BerandaSportPSSI Tetapkan Satoru Mochizuki...

PSSI Tetapkan Satoru Mochizuki Menjadi Pelatih Timnas Wanita Indonesia

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk Satoru Mochizuki sebagai pelatih tim nasional wanita Indonesia. Mantan pelatih Timnas Jepang ini rencananya dikontrak selama 10 tahun untuk membangun pondasi pembinaan Timnas Wanita Indonesia dimasa depan.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada acara penandatanganan kontrak dan perkenalan pelatih Timnas Wanita Indonesia Satoru Mochizuki yang diselenggarakan di Menara Danareksa Jl. Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Februari 2024.

Keputusan PSSI memilih mantan pelatih Timnas Jepang Satoru Mochizuki sebagai pelatih tim nasional wanita Indonesia didasarkan atas prestasinya yang sukses membangun dan membawa Timnas Jepang menjadi juara dunia.

“Kita mencari figur terbaik untuk memimpin Tim Nasional Wanita Indonesia, ya kita ingin mencari pelatih yang bukan pelatih kaleng kalengan. Dan kita ingin pelatih yang serius juga membangun tidak hanya timnas tetapi juga bagaimana membangun kepelatihan para pelatih Indonesia sebagai transfer pengetahuan atau knowlage,” kata Erick Thohir.

Satoru Mochizuki mulai menangani Timnas Wanita Jepang sejak 2008. Dan selama 10 tahun menangani timnas wanita Jepang sukses membawa Timnas Jepang menjadi semifinalis Olympiade di Beijing 2008, juara dunia di FIFA World Cup 2011 di Jerman dan menjadi runner up di Olympiade London 2012.

Menurut Erick Thohir pemilihan Satoru Mochizuki menjadi bagian dari kerja sama antara PSSI dengan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) yang diresmikan Mei 2023.

Baca Juga :   PSSI Beri Kewenangan Penuh ke Kurniawan di Timnas U-17

Mochizuki adalah mantan pemain Urawa Red Diamonds dan Kyoto Sanga, serta bagian dari skuad Timnas Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 1990.

“Kita sepakat coach Mochizuki Satoru yang sudah punya track record membawa Timnas Jepang ke Olympiade China, Jerman dan Inggris. Dan ini suatu hal yang sangat positif ketika dunia internasional sudah mulai percaya sama Indonesia. Kita sepakat untuk membuat blue print Timnas Wanita Indonesia saya katakan 5 tahun, tetapi Coach Satoru meminta 10 tahun agar bisa membangun tim secara berjenjang,” tutur Erick Thohir.

IMG 20240221 WA0000
PSSI Tetapkan Satoru Mochizuki Menjadi Pelatih Timnas Wanita Indonesia

Meski demikian untuk tahap pertama Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan Satoru Mochizuki dikontrak selama dua tahun untuk menangani timnas putri Indonesia. Setelah terlihat menunjukkan progress yang baik maka kontrak tersebut bisa diperpanjang.

“Saya pilih Jepang karena tradisi sepakbola putri Jepang sangat kuat. Juara dunia sekali, dan sembilan kali lolos terus ke putaran final Piala Dunia putri sejak 1991,” sambung Erick.

Usai pensiun, Mochizuki langsung melatih Kyoto Sanga pada 1998 dan Vissel Kobe pada 2000, sebelum beralih melatih timnas putri Jepang sejak 2008.

Tangan dingin Mochizuki telah membawa Jepang menjadi juara Piala Dunia Putri 2011 di Jerman dan medali perak Olimpiade London 2012.

Baca Juga :   Dukung Timnas Indonesia, Bank Mandiri Beri Dana Sponsor ke PSSI

Pemilihan head coach Timnas Wanita Indonesia ini dilakukan sesuai blue print pembinaan dan pengembangan Timnas secara keseluruhan. Jika diawal program PSSI, Ketua Umum Erick Thohir lebih fokus melanjutkan program untuk TImnas Putra karena jadwal yang dihadapi Timnas Putra diberbagai level sudah sangat padat.

Meski demikian, Erick Thohir memerintahkan tim teknik dibawah pimpinan Direktur Teknik Indra Sjafri untuk mencari pelatih yang berkualitas dan mempunyai nama di dunia internasional.

“Penunjukan ini agar sepakbola putri kita juga bangkit, dan membuktikan bahwa kami di PSSI tidak hanya fokus di putra saja,” tandas Erick.

Namun Erick Thohir tidak ingin memberikan beban target kepada pelatih Satoru Mochizuki yang baru tiba di Indonesia. Pasalnya Mochizuki belum mengenal persepakbolaan wanita di tanah air. Apalagi saat ini tidak ada Liga Sepakbola Wanita yang bergulir. Turnamen yang ada adalah even yang diselenggarakan oleh pengprov atau pihak swasta. Penunjukan pelatih Timnas Wanita juga didasarkan atas prestasi Timnas Wanita Indonesia saat ini.

“Karena saat ini, timnas putri kita punya pemain-pemain yang secara kualitas baik, dengan ada beberapa main di liga luar negeri. Jadi momentumnya lagi bagus dan harus kita manfaatkan,” kata Erick, lagi.

Sejumlah pemain timnas putri Indonesia tengah meniti karier di luar negeri, antara lain Helsya Maeisyaroh, Sheva Imut, dan Shafira Ika yang memperkuat klub divisi empat Jepang, FC Ryukyu Ladies. Kemudian, Fani Supriyanto yang membela klub divisi satu Liga Putri Arab Saudi, Al Hammah.

Baca Juga :   Indonesia Raih Peringkat Empat Kejuaraan Bola Voli Asia U-20 2024

Mochizuki juga ditugaskan membagi ilmu kepelatihan kepada para pelatih Indonesia sehingga ilmu sepakbola Jepang bisa diterapkan di tanah air. Kedatangan Mochizuki menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi sepakbola putri Merah Putih.

Timnas putri Indonesia ke Piala Asia Putri 2022, namun Safira Ika Puteri dan kawan-kawan gagal melaju ke fase gugur.

Sementara itu, Timnas putri U-19 terakhir menjadi semifinalis AFF 2023. Indonesia akan menjadi tuan rumah AFC U17 Women Asia Cup, Mei nanti.

Erick juga menyatakan tidak melupakan sisi pembinaan dan untuk mendukung liga sebagai kunci pembinaan, PSSI tengah menyusun cetak biru kompetisi putri dari usia muda, sebelum menggulirkan Liga 1.

“Intinya, perlu waktu. Salah satunya, akhir bulan ini akan digelar turnamen putri usia muda U10 dan U14. Ini awal karena harus dimulai dari usia 9, 12, 14, yang menandakan pembinaan dari bawah,” ujar Erick.

“Jadi kita bangun dari pembinaan akar rumput. Lalu dibuat zona-zona yang diikuti klub, sehingga baru bisa dijadikan liga. Turnamen-turnamen muda ini bisa menyalurkan kompetisi dan menampung bakat sepakbola wanita kita,” tambah Erick.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Perceraian Akibat Kekerasan Dampak Dari Judi Online serta Game Online Mulai Marak

BOGOR, TERMINALNEWS.ID, - Perceraian yang terjadi akibat kekerasan dalam rumah tangga...

Menpora Dito Ariotedjo Dukung Penyelenggaraan UAH International Super Series IV

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID, - Menpora Dito Ariotedjo mendukung penyelenggaraan UAH International Super...

Akuatik Indonesia Gelar 2nd SEA Open Water Swimming Dan Festival OWS di Bali

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID, - Akuatik Indonesia menggelar Kejuaraan renang bertajuk 2nd Southeast...

FOBI Apresiasi Tim Barongsai HBT Padang dan FOBI Kota Tangerang usai Juara Dunia

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID, - Ketua Umum PB FOBI Edy Kusuma memberikan apresiasi...

- A word from our sponsors -

spot_img