JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Dominasi atlet tenis junior Indonesia kembali terlihat di turnamen Detec International Junior Championships 2025 seri kedua.
Empat petenis Tanah Air berhasil menembus babak semifinal nomor tunggal setelah mencatatkan kemenangan gemilang di perempat final yang berlangsung di lapangan tenis Gelora Merdeka, Sukoharjo, Kamis (5/6/2025).
Dari sektor tunggal putra, Michal Ihsan Wicaksana, unggulan ketiga sekaligus juara pekan pertama, memastikan tiket ke semifinal usai menumbangkan rekan senegaranya, Joachim Mika Gunawan, dengan skor straight set 6-3, 6-4.
Kemenangan ini memperpanjang performa impresif Michal dalam turnamen berlevel ITF J30 tersebut.
“Michal akan menghadapi tantangan berat di semifinal karena lawannya adalah petenis unggulan kedua dari China, Haolong He, yang baru bergabung di seri kedua ini,” ujar Anshari Nursida, Direktur Turnamen ITF J30 Sukoharjo yang juga pengelola Detec (Deddy Prasetyo Tennis Club).
Haolong He sendiri melangkah ke empat besar usai menang atas wakil Taiwan, Ting Ho Yang, dengan skor 6-4, 6-3.
Duel Michal kontra Haolong dipastikan menjadi laga yang paling dinantikan di babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung Jumat (6/6/2025).
Satu tiket semifinal lainnya di sektor putra diraih oleh M. Akmal Junaini yang menyingkirkan kompatriotnya, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong, lewat pertandingan yang berakhir 7-5, 6-2.
Akmal, unggulan keempat turnamen, akan menantang petenis Tiongkok unggulan kedelapan, Shao Zhang, dalam upaya merebut tiket final.
Dengan dua wakil Indonesia di semifinal tunggal putra, kans terciptanya All Indonesian Final di sektor ini cukup terbuka lebar.
Tidak hanya di sektor putra, para petenis putri Indonesia juga tampil meyakinkan. Unggulan pertama, Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro, tampil dominan saat menyingkirkan Kaylee Tandjung dengan skor 6-4, 6-1.
Di babak semifinal, Shinar akan menghadapi unggulan ketiga asal China, Jihan Li.
Di sisi lain, petenis kidal Indonesia, Lailatul Fajria, juga menunjukkan performa menjanjikan. Ia memastikan tempat di empat besar usai mengatasi perlawanan Sheryl Halim dengan skor 6-2, 7-5.
Lailatul akan bertemu Siyun Xiao dari China, yang merupakan finalis seri pertama turnamen ini.
Lailatul, yang merupakan atlet binaan Kentoeng Tennis Academy Sukoharjo, tampil konsisten sejak babak awal.
Performa cemerlangnya di sektor tunggal dibarengi dengan kesuksesan di nomor ganda putri.
Bersama rekannya Callista Rosiana, Lailatul sukses menembus partai final nomor ganda. Duet Merah Putih ini akan menghadapi pasangan unggulan utama, Jana Jelena Nicole Diaz (Filipina) dan Yan Rong Tzeng (Taipei), dalam laga puncak yang dijadwalkan pada Jumat (6/6/2025).
Keberhasilan menempatkan empat wakil di semifinal nomor tunggal serta satu pasangan di final nomor ganda menjadi sinyal positif bagi prestasi tenis junior Indonesia.
Apalagi, sebagian besar atlet yang lolos ke fase akhir berasal dari klub-klub lokal yang berbasis di Sukoharjo, seperti Detec dan Kentoeng Tennis Academy.
Direktur Turnamen, Anshari Nursida, mengapresiasi capaian para petenis muda Indonesia dan menyebut turnamen ini sebagai ajang pembuktian kualitas pembinaan atlet nasional.
“Turnamen ITF J30 ini penting untuk eksposur internasional bagi para petenis muda. Hasil yang dicapai sejauh ini menunjukkan bahwa pembinaan tenis di Indonesia berjalan ke arah yang tepat,” ujar Anshari.
Ajang Detec International Junior Championships 2025 merupakan bagian dari kalender resmi ITF World Tennis Tour Junior dan menjadi sarana bagi atlet untuk mengumpulkan poin serta pengalaman bertanding di level internasional.
Pertandingan semifinal akan digelar Jumat (6/6/2025), sementara laga final rencananya berlangsung Sabtu (7/6/2025).
Harapan besar kini tertumpu pada langkah para petenis muda Indonesia untuk menciptakan sejarah dengan meraih gelar juara di sektor tunggal dan ganda.


