BerandaSportTurnamen Tenis Internasional ITF...

Turnamen Tenis Internasional ITF J30 Kembali Digelar di Sukoharjo

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Turnamen tenis internasional bertajuk Detec International Junior Championship 2025 resmi digelar mulai Selasa, 27 Mei 2025, di Stadion Tenis Gelora Merdeka, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kompetisi bertaraf internasional ini masuk dalam kalender resmi Federasi Tenis Internasional (ITF) dengan status ITF J30.

Ajang ini merupakan edisi keempat sejak pertama kali digelar dan kembali menghadirkan persaingan petenis-petenis muda dari berbagai negara.

Turnamen dikhususkan bagi atlet berusia maksimal 18 tahun dan dijadwalkan berlangsung dalam dua seri hingga 7 Juni 2025 mendatang.

Direktur Turnamen, Anshari Nursida, menyebut Sukoharjo sebagai lokasi yang ideal untuk penyelenggaraan Detec International Junior Championship tahun ini.

Ia menilai kabupaten yang berada di wilayah Solo Raya itu memiliki akses transportasi yang memadai dan dukungan fasilitas yang menunjang pelaksanaan turnamen internasional.

“Sukoharjo jadi pilihan ideal sebagai venue tahun ini. Letaknya strategis, dekat dengan Solo dan mudah dijangkau baik lewat jalur darat maupun udara,” ujar Anshari Nursida, yang juga merupakan pengelola Deddy Prasetyo Tennis Club (Detec), Senin (26/5/2025).

Baca Juga :   Souto Soroti Liga Profesional, KFI–Palma Jadi Fondasi Timnas

Lebih lanjut, Anshari menambahkan bahwa fasilitas lapangan di Stadion Tenis Gelora Merdeka sangat layak untuk pertandingan kelas dunia.

Terdapat enam lapangan pertandingan (match court) yang dilengkapi lampu penerangan, memungkinkan pertandingan tetap digelar hingga malam hari bila diperlukan.

“Fasilitas lapangan di Sukoharjo sangat mumpuni. Bahkan tahun lalu, Sukoharjo sukses menjadi tuan rumah turnamen tingkat Asia. Itu menjadi bukti bahwa daerah ini siap menggelar ajang berskala internasional,” imbuhnya.

Turnamen Detec International Junior Championship 2025 mempertandingkan empat kategori, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri.

Sebanyak 48 slot peserta babak utama di masing-masing nomor diperebutkan oleh petenis junior dari berbagai negara.

Di sektor tunggal putra, dua andalan tuan rumah, Ahmad Fauzan (peringkat 666 ITF Junior) dan Michal Ihsan Wicaksana (peringkat 791), menjadi unggulan utama.

Baca Juga :   Insiden Lempar Batu Aremania, Eks Ketua Panpel Desak PSSI dan Polda Jatim Bertindak Tegas

Keduanya diharapkan mampu memberikan prestasi terbaik di hadapan publik sendiri.

Sementara di nomor tunggal putri, posisi unggulan teratas ditempati Mischka Sinclaire Goenadi yang saat ini berada di peringkat 454 dunia versi ITF Junior.

Ia ditemani petenis Indonesia lainnya, Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro, yang berada di posisi 931.

Secara keseluruhan, lebih dari 100 petenis muda dari 15 negara tercatat mengikuti turnamen ini. Selain Indonesia, peserta datang dari berbagai kawasan di Asia dan luar Asia.

Beberapa negara yang mengirim wakilnya antara lain Singapura, Thailand, Filipina, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, Jepang, dan China. Dari luar Asia, peserta datang dari India, Australia, Selandia Baru, Swiss, Amerika Serikat, dan Hongaria.

Penyelenggaraan ITF J30 Sukoharjo terbagi dalam dua seri pertandingan. Seri pertama digelar mulai 27 Mei hingga 1 Juni 2025, sementara seri kedua dijadwalkan berlangsung pada 2–7 Juni 2025. Seluruh pertandingan dilangsungkan di kompleks lapangan yang sama.

Baca Juga :   Isomura/Nakagawa Raih Gelar Juara Ganda Putra M-25 Bali, Sekulic Tantang Gea di Final Tunggal

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetitif bagi para petenis muda untuk mengumpulkan poin peringkat ITF, tetapi juga sarana pembinaan dan pengembangan prestasi atlet junior, khususnya bagi Indonesia.

Kehadiran petenis-petenis asing turut meningkatkan kualitas kompetisi, sekaligus memberi pengalaman internasional bagi atlet-atlet nasional.

Detec International Junior Championship telah menjadi agenda penting dalam kalender tahunan ITF di kawasan Asia Tenggara.

Setelah sebelumnya digelar di Bantul (Daerah Istimewa Yogyakarta) dan Jember (Jawa Timur), kejuaraan ini kini memperluas jangkauannya ke wilayah Jawa Tengah.

Selain bersifat kompetitif, turnamen ini juga menjadi wadah promosi olahraga tenis di tingkat daerah.

Kehadiran penonton dan dukungan komunitas tenis lokal turut menambah semarak pelaksanaan turnamen, yang sekaligus menjadi ajang seleksi dan pembuktian bagi generasi muda untuk meniti karier di level profesional.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -