TERMINALNEWS.ID, LONDON – Legenda sepak bola Inggris, Liverpool, dan Newcastle United, Kevin Keegan, meninggal dunia pada usia 75 tahun. Kabar duka tersebut diumumkan pada Senin (waktu setempat), setelah Keegan diketahui didiagnosis menderita kanker pada awal tahun ini.
Dalam pernyataan resmi, keluarga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian mantan pemain sekaligus pelatih tim nasional Inggris tersebut.
“Dengan kesedihan yang mendalam kami mengumumkan bahwa Kevin Keegan telah meninggal dunia. Kevin berjuang melawan penyakitnya dan didampingi istri serta kedua putrinya pada saat-saat terakhirnya,” demikian pernyataan keluarga, dikutip dari Sky News.
Keluarga juga mengenang Keegan sebagai sosok suami, ayah, dan kakek yang penuh kasih. Mereka turut menyampaikan terima kasih kepada tim medis yang merawatnya selama menjalani pengobatan serta meminta privasi di tengah masa berkabung.

Kevin Keegan dikenang sebagai salah satu pesepak bola terbaik Inggris sepanjang masa. Selama karier profesionalnya, ia membela sejumlah klub, di antaranya Scunthorpe United, Liverpool, Hamburg, Southampton, Newcastle United, dan Blackburn Rovers.
Ia mencatat hampir 750 penampilan di level klub dan meraih berbagai gelar bergengsi. Bersama Liverpool, Keegan memenangkan empat gelar Divisi Pertama Inggris (kini Premier League) dan menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah klub.
Puncak karier individunya datang saat memperkuat Hamburg di Bundesliga. Keegan sukses meraih Ballon d’Or secara beruntun pada 1978 dan 1979, menjadikannya salah satu pemain Inggris tersukses di pentas Eropa.

Selain itu, Keegan juga memperkuat tim nasional Inggris sebagai pemain sebelum kemudian dipercaya menjadi pelatih The Three Lions.
Setelah gantung sepatu, Keegan melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih dengan menangani Newcastle United, Fulham, Manchester City, dan tim nasional Inggris.
Prestasi paling dikenang datang bersama Newcastle United. Saat mengambil alih klub pada 1992, Newcastle tengah terancam degradasi di Divisi Dua. Keegan berhasil membangkitkan performa tim, membawa mereka promosi ke Premier League setahun kemudian, dan membentuk skuad yang dijuluki “The Entertainers”, yang finis sebagai runner-up Liga Inggris pada musim 1994/95 dan 1995/96.
Newcastle United turut menyampaikan belasungkawa melalui pernyataan resmi. Klub berjuluk The Magpies itu menyebut Keegan sebagai salah satu figur paling berpengaruh dan paling dicintai dalam sejarah mereka.
Klub menyatakan bahwa Keegan bukan hanya legenda sebagai pemain maupun pelatih, tetapi juga sosok yang menghidupkan harapan dan kebanggaan bagi para pendukung Newcastle melalui gaya bermain tim yang atraktif dan penuh semangat.
Newcastle menegaskan bahwa warisan Keegan tidak hanya diukur dari jumlah pertandingan atau hasil yang diraih, melainkan dari inspirasi yang ia berikan kepada jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Klub juga menyatakan akan mempertimbangkan bentuk penghormatan khusus untuk mengenang kehidupan dan jasa sang legenda.
Sementara itu, Southampton juga memberikan penghormatan dengan mengenang Keegan sebagai sosok yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi para pendukung klub saat bermain di Stadion The Dell.
Kevin Keegan meninggalkan warisan besar dalam dunia sepak bola, baik sebagai pemain maupun pelatih. Dengan koleksi empat gelar liga bersama Liverpool, dua trofi Ballon d’Or, serta keberhasilannya membangkitkan Newcastle United menjadi salah satu tim paling menarik di Inggris, namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu ikon terbesar sepak bola Inggris.

Riwayat Transfer Kevin Keegan
| Tahun | Dari | Ke | Nilai Transfer |
|---|---|---|---|
| 1971 | Scunthorpe United | Liverpool | £35.000 (sekitar Rp770 juta dengan kurs Rp22.000/£) |
| 1977 | Liverpool | Hamburg | £500.000 (sekitar Rp11 miliar) |
| 1980 | Hamburg | Southampton | £420.000 (sekitar Rp9,24 miliar) |
| 1982 | Southampton | Newcastle United | £100.000 (sekitar Rp2,2 miliar) |


