BerandaSportSoccerPiala Dunia 2026: Cuaca...

Piala Dunia 2026: Cuaca Ekstrem Ancam Laga Inggris vs Norwegia, Kick-off Berpotensi Ditunda

TERMINALNEWS.ID, MIAMI – Tim nasional Inggris kembali menghadapi ancaman cuaca ekstrem menjelang pertandingan perempat final Piala Dunia melawan Norwegia yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam waktu setempat di Hard Rock Stadium, Miami, Amerika Serikat. Kondisi panas, kelembapan tinggi, dan potensi badai petir disebut dapat menyebabkan penundaan kick-off.

Sebelumnya, Inggris juga mengalami gangguan serupa saat menghadapi Meksiko di babak 16 besar. Pertandingan yang digelar di Stadion Azteca, Mexico City, sempat ditunda selama satu jam akibat badai petir.

Meski demikian, The Three Lions berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Meksiko, sekaligus menjadi negara ketiga yang mampu mengalahkan El Tri di kandang dalam 90 pertandingan.

Baca Juga :   John Herdman: Tekanan Adalah Berkah untuk Timnas Indonesia

Menjelang duel melawan Norwegia, suhu di Miami diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius saat jadwal kick-off pukul 17.00 waktu setempat. Namun, karena tingkat kelembapan yang sangat tinggi, suhu yang dirasakan diperkirakan mendekati 45 derajat Celsius.

Meteorolog Florida, Matt Devitt, bahkan mengeluarkan peringatan yang tidak biasa melalui media sosial X.

Ia menyatakan untuk pertama kalinya menerbitkan “Swamp Ass Warning” atau peringatan kondisi panas dan lembap ekstrem yang diperkirakan melanda seluruh wilayah Florida selama tiga hari.

Menurut Devitt, kombinasi suhu tinggi dan kelembapan membuat suhu yang dirasakan berkisar 105 hingga 114 derajat Fahrenheit, atau sekitar 40,6 hingga 45,6 derajat Celsius. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga tubuh tetap sejuk dan menghindari paparan panas berlebihan.

Baca Juga :   Anggota Kongres AS Minta Presiden FIFA Gianni Infantino Bersaksi soal Hubungannya dengan Donald Trump

Istilah “Swamp Ass” merupakan ungkapan populer di Amerika Serikat yang menggambarkan kondisi tubuh menjadi sangat lembap dan berkeringat akibat udara yang panas serta kelembapan tinggi. Dalam kondisi seperti itu, keringat sulit menguap sehingga tubuh terasa lebih gerah.

Selain panas ekstrem, prakiraan cuaca juga menunjukkan kemungkinan badai petir sesaat sebelum pertandingan hingga selama laga berlangsung.

Berdasarkan regulasi olahraga di Amerika Serikat, pertandingan harus dihentikan apabila terdeteksi sambaran petir dalam radius 8 mil atau sekitar 12,9 kilometer dari stadion.

Setiap kali terjadi sambaran petir baru di dalam radius tersebut, pertandingan akan ditunda sedikitnya 30 menit demi keselamatan pemain, ofisial, dan penonton.

Panitia penyelenggara juga akan memantau Wet-Bulb Globe Temperature (WBGT), yaitu indeks yang mengukur tingkat tekanan panas terhadap tubuh, sebanyak dua kali, yakni 90 menit dan 60 menit sebelum kick-off.

Baca Juga :   Laga Al Nassr vs Al Wasl di Liga Champions Asia Resmi Ditunda AFC

Hasil pengukuran tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan apakah pertandingan dapat dimulai sesuai jadwal atau perlu ditunda.

Konversi satuan:

  • 8 mil12,9 kilometer.
  • 105–114°F40,6–45,6°C.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Roberto De Zerbi Rombak Tottenham, Belanja Besar Demi Bangkit di Musim 2026/2027

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Pelatih anyar Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, langsung...

Leapmotor C10 Resmi Meluncur di Indonesia, Tawarkan SUV Listrik Premium untuk Keluarga Modern

TERMINALNEWS.ID, TANGERANG – PT Indomobil National Distributor resmi menghadirkan Leapmotor C10...

Black Brothers Tampil Lagi di Acara HIKMU Jakarta, Ternyata Memiliki Akar dari Ternate

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Nama Black Brothers kembali menggema di panggung musik...

Mobil Instalasi Pengolahan Air Bersih PUPR Jawa Barat Untuk Perumda Tirta Kahuripan Leuwiliang Siap Bantu Warga Kekeringan

Laporan wartawan Terminalnews.ID/Je Sukapura TERMINALNEWS.ID, BOGOR - Upaya Persiapan teknis yang dilakukan...

- A word from our sponsors -