TERMINALNEWS.ID, DALLAS – Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, mengecam sejumlah media penyiar, termasuk ITV, yang dinilainya berusaha menciptakan kesan adanya perpecahan di dalam skuad Inggris selama Piala Dunia.
Inggris memastikan lolos ke babak semifinal Piala Dunia setelah mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 pada Sabtu. Meski meraih kemenangan, pelatih Thomas Tuchel mengaku tidak puas dengan performa anak asuhnya.
“Kami membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi diri sendiri. Hasilnya memang luar biasa, tetapi kami tidak senang dengan penampilan tim,” ujar Tuchel usai laga.
Pelatih asal Jerman itu menilai Inggris tampil di bawah standar.

“Dalam segala aspek. Kami bermain ceroboh, melakukan banyak kesalahan teknis, tidak cukup cepat, dan hari ini kami cukup beruntung,” katanya. “Ini bukan soal mentalitas. Kami harus bermain jauh lebih baik.”
Tak lama setelah pertandingan berakhir, gelandang Jude Bellingham dimintai tanggapan mengenai komentar sang pelatih.
“Ya, terserah saja. Bermain di lapangan tadi sangat sulit. Semua pemain sudah bekerja keras, jadi apresiasi saya diberikan kepada mereka yang telah berjuang hingga akhir,” kata Bellingham.
Dalam wawancara lainnya, Bellingham menilai kondisi pertandingan tidak mudah dihadapi.
“Mungkin dia tidak tahu seperti apa rasanya bermain dalam kondisi seperti itu menghadapi Erling Haaland, Martin Ødegaard, Antonio Nusa, dan Alexander Sørloth. Itu bukan tim yang mudah dilawan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kemenangan tidak selalu diraih dengan permainan indah.
“Kami berusaha menciptakan suasana positif. Anda tidak bisa selalu menang dengan menguasai bola dan mengalirkan seribu operan. Terkadang Anda harus menang dengan cara yang sulit, dan malam ini kami berhasil melakukannya.”
Harry Kane kemudian membela Tuchel sekaligus mengkritik media Inggris yang dianggap mencoba membesar-besarkan perbedaan pendapat di dalam tim.
“Ketika baru lima menit pertandingan selesai lalu ditanya soal komentar pelatih, sementara Jude belum benar-benar tahu apa yang dikatakan, lalu apa yang sebenarnya diharapkan dari jawabannya?” ujar Kane kepada BBC.
“Kami baru saja melewati pertandingan yang sangat berat. Sangat mudah mencoba menciptakan kesan adanya perpecahan. Sepertinya itu memang kebiasaan media Inggris setiap turnamen besar.”

Menurut Kane, kondisi di dalam skuad justru sangat solid.
“Faktanya justru sebaliknya. Kami bisa berada di posisi ini karena kebersamaan yang luar biasa, bukan hanya antarpemain, tetapi juga dengan pelatih dan staf. Kadang sesuatu dibesar-besarkan melebihi kenyataannya.”
Kane juga menegaskan seluruh pemain memahami maksud kritik yang disampaikan Tuchel.
“Kami tahu apa yang dimaksud pelatih. Para pemain di lapangan lebih tahu kapan kami bermain baik dan kapan tidak. Itu bagian dari sepak bola.”
Ia menambahkan bahwa Tuchel selama ini selalu memberikan apresiasi terhadap mentalitas skuad Inggris.
“Pelatih mengatakan mentalitas tim berada di level tertinggi, dan itu mungkin merupakan aspek yang paling sulit dibangun. Dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia karena suatu alasan. Ucapannya selalu tulus dan tidak dibuat-buat, sehingga kami percaya dengan apa yang dia katakan.”
Inggris dijadwalkan menghadapi Argentina pada Rabu, 15 Juli, dalam laga semifinal Piala Dunia. Pemenang pertandingan tersebut akan memastikan satu tempat di partai final.


