TERMINALNEWS.ID, LONDON – Sir Alex Ferguson telah merasakan hampir seluruh atmosfer paling panas di dunia sepak bola selama 26 tahun menangani Manchester United. Dari rivalitas di Premier League hingga perjalanan di Liga Champions, Ferguson terbiasa menghadapi tekanan luar biasa dari suporter tuan rumah.
Namun, di antara stadion-stadion yang pernah dikunjunginya, ada satu tempat yang mendapat pujian khusus dari legenda Manchester United tersebut: St James’ Park, markas Newcastle United.
Ferguson Terpukau Atmosfer St James’ Park
Pada musim 1995/96, Newcastle bahkan sempat unggul 12 poin atas Manchester United dalam perburuan gelar. Tim asuhan Kevin Keegan ketika itu tampil impresif dan menjadi ancaman serius bagi dominasi United.
Keegan juga terkenal dengan pernyataannya dalam siaran langsung televisi bahwa ia akan sangat senang jika Newcastle mampu mengalahkan Manchester United dalam perebutan gelar.
Namun, Manchester United akhirnya mampu membalikkan keadaan. Salah satu kemenangan penting mereka terjadi ketika bertandang ke St James’ Park dan mengalahkan Newcastle dengan skor 1-0.
Meski datang sebagai tim tamu, Ferguson justru terkesan dengan dukungan suporter Newcastle.
“Dukungan mereka luar biasa. Atmosfernya luar biasa. Fans Newcastle benar-benar di luar dunia. Mereka fantastis. Itu adalah pertandingan terpenting selama bertahun-tahun.”
Ferguson bahkan menggambarkan pertandingan tersebut seperti bermain “di sarang singa”, menggambarkan betapa beratnya tekanan yang diberikan publik tuan rumah kepada timnya.
Bukan Anfield atau Highbury
Menariknya, stadion yang mendapat pujian Ferguson bukanlah Anfield milik Liverpool atau Highbury, markas Arsenal pada era Arsene Wenger.
St James’ Park justru meninggalkan kesan yang sangat kuat bagi Ferguson karena karakter suporter Newcastle yang dikenal sangat vokal dan fanatik.
Stadion tersebut memiliki kapasitas sekitar 52.000 penonton dan telah menjadi salah satu venue paling ikonik dalam sepak bola Inggris.
Newcastle memang sempat mengalami periode sulit setelah era Keegan berakhir. Klub tersebut beberapa kali berjuang menghindari degradasi dan bahkan sempat turun ke divisi kedua.
Namun, atmosfer luar biasa di Tyneside kembali menjadi sorotan setelah Newcastle bangkit sebagai kekuatan baru di sepak bola Inggris.
Mbappe Juga Terpukau
Atmosfer St James’ Park bahkan mendapat pengakuan dari bintang sepak bola dunia, Kylian Mbappe.
Saat masih memperkuat Paris Saint-Germain (PSG), Mbappe pernah merasakan langsung tekanan suporter Newcastle dalam pertandingan Liga Champions di Tyneside. PSG ketika itu harus menelan kekalahan telak 1-4.

Mbappe kemudian memasukkan St James’ Park ke dalam tiga stadion dengan atmosfer terbaik yang pernah ia rasakan.
Hal tersebut menunjukkan bahwa reputasi St James’ Park sebagai salah satu stadion dengan atmosfer paling intimidatif di Eropa bukan sekadar cerita dari masa lalu.
Bagi Ferguson, pengalaman menghadapi Newcastle pada musim 1995/96 menjadi salah satu bukti bahwa dukungan suporter dapat memberikan tekanan luar biasa kepada tim tamu. Dan meski Manchester United akhirnya keluar sebagai pemenang, atmosfer yang diciptakan publik St James’ Park justru menjadi bagian yang paling berkesan bagi sang manajer legendaris.

