TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Dua wakil Indonesia, Bigetron by Vitality dan ONIC, memastikan tempat di Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall lebih awal. Kepastian tersebut diraih setelah keduanya tampil impresif pada Knockout Stage pekan ketiga.
Bigetron menjadi tim Indonesia pertama yang mengamankan tiket Grand Finals setelah tampil kuat pada hari kedua pekan ketiga. Sehari berselang, giliran ONIC yang memastikan kelolosan usai memuncaki klasemen pada hari terakhir.
Keberhasilan tersebut menjadi angin segar bagi kedua tim yang melakukan perubahan roster di tengah kompetisi. Bigetron memanfaatkan periode transfer window dengan mendatangkan dua pemain baru, Rafael Gabriel Yahzel Lumi (FELLOW) dan Velerio Thymoti Bolung (TIUSZZ).
Sementara itu, ONIC kembali mengandalkan pemain senior Adam Ramdani (ADAM). Mereka juga melakukan perubahan pada posisi kapten dengan memberikan tanggung jawab tersebut kepada Rattapoom Sunthalunai (POOM), pemain asal Thailand yang baru bergabung musim ini.
Bigetron Bangkit pada Hari Kedua
Perjalanan Bigetron pada pekan ketiga tidak langsung berjalan mulus. Pada hari pertama, Robot Merah hanya mengumpulkan 54 poin dan harus puas berada di posisi ke-10.
Tanpa satu pun Booyah, perolehan tersebut berasal dari 33 eliminasi dan 21 poin placement.
Namun, perubahan roster langsung memberikan dampak pada hari kedua. Bigetron tampil jauh lebih agresif dan berhasil mengamankan satu Booyah, 55 eliminasi, serta 42 poin placement.
Total 97 poin membuat Bigetron finis di posisi kedua pada hari tersebut, hanya berada di belakang Team Flash yang mengoleksi 116 poin.
Hasil itu sekaligus memastikan Bigetron menjadi tim Indonesia pertama yang lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.
ONIC Konsisten hingga Puncak Klasemen
Jika Bigetron menunjukkan kebangkitan, ONIC justru tampil konsisten sepanjang pekan ketiga.
ONIC selalu berada di posisi lima besar dalam tiga matchday. Mereka mengawali pekan dengan finis di peringkat kelima setelah mengoleksi 84 poin.
Performa mereka kemudian meningkat pada hari kedua. ONIC naik ke posisi ketiga dengan 87 poin.
Puncaknya terjadi pada hari ketiga. ONIC tampil dominan dan menguasai klasemen dengan torehan 116 poin, yang diperoleh dari satu Booyah, 70 eliminasi, dan 46 poin placement.
Dengan demikian, ONIC mencatatkan 84, 87, dan 116 poin dalam tiga matchday. Konsistensi tersebut mengantarkan mereka menjadi tim Indonesia kedua yang memastikan tiket Grand Finals.

Kebangkitan ONIC tidak lepas dari keputusan pelatih Ahmad Fadly Masturoh (AFM) untuk kembali memainkan ADAM. Sempat tidak dimainkan dalam dua pekan pertama, pemain senior tersebut kembali dipercaya dan mampu memberikan kontribusi penting.
AFM juga mengubah posisi kapten dari Irgi Ramdani (GEDAY) kepada POOM. Pemain asal Thailand itu dinilai mampu mengambil keputusan penting dengan lebih tenang dan tepat di dalam pertandingan.
RRQ, MBR, dan EVOS Masih Berjuang
Sementara Bigetron dan ONIC telah mengamankan tiket Grand Finals, tiga wakil Indonesia lainnya masih harus berjuang pada pekan keempat.
MBR Omega menutup hari ketiga pekan ketiga di posisi keenam dengan 75 poin. RRQ Kazu berada tepat di bawahnya dengan 63 poin.
Keduanya masih memiliki peluang besar untuk melaju, tetapi belum mampu menembus posisi yang diperlukan untuk mendapatkan tiket secara langsung pada pekan ketiga.
Tekanan lebih besar berada di kubu EVOS Divine. Sang juara Esports World Cup 2025: Free Fire hanya mampu finis di posisi ke-11 pada hari ketiga dengan 48 poin.
Absennya Rasyah dan Reyy membuat EVOS masih berupaya menemukan komposisi serta chemistry terbaik. Mereka kini menghadapi situasi krusial pada pekan terakhir karena kegagalan melaju ke Grand Finals akan mengakhiri perjalanan mereka di FFWS SEA 2026 Fall.
Sejauh ini, enam tim telah memastikan tempat di Grand Finals, yakni Bigetron by Vitality, ONIC, All Gamers Global, Buriram United Esports, Twisted Minds dari Thailand, dan Team Flash dari Vietnam.
Pekan Keempat Jadi Penentuan
Knockout Stage pekan keempat akan menjadi kesempatan terakhir bagi RRQ Kazu, MBR Omega, dan EVOS Divine untuk mengamankan tiket Grand Finals. Pertandingan berlangsung pada 4–6 September 2026.
Pada fase terakhir ini, tidak ada lagi kesempatan tambahan. Enam tim teratas akan mendapatkan tiket menuju Grand Finals, sedangkan enam tim terbawah harus mengakhiri kiprahnya di FFWS SEA 2026 Fall.
RRQ Kazu akan berusaha mengembalikan momentum setelah hasil kurang maksimal pada pekan ketiga. MBR Omega juga dituntut membuktikan kualitasnya sebagai juara FFNS di level regional.
Sementara bagi EVOS Divine, pekan keempat menjadi ujian paling berat. Mereka harus segera menemukan kembali ritme permainan untuk menjaga peluang tampil di Grand Finals yang akan digelar di Surabaya.
Pertandingan pekan keempat FFWS SEA 2026 Fall dapat disaksikan mulai pukul 17.30 WIB melalui kanal resmi Free Fire Esports ID di YouTube, Facebook, dan TikTok.
YouTube Free Fire Esports ID · Facebook Free Fire Esports ID · TikTok Free Fire Esports ID
Perkembangan terbaru Free Fire Esports ID juga tersedia melalui Instagram Free Fire Esports ID dan website resmi Free Fire Esports ID

