CIKARANG, TERMINALNEWS.ID, – Jordan Indra Marcelo dan Rayi Geulis Zullandari tampil luar biasa untuk merebut juara Kejurnas Golf Junior 2024. Jordan berhasil menutup hari ketiga Kejurnas Golf Junior 2024 dengan 13 underpar, sementara Rayi Geulis comeback dan kembali bermain bagus dengan 3 underpar untuk merebut juara dari Gemilau Joanne Kurnia yang terus memimpin di dua hari pertama.
Jordan Indra Marcello tampil hati hati di hari ketiga Kejuaraan Nasional Golf Junior 2024 yang berlangsung di Padang Golf Jababeka Golf & Country Club, Cikarang Jawa Barat. Jordan yang bermain bersama dua pegolf asal Bali Jayawardana Dorman dan Nathan Keefe Pangestu mencatat hasil par di enam holes pertama.
Sikap kehati hatian Jordan mempertahankan keunggulan 15 underpar membuat dirinya tidak tampil lepas seperti di hari pertama dan kedua. Justru akibat terlalu berhati hati ini, Jordan membuat kesalahan di hole 7. Dari Par 5 Jordan membuat satu bogei atau 6 pukulan.
Jordan kembali melakukan bogei di hole 12 dimana dirinya harus melakukan 5 pukulan dari par 4. Dua kali bogei tidak diimbangi dengan birdie satupun hingga hole 18. Akibatnya rekor Jordan yang mampu mencatat 15 pukulan dibawah par, turun menjadi 13 underpar.
Meski demikian raihan point Jordan 203 pukulan (64, 63, 74) tidak mampu dikejar oleh pegolf lainnya. Dua pegolf asal Bali Nathan Keefe Pangestu dan Jayawardana Dornan yang terus berusaha mengejar birdie tidak stabil performanya.

Dornan mampu membuat birdie di hole 1 akan tetapi di hole dua langsung mencatat bogei. Konsistensi pukulan dan konsentrasi Dornan juga terlihat belum stabil, terbukti dia kembali membuat dua bogei di hole 4 dan 6.
Beruntung Dornan mampu mencatat 3 birdie berturut turut dari hole 14 hingga 16. Hasil ini membuat Dornan mencatat 71 pukulan atau 1 underpar di hari ketiga. Dornan berhasil menggeser posisi rekannya Nathan Keefe Pangestu yang unggul atas dirinya di hari kedua. Dornan total mencatat 214 pukulan atau 2 underpar (70, 73, 71) terpaut 11 pukulan dari sang juara Jordan Indra Marcelo.
Sementara Nathan Keefe Pangestu justru membuat 74 pukulan atau 2 over di hari ketiga. Setelah mencatat bogei di hole 3, Nathan Keefe bahkan mencatat double bogei di hole 16. Beruntung satu birdie di hole 14 mengurangi kesalahannya. Nathan Keefe menduduki tempat ketiga dengan raihan 216 pukulan (71,72,72).
Rayi Geulis Comeback, Gemilau Blunder di Final Kejurnas Golf Junior 2024
Pemuncak klasemen sementara Kejurnas Golf Junior 2024 Gemilau Joanne Kurnia membuat blunder di hari terakhir. Pegolf asal Banten yang terus memimpin dengan total pukulan 145 atau over 1, justru banyak membuat kesalahan di hari ketiga.
Joanne yang tampil aman mampu membuat par di 5 holes pertama. Akan tetapi di tiga hole berikutnya pegolf asal Banten ini kehilangan konsentrasi sehingga membuat 3 bogei dari hole 6 hingga 8. Joanne kembali melakukan kesalahan di hole 10 dengan mencatat bogei.
Joanne kembali menemukan akurasi pukulannya dari hole 11 hingga hole 15. Akan tetapi Joanne membuat 3 bogei lagi di tiga hole terakhir. Akibatnya dengan mencatat 7 pukulan diatas par di hari terakhir, Joanne total mencatat 224 pukulan (73,72,79) atau 8 over.

Sebaliknya Rayi Geulis Zullandari tampil luar biasa di hari terakhir. Rayi mampu bangkit dengan mencatat 69 pukulan atau 3 underpar di final. Rayi mengawali pertandingan dengan membuat pukulan spektakuler di hole 1 dengan mencetak Albatros atau 2 pukulan di par 5. Ini menjadi tekanan tersendiri bagi Joanne sebagai pimpinan klasemen sementara.
Akan tetapi Rayi yang terlalu bersemangat membuat dua bogei di hole 4 dan 5. Beruntung di 9 hole terakhir, Rayi mampu memperbaiki kesalahnnya dengan mencatat dua birdie di hole 10 dan 14. Dengan bermain 3 underpar, Rayi memperbaiki catatannya menjadi 6 over atau 222 pukulan (77, 76, 69).
Namun hasil ini cukup membuat Rayi sukses merebut juara Kejurnas Golf Junior 2024 mengalahkan Gemilau Joanne Kurnia dengan selisih 2 pukulan. Joanne mencatat total pukulan 224 atau 8 over, sementara Rayi mencatat 222 pukulan atau hanya 6 over. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Amanda Putri Sitohang dari Jawa Barat. Amanda mencatat 227 pukulan ( 76, 79, 72) atau 11 over.


