TERMINALNEWS.ID, MADRID – Pelatih Real Madrid, José Mourinho, mengaku belum puas meski timnya berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dramatis atas AS Roma dalam pertandingan Liga Champions, Rabu.
Pelatih asal Portugal itu justru menyoroti buruknya koordinasi lini pertahanan Los Blancos.
Real Madrid baru saja melewati pertandingan yang menegangkan saat bertandang ke markas AS Roma di Italia. Dalam laga tersebut, Los Blancos sempat tertinggal dua gol ketika pertandingan memasuki 10 menit terakhir.
Namun, tiga gol melalui situasi bola mati pada menit-menit akhir mengubah jalannya pertandingan secara dramatis. Real Madrid akhirnya keluar sebagai pemenang dalam duel sengit yang menghasilkan total tujuh gol.
Meski sukses meraih kemenangan lewat remontada atau kebangkitan dramatis, Mourinho tetap menunjukkan kekecewaannya terhadap penampilan anak asuhnya, khususnya dalam mengantisipasi serangan lawan.
Dalam sesi wawancara seusai pertandingan, Mourinho menyoroti gol ketiga yang bersarang di gawang Real Madrid. Ia menilai timnya terlalu mudah ditembus oleh Donyell Malen yang berhasil memanfaatkan celah di lini belakang pada babak kedua.
“Gol ketiga yang kami kebobolan benar-benar konyol. Kami tidak boleh kebobolan gol seperti ini di level pertandingan seperti ini,” tegas Mourinho.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa kemenangan dramatis tidak serta-merta menutupi persoalan defensif yang masih menjadi perhatian sang pelatih.
Menurut Mourinho, Real Madrid harus menunjukkan kedisiplinan dan konsentrasi yang lebih baik apabila ingin bersaing di level tertinggi.
Hasil akhir memang berpihak kepada Los Blancos, tetapi Mourinho tampaknya tidak ingin timnya terlena oleh keberhasilan membalikkan keadaan.
Baginya, kesalahan dalam bertahan seperti yang terjadi saat menghadapi Roma tidak boleh terulang dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

