TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Perjalanan karier Dica Melo menjadi bukti bahwa bakat dan kerja keras dapat membuka peluang di luar rencana awal. Sejak kecil diarahkan orang tuanya untuk menekuni dunia musik sebagai drumer, remaja berusia 14 tahun itu kini justru mulai mencuri perhatian sebagai aktris sinetron.
Putri kedua dr. Dhodont tersebut belakangan semakin sering tampil di layar kaca Indosiar. Berkat penampilannya yang menarik dan kemauan untuk terus belajar, Dica mulai dipercaya membintangi sejumlah judul sinetron.
“Alhamdulillah, sekarang Dica mulai banyak mendapat tawaran bermain sinetron di Indosiar,” ujar Dica Melo sambil tersenyum saat ditemui usai latihan bersama The Morbius Band di Chic’s Musik, Rawamangun, Jakarta Timur, belum lama ini.

Meski namanya mulai dikenal di dunia akting, Dica mengaku tak pernah membayangkan akan berkarier sebagai pemain sinetron. Ia menyebut kemampuan aktingnya masih terus berkembang melalui proses belajar secara mandiri.
“Saya belajar akting secara otodidak. Banyak belajar dari para artis senior saat syuting dan juga arahan sutradara,” tuturnya.
Siswi kelas 1 Sekolah Menengah Merdeka Jatibening, Bekasi, itu menganggap setiap kesempatan syuting sebagai ruang belajar untuk mengasah kemampuan.

“Setiap syuting saya manfaatkan untuk belajar. Saya ingin terus meningkatkan kemampuan akting dengan banyak bertanya dan memperhatikan arahan para senior maupun sutradara,” katanya.
Di tengah kesibukan syuting, Dica tetap berkomitmen menjalani dua dunia yang sama-sama dicintainya. Selain aktif sebagai aktris, ia juga masih menjadi drumer The Morbius Band dan terus berlatih bersama grup musik tersebut.
Dalam waktu dekat, Dica kembali menyapa penonton melalui program Kisah Nyata Spesial episode “Teori Karma Dalam Hidupku” yang dijadwalkan tayang di Indosiar pada Jumat, 17 Juli 2026, pukul 15.00 WIB.

Langkah Dica Melo di industri hiburan menunjukkan perjalanan yang terus berkembang. Berawal dari dunia musik, kini ia perlahan membangun karier di dunia seni peran dengan semangat belajar, disiplin, dan optimisme untuk meraih prestasi yang lebih besar.


