JAKARTA, TERMINALNEWS.ID, – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari optimis Kontingen Indonesia kali ini akan mampu meraih prestasi lebih baik di Olimpiade Paris Perancis 2024. Hal ini terkait dengan masuknya cabang olahraga baru yaitu Panjat Tebing yang sudah meloloskan atletnya ke Olimpiade Paris 2024.
Olimpiade Paris 2024 Juli mendatang akan menjadi ajang Olimpiade pertama yang digelar setelah badai wabah Covid 2019. Paris 2024 akan menjadi edisi Olimpiade ke-33 sejak diperkenalkan tahun 1896.
Saat ini, Indonesia sudah mengamankan sebanyak lima cabang olahraga yang dipastikan tampil di Olimpiade musim panas di Paris Perancis mulai 26 Juli hingga 11 Agustus 2024. Tercatat sudah ada 7 atlet yang berhasil meloloskan diri ke ajang Olimpiade Paris kali ini. Mereka terdiri dari Rio Waida dari Selancar, Fathur Gustafian Menembak, Rahmad Adi Mulyono Panjat Tebing, Desak Maderita Kusuma Dewi Panjat Tebing, Rifda Irfana Luthfi Senam Artistik, Pasangan Diananda Choirunisa / Riau Egha Aghata Salsabila Panahan dan Arif Dwi Pangestu Panahan.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (National Olympic Committee/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari, optimis prestasi Indonesia khususnya raihan medali kontingen Indonesia saat berjuang di Olimpiade 2024 Paris bakal memuaskan.

Dengan lolosnya cabang baru sepeti Panjat Tebing, Menembak dan Selancar, ada harapan baru untuk menambah perolehan medali di Olimpiade Paris Juli mendatang. Okto berharap target medali bisa melebihi dari rekor medali kontingen Indonesia hingga saat ini yaitu 2 medali emas.
“Itu tiga atlet dari panahan, dua atlet dari panjat tebing. Insya Allah, dua-duanya ini berpeluang mendapat emas di Olimpiade,” ujar Okto.
Meski saat ini baru 7 atlet yang sudah memastikan tiket lolos ke Olimpiade Paris 2024, namun cabang langganan Olimpiade seperti Bulutangkis dan Angkat Besi dipastikan akan menyusul dalam perebutan tiket olimpiade.
“Sekarang ada cabang-cabang olahraga lain muncul yang sangat berpotensi bukan hanya mendapatkan medali, tapi Insya Allah akan memberikan emas-emas terbanyak,” kata Okto, saat Rapat Anggota dan Kongres Luar Biasa (RA/KLB) Komite Olimpiade Indonesia 2024 di hotel Fairmount Jakarta, Jumat 8 Maret 2024.

Keyakinan Okto meningkat karena banyak cabang olahraga baru yang berhasil merebut tiket Olimpiade Paris 2024. Sementara cabang Bulutangkis hingga kini belum memastikan tiket dan diperkirakan akan kembali menjadi kontingen terbesar diantara cabang olahraga lainnya dalam Kontingen Olimpiade Indonesia.
Cabang lainnya yang juga punya potensi untuk merebut medali adalah cabor angkat besi. Saat ini dua lifter angkat besi masih bersaing secara internal antara Eko Yuli Irawan dan juniornya Ricko Saputra dalam perebutan tiket menuju Olimpiade 2024 Paris.
Kedua lifter andalan Indonesia tersebut akan bersaing untuk mendapatkan jatah tiket pada IWF World Cup 2024 yang akan berlangsung di Phuket, Thailand, 31 Maret hingga 11 April 2024.
“Ya, saya dan Ricko akan bersaing untuk memperebutkan tiket kelas 61 kg ke Olimpiade 2024 Paris. Lolos atau tidaknya akan ditentukan di IWF World Cup 2024. Siapa yang terbaik dialah yang akan berangkat ke Paris,” kata Eko Yuli Irawan dikutip dari siaran pers PP PABSI.

Untuk memastikan tiket menuju Olimpiade Paris, menurut Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Pusat Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PP PABSI) Hadi Wihardja baik Eko maupun Ricko harus memiliki total angkatan terbaik di atas 300 kg di persaingan kelas 61 kg putra.
“Saat ini, Eko memiliki total angkatan terbaik 300 kg dan Rico dengan total angkatan 298 kg. Jadi, Eko dan Ricko harus minimal memiliki total angkatan 301kg untuk bisa lolos dan total angkatan tertinggi menjadi pemilik tiket ke Paris,” jelas Kabid Binpres PP PABSI, Hadi Wihardja.


