JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Petenis putra asal Prancis, Arthur Gea, sukses merebut gelar juara tunggal putra pada ajang Amman Men’s World Tennis Championship Seri III M-25 yang berlangsung di Lapangan A, kawasan wisata ITDC Nusa Dua, Bali.
Pada partai final, Minggu (10/8/2025), Gea mengalahkan petenis Turki, Yanki Erel, melalui pertarungan ketat tiga set dengan skor 6-3, 3-6, 7-5.
Turnamen ini merupakan bagian dari kalender resmi ITF World Tennis Tour. Keberhasilan tersebut menjadi gelar perdana Gea di ajang M-25, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu petenis muda yang patut diperhitungkan.
Mengawali set pertama, Gea yang menjadi unggulan pertama tampil dominan. Petenis berperingkat 278 dunia itu bermain agresif dan menutup ruang bagi lawannya untuk mengembangkan permainan.
Erel yang pernah menjuarai turnamen ini dua tahun lalu di Jakarta, kesulitan membalas serangan Gea. Set pertama berakhir dengan kemenangan Gea 6-3.
Namun, situasi berbalik di set kedua. Erel, petenis kidal asal Turki, mengubah pola permainan dengan memanfaatkan servis keras dan variasi pukulan voli di depan net.
Strategi ini efektif mematahkan dominasi Gea. Erel pun membalas dengan kemenangan 6-3 di set kedua, memaksa pertandingan berlanjut ke rubber set.
Pada set penentuan, kedua petenis mempertontonkan permainan intens dengan reli-reli panjang dan pukulan presisi.
Erel sempat unggul 5-4 dan berpeluang menutup laga saat memegang servis. Namun, Gea menunjukkan mental juara dengan mematahkan servis lawan, menyamakan kedudukan 5-5, lalu memimpin 6-5.
Pada game terakhir, Gea kembali mematahkan servis Erel untuk menutup set ketiga dengan skor 7-5.
Usai menerima trofi juara dan hadiah uang sebesar 4.612 dolar AS, Gea mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian ini.
“Permainan saya di seri ketiga M-25 terus meningkat. Meski harus beradaptasi dengan udara tropis di Bali, saya bisa tampil stabil. Di set kedua saya sempat kesulitan saat Erel bermain agresif, tapi saya mencoba meminimalkan kesalahan dan bervariasi dalam serangan. Strategi itu membuahkan hasil,” ujar Gea.
Sementara itu, Erel yang harus puas sebagai runner-up dan berhak atas hadiah 2.701 dolar AS, mengakui kualitas lawannya.
“Saya harus mengakui Arthur bermain sangat baik di final. Saya masih perlu adaptasi dengan cuaca dan kondisi lapangan di sini,” kata Erel.
Selesai laga final tunggal putra Seri III, turnamen langsung berlanjut ke Seri IV M-25 dengan mempertandingkan babak kualifikasi.
Sejumlah petenis Indonesia ikut serta, termasuk Gunawan Trismuwantara dan Tegar Abdi Wibowo yang berlaga tanpa peringkat dunia dan tanpa wildcard.
Hasil babak kualifikasi mencatat perbedaan nasib bagi keduanya. Tegar berhasil melaju setelah mengalahkan petenis India, Anup Bangardi, dengan skor 6-2, 7-5.
Sementara Gunawan harus tersingkir di babak pertama usai kalah dari petenis India lainnya, Maan Kesharwani.
Hasil Final Tunggal Putra Amman Men’s World Tennis Championship Seri III M-25
Arthur Gea (Prancis) mengalahkan Yanki Erel (Turki) 6-3, 3-6, 7-5
Dengan kemenangan ini, Arthur Gea menambah daftar juara baru di ITF World Tennis Tour Bali dan mengamankan poin penting untuk perbaikan peringkat dunia.
Turnamen ini masih akan berlanjut dengan persaingan ketat di Seri IV yang dijadwalkan berlangsung pekan ini di lokasi yang sama.

