MIAMI, TERMINALNEWS.ID – Dwayne “The Rock” Johnson tampil dengan penampilan baru yang mengejutkan publik saat menghadiri Festival Film Venesia ke-82.
Foto-foto transformasinya langsung viral, membuat banyak orang hampir tidak mengenalinya.
Johnson hadir di acara tersebut untuk mempromosikan film terbarunya, The Smashing Machine, di mana ia berperan sebagai mantan juara UFC, Mark Kerr.
Namun, yang menjadi sorotan justru perubahan drastis tubuhnya. Biasanya dikenal dengan postur besar dan berotot, kali ini Johnson tampil lebih ramping setelah dilaporkan berhasil menurunkan bobot hingga sekitar 27 kilogram.
Perubahan ini memicu perdebatan di kalangan penggemar. Banyak spekulasi bermunculan, mulai dari dugaan penggunaan hingga penghentian steroid, meski tidak ada bukti Johnson pernah menggunakannya.

Untuk menjawab rasa penasaran publik, dua pelatih pribadi selebriti, Jill Charton dan Katie Boyd, memberikan analisis mereka.
Diet Ketat Jadi Kunci
Charton, yang pernah melatih aktris She-Hulk dan juga bekerja sama dengan tim basket LA Lakers, menilai transformasi Johnson lebih banyak dipengaruhi oleh pola makan ketat dibanding perubahan latihan.
Ia menyebut Johnson kemungkinan besar menjalani diet defisit kalori dengan asupan tinggi protein.
Senada, Boyd — yang pernah melatih anggota keluarga kerajaan Inggris — menduga menu Johnson didominasi protein tanpa lemak seperti ayam dan ikan putih, dipadukan dengan sayuran rendah karbohidrat seperti brokoli untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
“Perut rata dan tubuh ramping itu terbentuk dari dapur, bukan hanya dari gym,” ungkap Boyd kepada Daily Mail.
Keduanya juga meyakini Johnson tidak sering melakukan “cheat day” meski ia kerap memamerkan tumpukan pancake di media sosial. Boyd memperkirakan penampilan baru ini bisa dicapai hanya dalam waktu sekitar 12 minggu.
Lebih Banyak Kardio, Bukan Obat
Selain diet, porsi latihan kardio diyakini lebih dominan dalam rutinitas Johnson kali ini. Meskipun tetap berlatih angkat beban, ia diperkirakan berfokus pada beban ringan dengan repetisi lebih banyak untuk membakar kalori sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.
Boyd bahkan menduga Johnson menjalani kardio selama satu jam setiap pagi sebelum sarapan, lalu menambahkan sesi latihan intensif lima hingga enam kali dalam sehari.
Kedua pelatih itu sepakat bahwa transformasi ini murni hasil disiplin, tanpa bantuan obat penurun berat badan.
“Dedikasi sehari-hari dan konsistensi dalam pola makan serta latihan adalah kunci,” tutur Charton.
Peran yang Membuatnya Termotivasi
Johnson sendiri mengaku transformasi ini ia lakukan demi totalitas dalam memerankan Mark Kerr. Kepada The Hollywood Reporter, ia mengatakan perubahan fisik ini adalah tantangan yang membuatnya bersemangat.
“Saya sudah sangat beruntung dengan karier dan film-film yang saya buat selama ini. Tapi selalu ada suara kecil dalam hati saya yang berkata: ‘Bagaimana kalau saya bisa lebih lagi? Saya ingin melakukan lebih, dan seperti apa bentuknya?’” ujarnya.
The Smashing Machine dijadwalkan tayang di Inggris pada 3 Oktober mendatang.

