FLORIDA, TERMINALNEWS.ID – Perjalanan Maria Sharapova dari gadis kecil berusia tujuh tahun yang datang ke Florida dengan modal pinjaman 700 dolar AS hingga menjadi salah satu legenda tenis dunia kini mencapai puncaknya.
Pada Sabtu, mantan petenis nomor satu dunia itu resmi masuk ke International Tennis Hall of Fame di Newport, Rhode Island, bersama legenda ganda Mike dan Bob Bryan.
Sharapova, yang lahir di Nyagan, Rusia, menempuh jalannya sejak direkomendasikan oleh Martina Navratilova untuk berlatih di IMG Academy Bradenton bersama pelatih ternama Nick Bollettieri. Bakat luar biasanya membuat akademi tersebut memberikan beasiswa penuh kepadanya pada usia muda.
Karier Cemerlang Sharapova

Sharapova mengakhiri karier dengan:
-
36 gelar WTA
-
5 gelar Grand Slam (Wimbledon 2004, US Open 2006, Australian Open 2008, French Open 2012 & 2014)
-
Rekor 645 kemenangan – 171 kekalahan (.790)
-
Penghasilan lebih dari 28 juta dolar AS dari hadiah turnamen
-
Menjadi petenis nomor satu dunia pertama kali di usia 18 tahun.
Breakthrough terbesar datang pada Wimbledon 2004, ketika Sharapova yang baru berusia 17 tahun mengejutkan dunia dengan mengalahkan Serena Williams 6-1, 6-4 di final. Kemenangan ini sekaligus menjadikannya petenis Rusia pertama yang menjuarai Wimbledon.

“Final Grand Slam pertama Anda selalu jadi momen paling berkesan. Bagi saya, itu datang di usia 17 tahun di Wimbledon, melawan Serena Williams, dan saya benar-benar fearless,” kenang Sharapova.
Mental Baja dan Comeback
Dikenal dengan tinggi badan 188 cm dan pukulan baseline keras, senjata utama Sharapova justru ada pada mental baja dan etos kerja tanpa kompromi.
Ia membuktikannya saat menjuarai US Open 2006 dengan mengalahkan Justine Henin, lalu menambah gelar Australian Open 2008.
Namun, perjalanan tidak selalu mulus. Cedera bahu parah membuatnya harus absen panjang pada 2008 dan menjalani operasi.

Meski sempat jatuh ke luar peringkat 100 dunia, Sharapova bangkit luar biasa dengan menjuarai Roland Garros 2012. Gelar itu melengkapinya sebagai salah satu dari hanya tujuh petenis wanita di era Open yang berhasil meraih Career Grand Slam.
Ia bahkan kembali menjuarai Prancis Terbuka pada 2014 dengan mengalahkan Simona Halep.
Legasi Sharapova
Dengan lima gelar Grand Slam, status sebagai ikon global, dan cerita inspiratif tentang perjuangan dari keterbatasan menuju puncak dunia, Maria Sharapova kini resmi diabadikan sebagai legenda tenis dunia.

