JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Sebanyak 16 klub dan Sekolah Sepak Bola (SSB) peserta Liga Soeratin Jakarta U-15 telah menyelesaikan seluruh tahapan verifikasi dan sesi foto. Proses tersebut resmi berakhir pada Minggu, 8 Februari 2026.
Sekretaris Panitia Liga Soeratin Jakarta U-15, Wem Fauzy, mengatakan seluruh peserta telah mengikuti agenda panitia dengan tertib sebagai bagian dari persiapan kompetisi.
“Alhamdulillah, 16 klub/SSB anggota Liga Soeratin Jakarta U-15 sudah menyelesaikan verifikasi dan sesi foto sesuai jadwal,” ujar Wem.
Sebelumnya, panitia juga telah menggelar drawing pembagian grup pada Jumat, 6 Februari 2026. Pengundian berlangsung di markas panitia, Jalan Daksipanati Raya, kawasan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur. Dari hasil drawing tersebut, peserta dibagi ke dalam dua grup, yakni Grup Timur dan Grup Barat.

Grup Timur dihuni oleh Batavia FC, Maesa Pararaiders FC, Persija Barat, ABC Wirayudha FC, Bintang Ragunan FC, Kemayoran FC, Farama FC, dan MC Utama FC.
Sementara itu, Grup Barat diisi PSF Academy, Rorotan United FC, Bina Taruna FC, Tunas Indonesia FC, Toyo Haryono FC, UMS, Taruma FC, serta Bina Mutiara FC.
Menariknya, dari total peserta, terdapat dua klub dengan sejarah panjang dalam sepak bola nasional. UMS yang berdiri sejak 1905 tercatat pernah melahirkan sejumlah legenda, seperti Risdianto, Mulyadi, Reny Salaki, dan Marsely Tambayong.
Sementara Bina Taruna, yang berdiri pada 1972, dikenal sebagai tempat berkembangnya nama-nama besar seperti Fakhri Husaini, Ponirin Meka, GH Sutejo, hingga Pracoyo.
Panitia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh klub dan SSB yang telah mengikuti setiap tahapan dengan disiplin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua klub/SSB yang telah menjalani seluruh jadwal dengan tertib, rapi, dan presisi. Ini bagian dari latihan disiplin dalam membangun sistem kompetisi usia dini,” kata Wem.
Panitia juga berharap klub-klub yang belum sempat berpartisipasi musim ini dapat bersiap lebih matang ke depannya.
“Bagi klub yang belum bisa ikut karena terlambat mendaftar atau belum siap secara pemain dan pelatih, kami berharap pada musim 2027 sudah siap dan berani berpartisipasi dalam wadah pembinaan ini,” pungkasnya.

