tersebut terbukti benar, persaingan untuk satu kursi yang tersisa kemungkinan besar akan mengerucut pada Bottas dan Ocon.
Bottas memiliki keuntungan berupa kontrak yang masih berlaku. Namun, Cadillac tetap berpotensi mempertimbangkan perubahan susunan pembalap berdasarkan kebutuhan dan evaluasi performa tim.
Bagi Ocon, bergabung dengan Cadillac dapat menjadi jalan untuk mempertahankan kariernya sebagai pembalap utama di F1. Jika gagal mendapatkan kursi tersebut, ia masih memiliki opsi untuk menjalani peran sebagai pembalap cadangan.
Ocon pernah menempati posisi pembalap cadangan Mercedes pada 2019. Pengalaman tersebut bisa menjadi bekal apabila ia harus mengambil jalur serupa untuk tetap berada di lingkungan F1 pada musim depan.
Dengan demikian, perebutan kursi terakhir Cadillac diperkirakan menjadi salah satu cerita menarik menjelang musim 2027. Namun, hingga ada pengumuman resmi dari tim, masa depan Bottas dan peluang Ocon untuk bergabung masih belum dapat dipastikan.

