BerandaSportSepak BolaKongres Biasa PSSI 2025...

Kongres Biasa PSSI 2025 Digelar, Bahas Statuta hingga Perubahan Klub

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menggelar Kongres Biasa pada 4 Juni 2025 dengan empat agenda utama yang menjadi sorotan penting dalam pengembangan sepak bola nasional.

Agenda tersebut tertuang dalam dokumen resmi yang telah dibagikan kepada 92 perwakilan anggota PSSI yang akan hadir dalam kongres.

Kongres ini akan dihadiri oleh seluruh perwakilan anggota, mulai dari Asosiasi Provinsi (Asprov), klub Liga 1, Liga 2, dan Liga 3, hingga asosiasi terkait seperti Federasi Futsal Indonesia dan Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia.

Dalam agenda tersebut, sejumlah pembahasan krusial akan dibahas, termasuk laporan tahunan, perubahan keanggotaan, dan pengesahan statuta terbaru.

Agenda pertama yang akan dibahas dalam kongres adalah penyampaian laporan kegiatan PSSI tahun 2024–2025 serta rencana program PSSI untuk tahun 2025–2026.

Laporan ini akan disampaikan setelah seluruh proses legalitas dan formalitas kongres selesai dilakukan.

Agenda kedua berfokus pada aspek keuangan. PSSI akan memaparkan laporan keuangan tahun 2024 dan rencana anggaran tahun 2025.

Baca Juga :   Tim Bulutangkis SIWO Jaya Imbangi SIWO Kalimantan Selatan di Uji Coba Jelang Porwanas 2024

Mengingat adanya dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digunakan untuk pembinaan sepak bola nasional, laporan ini akan disampaikan secara terbuka oleh perwakilan pengurus PSSI.

Agenda ketiga adalah pembahasan mengenai penerimaan, pemberhentian, dan perubahan nama serta domisili anggota PSSI.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Bhayangkara FC, yang disebut telah mengajukan perubahan domisili dan berencana memindahkan markasnya ke Provinsi Lampung.

Sementara itu, agenda keempat adalah pengesahan Statuta PSSI edisi 2025. Meski statuta ini telah dibahas dan disosialisasikan sebelumnya kepada seluruh anggota, pengesahan resminya baru akan dilakukan dalam kongres ini.

Perubahan dalam statuta ini diyakini akan memengaruhi tata kelola organisasi PSSI ke depan.

Sebanyak 92 delegasi akan hadir dalam Kongres Biasa PSSI 2025. Terdiri dari 38 Asprov, 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 15 klub Liga 3, dan 5 asosiasi.

Berikut daftar lengkap peserta kongres:

38 Asprov PSSI:

Asprov dari seluruh provinsi di Indonesia akan hadir, termasuk empat provinsi baru di Papua sebagai peninjau: Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Baca Juga :   Dukungan Publik terhadap Kebijakan Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia Meningkat Berkat Ekosistem Kondusif

18 Klub Liga 1:

Klub-klub besar seperti Persib, Persija, Persebaya, PSM Makassar, dan Bali United turut serta dalam kongres ini. Klub promosi seperti Semen Padang dan PSBS Biak juga hadir.

16 Klub Liga 2:

Klub-klub tradisional seperti PSMS Medan, Sriwijaya FC, dan Persela Lamongan akan bergabung dalam pembahasan penting tersebut. Bhayangkara FC, yang tengah mengajukan perubahan domisili, juga termasuk di dalamnya.

15 Klub Liga 3:

Klub dari berbagai daerah turut hadir, seperti Persiba Balikpapan, PSDS, Persiba Bantul, dan PSGC Ciamis.

5 Asosiasi Sepak Bola:

  • Federasi Futsal Indonesia
  • Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia
  • Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia
  • Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (peninjau)
  • Asosiasi Sepak Bola Pantai Indonesia (peninjau)

Kongres ini menjadi momentum penting bagi PSSI dalam menjaga transparansi, khususnya dalam pengelolaan dana publik dan reformasi organisasi.

Baca Juga :   Babak Puncak kualifikasi Nasional Menuju FFWS SEA 2025 Spring Hadir Pada 22-23 Maret di Medan, Sumatra Utara

Pembahasan statuta dan keanggotaan menjadi dua fokus utama yang diyakini dapat membawa perubahan signifikan terhadap arah kebijakan federasi.

Agenda keuangan pun menjadi penting karena menyangkut dana publik, yang kerap menjadi sorotan berbagai pihak.

Dengan penyampaian laporan secara terbuka, PSSI menunjukkan komitmen terhadap akuntabilitas dan profesionalisme.

Kongres Biasa 2025 ini diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang mampu mempercepat transformasi sepak bola Indonesia menuju arah yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Dengan representasi lengkap dari seluruh ekosistem sepak bola nasional, keputusan yang diambil dalam forum ini akan berdampak luas terhadap penyelenggaraan kompetisi, pembinaan usia dini, hingga penguatan tata kelola organisasi.

PSSI juga diharapkan mampu menindaklanjuti hasil kongres dengan aksi nyata dalam implementasi program dan pengawasan terhadap seluruh anggotanya, termasuk proses perubahan nama dan domisili klub yang harus sesuai regulasi.

Kongres ini menjadi tonggak awal bagi langkah besar PSSI dalam menciptakan sistem sepak bola nasional yang solid, inklusif, dan berprestasi.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img