BerandaLuar NegeriKepala Staf IDF Peringatkan...

Kepala Staf IDF Peringatkan Krisis Personel, Desak Pemerintah Segera Ubah Undang-Undang Wajib Militer

TEL AVIV, TERMINALNEWS.ID – Kepala Staf militer Israel (IDF), Letnan Jenderal Eyal Zamir, kembali memperingatkan parlemen pada Rabu bahwa militer akan menghadapi “dampak serius” jika pemerintah tidak segera mengesahkan undang-undang untuk mengatasi kekurangan personel.

Pernyataan itu disampaikan Zamir sebagai respons atas surat anggota Knesset yang mengkritik penarikan satu batalion pasukan cadangan dari Tepi Barat. Kritik tersebut muncul setelah adanya insiden penahanan dan dugaan kekerasan terhadap kru CNN oleh pasukan, yang disebut-sebut membawa ideologi sayap kanan ekstrem.

Dalam surat balasannya tertanggal 30 Maret, Zamir menyebut surat para anggota parlemen tersebut sebagai hal yang “penting.” Ia juga menegaskan perlunya perhatian serius terhadap kondisi prajurit, khususnya sistem pasukan cadangan, serta mendesak para legislator untuk menjalankan tanggung jawab mereka.

Baca Juga :   Kegembiraan Jemaah Haji Selesaikan Rangkaian Armuzna

Zamir menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi militer saat ini adalah meningkatnya misi operasional, termasuk perlindungan wilayah perbatasan dan upaya pencegahan ancaman sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Ia sebelumnya telah beberapa kali meminta pemerintah untuk memperpanjang masa wajib militer pria menjadi 36 bulan, setelah sebelumnya dipangkas menjadi 30 bulan pada Agustus 2024. Menurutnya, kebijakan tersebut akan memperburuk krisis tenaga militer, terutama saat gelombang pertama prajurit dengan masa dinas lebih singkat mulai menyelesaikan tugasnya pada 2027.

146d07e6 bb5c 4d41 a8bb 7935f850726a 0 640x400 1
Kepala Staf IDF Peringatkan Krisis Personel, Desak Pemerintah Segera Ubah Undang-Undang Wajib Militer (toi)

“Konsekuensinya adalah penurunan signifikan kekuatan militer, yang akan terlihat dari kekurangan ribuan prajurit tempur dan personel pendukung,” ujar Zamir.

Ia juga menyoroti bahwa beban terbesar akan ditanggung oleh pasukan cadangan dan keluarga mereka. “Mereka yang akan terus-menerus dipanggil untuk bertugas,” katanya.

Baca Juga :   Indonesia Tawarkan PP TUNAS sebagai Standar Global Perlindungan Anak di Dunia Digital

Zamir mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali memperingatkan pemerintah, termasuk dalam rapat kabinet dan forum komite pertahanan parlemen. Ia meminta percepatan pembahasan tiga regulasi penting yang memengaruhi kesiapan militer, yaitu perpanjangan masa wajib militer, perubahan sistem pemanggilan pasukan cadangan, serta undang-undang rekrutmen yang sesuai dengan kebutuhan militer saat ini.

Di sisi lain, pemerintah Israel tengah mengupayakan pengesahan undang-undang yang memberikan pengecualian luas bagi pelajar yeshiva ultra-Ortodoks (Haredi) dari wajib militer. Kebijakan ini menuai kritik dari petinggi militer, jaksa agung, dan berbagai pihak lain karena dinilai menciptakan ketimpangan dan tidak mampu mengatasi kekurangan personel.

Militer Israel sebelumnya menyatakan kebutuhan mendesak akan sekitar 12.000 personel baru, sebagian besar untuk posisi tempur, menyusul tekanan besar akibat konflik yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :   Penerbangan Air India: Lebih dari 200 Tewas Setelah Boeing 787 Jatuh di Ahmedabad

Diperkirakan sekitar 80.000 pria ultra-Ortodoks berusia 18 hingga 24 tahun memenuhi syarat untuk wajib militer, namun belum bergabung.

Menutup pernyataannya, Zamir menegaskan bahwa dengan meningkatnya tantangan di masa depan, militer Israel membutuhkan penguatan kapasitas. “Kami memerlukan angkatan bersenjata yang besar dan kuat,” ujarnya.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Menpar Widiyanti: Travel Meet Asia 2026 Jadi Jembatan Strategis Industri Pariwisata Asia

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya kolaborasi...

Manchester United Bidik Striker Sunderland Brian Brobbey, Harga Transfer Bisa Tembus Ratusan Miliar Rupiah

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER - Manchester United dikabarkan tengah menunjukkan ketertarikan untuk mendatangkan...

The Devil Wears Prada 2 Siap Tayang: Anne Hathaway Kembali ke Dunia Runway dengan Bonus Gag Reel Eksklusif

TERMINALNEWS.ID, LOS ANGELES - Film sekuel yang sangat dinanti, The Devil...

Kementerian UMKM Resmi Terbitkan Aturan Lindungi Seller Online

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi...

- A word from our sponsors -

spot_img