JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Tiga petenis tunggal putra Indonesia mencatat hasil positif pada babak pertama Amman Men’s World Tennis Tour Championship M-15 seri kedua yang berlangsung di Bali Beach Country Club, kawasan ITDC, Nusa Dua, Bali, Rabu (30/7/2025).
Mereka adalah Gunawan Trismuwantara, Nathan Barki, dan Anthony Susanto, yang sukses menyingkirkan lawan-lawannya dan memastikan tiket ke babak kedua turnamen berhadiah total 15.000 dolar AS ini.
Meskipun cuaca sempat tak bersahabat dan memaksa sejumlah pertandingan mengalami penundaan, para petenis Indonesia menunjukkan mental tangguh dan daya juang tinggi untuk melaju ke babak selanjutnya.
Gunawan Tampil Solid Usai Kehilangan Set Pertama
Gunawan Trismuwantara membuka kemenangan bagi tuan rumah dengan mengalahkan petenis Ukraina, Vadym Konovchuk, melalui pertarungan tiga set yang berlangsung selama 2 jam 41 menit.
Meski sempat kehilangan set pertama dengan skor 6-7(8) akibat kehilangan fokus usai jeda karena hujan, petenis asal Sampang, Madura itu bangkit pada dua set berikutnya.
Dengan strategi permainan agresif dari baseline dan rali panjang, Gunawan berhasil menyamakan kedudukan dengan kemenangan 6-2 di set kedua.
Di set penentuan, Gunawan tampil dominan dan menutup pertandingan dengan skor telak 6-0.
“Saya puas dengan hasil hari ini meskipun sempat tegang di awal. Kondisi cuaca sempat mengganggu, tapi saya bisa kembali fokus dan bermain lebih lepas di dua set terakhir,” ujar Gunawan seusai pertandingan.
Nathan Barki Hentikan Unggulan Kedua
Keberhasilan Gunawan kemudian diikuti oleh Nathan Barki yang tampil meyakinkan saat menghadapi unggulan kedua asal Ukraina, Yurii Dzhavakian.
Dalam pertandingan berdurasi singkat, Nathan menang dua set langsung 6-0, 6-2 dalam waktu hanya 55 menit.
Finalis seri pertama pekan lalu ini tampil dominan sejak awal, memanfaatkan servis keras dan groundstroke tajam untuk menekan lawan. Set pertama bahkan diselesaikannya hanya dalam 19 menit.
“Cuaca memang bisa berubah kapan saja, dan kita sebagai atlet harus selalu siap. Fokus dan menjaga ritme permainan menjadi kunci kemenangan saya hari ini,” ujar Nathan yang dijadwalkan akan menghadapi petenis Jepang Yuto Oki di babak kedua.
Anthony Susanto Bungkam Wakil Italia
Sukses tiga petenis Indonesia dilengkapi oleh Anthony Susanto, semifinalis seri pertama yang bermain taktis saat berhadapan dengan Pietro Mugelli dari Italia. Bermain di lapangan F, Anthony menang straight set 6-1, 6-3.
Petenis yang baru saja memperkuat tim Piala Davis Indonesia di Vietnam itu tampil solid dalam menjaga area baseline dan menekan lawannya dengan variasi pukulan yang sulit ditebak. Selanjutnya, Anthony akan menghadapi Philip Sekulic asal Australia.
Berikut hasil lengkap pertandingan babak pertama yang digelar Rabu (30/7/2025):
1. Max Basing (GBR) mengalahkan Jonathan Irwanto (USA) 6-2, 7-6(4)
2. Gunawan Trismuwantara (INA) mengalahkan Vadym Konovchuk (UKR) 6-7(8), 6-2, 6-0
3. Nathan Barki (INA) mengalahkan Yurii Dzhavakian (UKR) 6-0, 6-2
4. Jack Loutit (NZL) mengalahkan Tomas Quesada Perez (ESP) 6-4, 6-2
5. Anthony Susanto (INA) mengalahkan Pietro Mugelli (ITA) 6-1, 6-3
6. Michael Zhu (USA) mengalahkan Finley Dyer (AUS) 6-1, 7-6(2)
Sementara itu, jadwal pertandingan babak kedua yang akan digelar Kamis (31/7/2025), antara lain:
Tunggal Putra:
Nathan Barki (INA) vs Yuto Oki (JPN)
Gunawan Trismuwantara (INA) vs Michael Zhu (USA)
Anthony Susanto (INA) vs Philip Sekulic (AUS)
Alexander Klincharov (AUS) vs Jack Loutit (NZL)
Max Basing (GBR) vs Enzo Aguirard (AUS)
Koki Matsuda (JPN) vs Alexander Chang (USA)
Taiyo Yamanaka (JPN) vs Azuma Visaya (USA)
Matthew Dellavedova (AUS) vs Lucca Liu (USA)
Ganda Putra:
Nathan Barki (INA)/Alexander Chan (USA) vs Koki Matsuda (JPN)/Issei Okamura (JPN)
Gunawan Trismuwantara/Renaldi Aquira (INA) vs Yurii Dzhavakian (UKR)/Ali Habib (GBR)
Farzan Amiri (USA)/Ashwin Sara (AUS) vs Tomas Quesada (ESP)/Azuma Visaya (USA)
Lucky Candra/Tegar Abdi Wibowo (INA) vs Yuto Oki/Taiyo Yamanaka (JPN)
Turnamen seri kedua ini menjadi momentum penting bagi petenis nasional untuk mengasah kemampuan dan mengumpulkan poin dalam peringkat internasional ITF, sekaligus menjadi sarana pembuktian di level kompetisi internasional.


