JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Budi Luhur University (UBL) menegaskan komitmennya membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung internasional melalui program “Local Roots, Global Impact”. Komitmen tersebut disampaikan langsung Rektor UBL, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/3/2026).
Konferensi pers tersebut dihadiri Ketua Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro, MBA, Ketua BPH Budi Luhur Cakti Julian Bongsoikrama, BA., MSc., jajaran pimpinan universitas, dekan fakultas, dosen, serta perwakilan mahasiswa berprestasi. Momentum ini menjadi penanda arah baru strategi globalisasi UBL yang disiapkan secara bertahap dan terstruktur hingga 2055.
Rektor Prof. Agus Setyo Budi menegaskan, globalisasi pendidikan bukan sekadar slogan, melainkan implementasi nyata dalam kurikulum, penelitian, kolaborasi internasional, serta penguatan karakter mahasiswa.
“Universitas bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi ekosistem pembentuk karakter, kompetensi akademik, dan daya saing global. Kolaborasi internasional menjadi kunci untuk mewujudkan visi tersebut,” ujar Agus.
Perluas Student Mobility dan Kerja Sama Global
Dalam kerangka Budi Luhur University Go Global, UBL memperluas program student mobility dan pertukaran internasional dengan sejumlah kampus ternama di Asia dan Eropa.
Di Jepang, UBL menjalin kemitraan dengan Meiji University, Kanda Institute of Foreign Languages, serta Chiba Institute of Science. Program yang dijalankan meliputi perkuliahan internasional, praktik laboratorium, penelitian kolaboratif, hingga magang profesional.
Selain Jepang, UBL juga bekerja sama dengan Anadolu University di Turki, khususnya untuk pertukaran mahasiswa di bidang manajemen dan ekonomi. Program serupa juga dibuka di Korea Selatan dan Taiwan dengan fokus integrasi teknologi, budaya, dan praktik profesional.
Seorang mahasiswa Teknik Informatika yang mengikuti program di Meiji University mengaku mendapatkan pengalaman belajar dalam tim multikultural serta bimbingan dosen internasional.
“Pengalaman ini membuka cara berpikir baru dan melatih kemampuan adaptasi kami untuk bersaing di pasar kerja global,” ujarnya.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi yang mengikuti pertukaran di Turki juga menyampaikan manfaat serupa. Ia menilai keterlibatan dalam proyek internasional memperkuat rasa percaya diri dan pemahaman praktik bisnis global.
Kurikulum OBE dan Sertifikasi Profesional
Untuk memperkuat daya saing lulusan, UBL menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di seluruh program studi. Kurikulum ini dikombinasikan dengan sertifikasi profesional nasional dan internasional, terutama di bidang teknologi informasi, manajemen bisnis, dan riset ilmiah.
Dengan pendekatan tersebut, lulusan UBL tidak hanya menguasai teori akademik, tetapi juga kompetensi praktis yang diakui secara global. Strategi ini menjadi bagian penting dalam mendorong reputasi Budi Luhur University Go Global.
Empat Pilar dan Roadmap 2055
UBL menekankan filosofi “Membangun Generasi Cerdas Berbudi Luhur” melalui empat pilar utama, yakni kecerdasan akademik, karakter luhur, daya saing global, serta kolaborasi dan inovasi.
Secara roadmap, pengembangan UBL dibagi dalam beberapa tahap. Periode 2002–2024 difokuskan pada penguatan fondasi akademik dan internasionalisasi nasional. Tahap 2026–2029 diarahkan pada ekspansi global melalui peningkatan kerja sama luar negeri dan student mobility.
Selanjutnya, periode 2030–2055 ditargetkan menjadikan UBL sebagai universitas riset dan pengabdian masyarakat berstandar global. Setelah 2055, UBL menargetkan diri sebagai institusi pendidikan tinggi dengan dampak global berkelanjutan.
Roadmap tersebut juga mencakup penguatan empat aspek utama, yakni Teaching University, Research University, Community Service University, dan Global Engagement.
Prestasi dan Pengakuan Internasional
Sejumlah capaian internasional turut memperkuat langkah globalisasi UBL. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi tercatat menjuarai kompetisi inovasi teknologi di Jepang. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis juga mempresentasikan riset kolaboratif dalam konferensi internasional di Turki.
Selain itu, lulusan UBL memperoleh berbagai sertifikasi profesional internasional yang meningkatkan daya saing di pasar kerja global.
Rektor menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing di level internasional tanpa meninggalkan identitas nasional.
“Lulusan masa depan tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, etis, dan mampu beradaptasi di lingkungan global. Kami ingin dunia mengenal kualitas pendidikan Indonesia melalui lulusan UBL,” tegas Agus.
Akses Beasiswa dan Inklusivitas
Sebagai bagian dari strategi penguatan akses pendidikan, UBL menyediakan sejumlah program beasiswa, antara lain Beasiswa Akademik, Beasiswa Atlet dan Non-Akademik, Beasiswa Nusantara, serta Beasiswa Rangking.
Program ini membuka peluang bagi mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus kesempatan mengikuti program internasional.
Dengan kombinasi student mobility, sertifikasi profesional, kolaborasi riset, dan dukungan beasiswa, Budi Luhur University Go Global menargetkan lahirnya generasi cerdas, berbudi luhur, adaptif, serta mampu memberi dampak positif di masyarakat global.
“Kami membangun generasi yang berakar pada nilai lokal, tetapi memiliki dampak global. Itulah komitmen Budi Luhur University,” tutup Prof. Agus.


