BANDUNG, TERMINALNEWS,CO – Prawira Harum Bandung meraih kemenangan pertama di kandang saat menjamu Kesatria Bengawan Solo, di C-Tra Arena, Minggu malam 14 Januari 2024. Namun performa Prawira menurun saat melawan Kesatria yang bermasalah dengan akurasi tembakan, beruntung Prawira bisa memetik kemenangan tipis 64-62 dalam pertarungan yang ketat di detik detik terakhir.
Tampil di kandang sendiri pada laga kedua saat menjamu Kesatria Bengawan Solo, di C-Tra Arena, Minggu malam, Prawira justru tampil buruk dan struggle di babak pertama. Performa anak asuh Pelatih coach David Singleton tampil lebih buruk dari pada saat kalah dari Pelita Jaya di laga pertama.
Prawira Bandung turun dengan starter Dane Miller Jr., Indra Muhammad, Julius Jucikas, M. Fhirdan Maulana Guntara, dan kapten tim Yudha Saputera. Sementara dari kubu Kesatria Bengawan Solo, menurunkan Taylor Johns, Samuel Devin Susanto, Nuke Tri Saputra, Kevin Moses Eliazer Poetiray, dan Kentrell Barkley sebagai kapten tim di laga pertama mereka kali ini.
Namun penampilan kedua tim yang kurang prima membuat mereka hanya mampu mencetak angka minim yaitu 13-13 di akhir kuarter pertama. Permainan Prawira menunjukkan bahwa mereka masih terpengaruh dengan kekalahan di laga sebelumnya. Meski demikian Prawira beruntung memiliki pemain asing Dane Miller dan Christian James, yang bisa membangkitkan serangan di kuarter kedua. Prawira akhirnya bisa mencetak keunggulan sembilan angka (36-27) saat turun minum.

Sampai kuarter kedua ditutup, Dane Miller memimpin perolehan poin Prawira dengan 11 angka. Mereka mencetak 22 point in the paint area, dengan akurasi tembakan keseluruhan 41% (14/34). Sebaliknya, dari kubu Kesatria, Kentrell Barkley mencetak sembilan poin dan enam rebound di babak pertama.
Barkley menjadi kontributor poin utama dan kebanyakan dari paint area.
Para shooter Kesatria Bengawan Solo sedang dingin dan tidak berani melakukan tembakan tiga angka. Akibatnya mereka tidak memasukkan three point shot sama sekali di sepanjang babak pertama.Field goals precentage Kesatria juga bisa dikatakan rendah, yakni 11/38 atau dengan persentase 28%.

Dane Miller Jr. Selamatkan Muka Prawira di Detik Detik Terakhir
Setelah mencetak keunggulan sembilan angka (36-27) di babak pertama, Prawira malah menurun setelah jeda. Mereka hanya mencetak 12 poin saja di kuarter ketiga. Mereka benar-benar kesulitan dalam mencetak poin. Empat dari 12 poin Prawira dicetak di sisa satu setengah menit terakhir.
Prawira beruntung, karena Kesatria juga seperti membeku di pertandingan ini. Mereka tidak bisa memanfaatkan penurunan performa Prawira. Mereka bermain dengan hati-hati, mencoba menurunkan possession yang dimiliki Prawira. Namun di sisi lain, akurasi tembakan Kesatria saat menyerah kurang bagus. Sehingga mereka tidak bisa menyusul perolehan angka Prawira. Saat kuarter ketiga ditutup, Kesatria tertinggal delapan angka (40-48) dari Prawira.
Mengawali kuarter keempat, tim tamu Kesatria bengawan Solo bangkit dan mampu melaju 4-2. Hal ini membuat coach David Singleton segera meminta time-out karena dia tidak ingin Prawira tersusul, apalagi Prawira belum bisa keluar dari tekanan.
Mendekati lima menit terakhir, Prawira malah melakukan beberapa turnovers yang sangat merugikan. Memasukkan Julius Jucikas menjadi keputusan bagus yang diambil pelatih Prawira David Singleton. Karena selain menambah big man di paint area, Jucikas bisa mencetak angka untuk menjauhkan Prawira dari kejaran Kesatria.

Kesatria kembali mendapatkan momentum setelah running point melalui tembakan tiga angka. Mereka mencetak tiga kali three point shot berturut-turut untuk menyamakan kedudukan menjadi 56-56. Pendukung Kesatria bersorak riuh ketika Taylor Johns memasukkan slam dunk untuk memimpin jalannya laga (58-56).
Drama menegangkan terjadi di detik-detik akhir. Kedua tim sama-sama punya kesempatan untuk menang. Prawira tertinggal dua poin 60-62 di sisa 24 detik. Disaat genting inilah Dane Miller berhasil memasukkan bola dengan alley oop untuk menyamakan kedudukan 62-62. Setelah itu, Miller menambahkan satu free throw untuk unggul 63-32. Prawira mengunci kemenangan setelah Fhirdan memasukkan satu free throw di detik terakhir.
Miller mencetak 21 poin, sembilan rebound, dan lima assist di laga ini. Dialah satu satunya pemain Prawira yang mencetak double digit point. Prawira sendiri tampil di bawah performa mereka, karena hanya mencetak akurasi tembakan 39% (23/58). Turnovers Prawira cukup tinggi dengan 19 turnovers sepanjang laga.

Sebaliknya, Kesatria Bengawan Solo juga belum maksimal di laga perdana mereka di awal kompetisi IBL Musim 2024. Tim pendatang baru ini mempunyai masalah dengan penyelesaian akhir, karena hanya memasukkan 20 tembakan dari total 70 attempt. Inilah yang harus diperbaiki Kesatria di laga berikutnya. Kentrell Barkley menjadi top performer Kesatria dengan catatan 21 poin, sembilan rebound, tujuh assist, dan dua steal. Taylor Johns membantu dengan raihan 19 poin di laga debut Kesatria di IBL Tokopedia 2024.
Sementara dari kubu tuan rumah, Dane Miller Jr. menjadi penyelamat Prawira Harum Bandung di laga home keduanya. Miller menjadi penentu kemenangan dengan poinnya di detik-detik terakhir. Prawira mengalahkan Kesatria Bengawan Solo dengan skor 64-62 di C-Tra Arena, Bandung, Minggu malam (14/1).

