BerandaNasionalKampanye “Aku Net-Zero Hero”...

Kampanye “Aku Net-Zero Hero” Dorong Gaya Hidup Rendah Karbon, Libatkan Masyarakat Luas

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID – Momentum Hari Bumi dimanfaatkan sejumlah pihak untuk mendorong aksi nyata menghadapi perubahan iklim. Melalui kolaborasi lintas sektor, IDXCarbon bersama Pertamina New & Renewable Energy, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan Jejakin meluncurkan kampanye “AKU NET-ZERO HERO” di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (22/4/2026).

Kampanye ini bertujuan mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup rendah karbon melalui langkah sederhana, terukur, dan mudah diakses, salah satunya melalui fitur Livin’ Planet di aplikasi Livin’ by Mandiri.

Dalam inisiatif ini, Pertamina NRE kembali menghadirkan kredit karbon yang berasal dari proyek pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei. Sebelumnya, perusahaan juga telah memperdagangkan kredit karbon dari proyek panas bumi Lahendong.

Baca Juga :   PLN UID Jakarta Raya Gelar Apel Siaga Natal Dan Tahun Baru

Melalui kampanye ini, masyarakat diperkenalkan pada konsep carbon offset, yakni mekanisme kompensasi emisi karbon dengan membeli kredit karbon yang mendukung proyek penurunan emisi terverifikasi.

Direktur Sumber Daya Manusia & Penunjang Bisnis Pertamina NRE, A.A.A. Indira Pratyaksa, menjelaskan bahwa setiap aksi individu dalam offsetting memiliki dampak nyata terhadap lingkungan.

“Ketika seseorang melakukan offsetting, ia turut mendukung proyek nyata seperti pengolahan limbah menjadi energi di Sei Mangkei. Inilah esensi transisi energi, di mana langkah kecil dapat menghasilkan dampak berkelanjutan,” ujarnya.

Proyek PLTBg Sei Mangkei sendiri memiliki kapasitas 2,4 megawatt (MW) dan memanfaatkan limbah cair kelapa sawit (palm oil mill effluent/POME) menjadi energi listrik. Inisiatif ini turut berkontribusi dalam menekan emisi gas metana yang berdampak signifikan terhadap perubahan iklim.

Baca Juga :   Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Internasional TPPO di Bahrain.

Peluncuran kampanye ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas literasi publik terkait pasar karbon serta membangun ekosistem yang inklusif dan kredibel. Dengan keterlibatan masyarakat luas, kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target net zero emission Indonesia pada 2060.

Indira menegaskan bahwa dampak perubahan iklim sudah dirasakan saat ini, sehingga membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk individu.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuat kontribusi individu menjadi lebih mudah, terukur, dan terhubung langsung dengan dampak nyata di lapangan,” kata dia.[*]

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -

spot_img