SEREMBAN, MALAYSIA — Timnas Basket Putra Indonesia harus mengakui keunggulan Hong Kong dengan skor 60-71 dalam lanjutan Grup C Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 Ronde 1 di Arena Seremban, Malaysia, Minggu sore (30/8).
Anthony Beane tampil sebagai pencetak angka terbanyak Indonesia dalam pertandingan tersebut. Ia membukukan 14 poin, 9 rebound, dan 4 assist. Sementara itu, Yudha Saputera menyusul dengan torehan 12 poin, 3 rebound, dan 4 assist.
Namun, performa keduanya belum mampu membawa Indonesia menghindari kekalahan. Hasil tersebut sekaligus menghentikan tren positif Indonesia setelah sebelumnya meraih kemenangan meyakinkan 80-54 atas Singapura pada laga pembuka.
Kemenangan atas Singapura sempat menempatkan Indonesia di puncak klasemen Grup C. Sayangnya, kekalahan dari Hong Kong membuat posisi tersebut berpindah tangan.

Indonesia kini berada di peringkat kedua dengan koleksi 3 poin, sedangkan Hong Kong naik ke posisi teratas dengan 4 poin.
Indonesia Sempat Berikan Perlawanan
Indonesia sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Ali Bagir membuka perolehan angka Indonesia melalui tembakan tiga angka yang kemudian dibalas Ricky Yang untuk Hong Kong.
Yudha Saputera kembali membawa Indonesia unggul melalui tembakan dua angka. Namun, Hong Kong merespons lewat tembakan tiga angka Glen Robertson Yang dan berbalik memimpin 6-5.
Sejak saat itu, Hong Kong mampu menjaga keunggulannya hingga akhir kuarter pertama dengan skor 19-11.

Memasuki kuarter kedua, Indonesia berupaya memangkas defisit. Akan tetapi, Hong Kong tetap mampu mengendalikan permainan. Mereka mencetak tambahan 21 poin, sementara Indonesia hanya menghasilkan 13 poin. Hingga paruh pertama berakhir, Hong Kong masih unggul cukup jauh 40-24.
Perlawanan Indonesia mulai terlihat pada kuarter ketiga. Permainan agresif membuat Hong Kong kesulitan mengembangkan serangan. Indonesia pun berhasil mencetak 19 poin, sedangkan Hong Kong hanya menambah 10 angka.
Indonesia memangkas jarak menjadi hanya tujuh poin pada akhir kuarter ketiga, dengan kedudukan 43-50.
Sayangnya, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan hingga kuarter terakhir. Hong Kong melakukan penyesuaian permainan untuk meredam tekanan Indonesia.
Indonesia mencetak 17 poin pada kuarter keempat, tetapi Hong Kong tampil lebih efektif dengan menghasilkan 21 angka. Hingga pertandingan berakhir, Indonesia harus menerima kekalahan 60-71.

Laga Kontra Malaysia Jadi Penentu
Indonesia masih memiliki satu pertandingan tersisa di Grup C. Tim Merah Putih akan menghadapi Malaysia pada Senin (31/8) di Arena Seremban.
Pertandingan tersebut menjadi laga penting bagi Indonesia untuk menentukan posisi akhir di klasemen Grup C sekaligus memperebutkan tiket menuju Ronde 2 Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029.

