MADRID, TERMINALNEWS.ID – Atletico Madrid meraih kemenangan penting 2-0 atas Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi tim asal ibu kota Spanyol untuk melangkah ke babak berikutnya.
Dua gol kemenangan Atletico dicetak oleh Julian Alvarez dan pemain pengganti Alexander Sorloth. Meski Barcelona tampil menekan dan menciptakan sejumlah peluang emas, mereka gagal memaksimalkannya menjadi gol. Sebaliknya, Atletico tampil lebih efektif dalam penyelesaian akhir.
Atletico sudah unggul sejak babak pertama berkat gol tendangan bebas spektakuler Alvarez di Camp Nou. Sepakan tersebut terjadi setelah ia dilanggar oleh bek muda Barcelona, Pau Cubarsi, di penghujung paruh pertama.
Wasit Istvan Kovacs awalnya hanya memberikan kartu kuning kepada Cubarsi atas pelanggaran tersebut. Keputusan itu sempat memicu protes dari pelatih Diego Simeone, para pemain, serta bangku cadangan Atletico.
Namun, setelah meninjau ulang melalui VAR di pinggir lapangan, Kovacs akhirnya mengubah keputusannya menjadi kartu merah. Itu menjadi kartu merah ketiga yang ia keluarkan sepanjang musim Liga Champions ini.

Kartu merah tersebut membuat Cubarsi mencatatkan rekor yang tidak diinginkan. Ia menjadi pemain remaja pertama dalam sejarah Liga Champions yang menerima dua kartu merah dalam satu musim, setelah sebelumnya juga diusir saat menghadapi Chelsea FC.
Akibat hukuman tersebut, Barcelona dipastikan kehilangan Cubarsi pada leg kedua di markas Atletico Madrid. Absennya sang bek muda bisa menjadi kerugian besar bagi tim asuhan Hansi Flick, mengingat perannya yang cukup vital musim ini.
Barcelona kini menghadapi tugas berat saat bertandang ke Madrid pekan depan. Meski demikian, kemenangan 2-1 yang mereka raih di kompetisi domestik akhir pekan lalu bisa menjadi suntikan motivasi untuk membalikkan keadaan.


