Ratusan warga desa Bantar Sari Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berunjuk rasa mengecam Zionis Israel dan mendukung Palestina merdeka. para demonstran pun merazia produk Israel atau pendukung Zionis Israel di warung dan rumah warga, lalu membuang isinya ke selokan dan membakarnya.
Gelombang demo dan boikot terhadap produk Zionis Israel terus menggema di pelosok Indonesia. Kali ini ratusan warga desa Bantar Sari Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang melakukan demo dan mengecam tindakan brutal Zionis Israel.
Mereka mendukung fatwa Majlis Ulama Indonesia nomor 83 tahun 2023 untuk memboikot produk produk dari Israel atau produk yang mendukung dan terafiliasi dengan negara agresor Zionis Israel tersebut.
Tampak rombongan pelajar dari sekolah dan pesantren, ibu ibu kelompok Majelis Taklim, hingga warga desa mengikuti demo mengecam pembantian tantara Israel terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza. Aksi Demo diawali dengan orasi secara bergantian dari Kepala Desa Bantar Sari Lukman Nulhakim dan lainnya.

Peserta demo semakin banyak setelah ratusan warga terus berdatangan baik dari kalangan santri pondok pesantren maupun sekolah serta warga setempat.
“Pertama ini wujud bahwa kita dari Desa dari Kampung ingin membuktikan bahwa kita itu hadir atas konstitusi kita Pembukaan Undang Undang Dasar bahwa penjajahan diatas dunia itu harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan,” kata Lukmanul Hakim, Kades Bantar Sari, Bogor.
Lebih lanjut Lukmanul Hakin juga menyatakan demo terhadap kekejaman Israel dilakukan sebagai respon terhadap Keputusan atau Fatwa MUI yang menyatakan produk Israel atau produk Perusahaan yang berafiliasi dan mendukung Israel diharamkan.
“Kita menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat lewat Kementrian Luar Negeri yang memberikan kecaman yang luar biasa yang patut kita apresiasi. Dan yang kedua Majelis Ulama Indonesia Pusat memberikan Fatwa terkait dengan agresi Israel ke Palestina, salah satu didalamnya boikot produk Israel. Nah Desa Bantar Sari hadir memberikan sebuat aksi konkrit salah satu diantaranya adalah memberikan donasi Palestina sampai hari ini dari 2016 sampai hari ini sudah terhimpun dana hingga 280 juta yang berhasil dikumpulkan dari Masyarakan Bantar Sari,” tambah Lukmanul Hakim.
Selain itu aksi demo ini sebagai gambaran menyeluruh dari pesan warga desa Bantar Sari yang ingin membantu dan mengungkapkan isi hati mereka dalam mengecam tindakan sadis tantara Israel yang kini menyerang warga Gaza. Mereka menghimbau aksi pembunuhan hingga Genosida Zionis Israel hingga hari ini sudah mencapai 12 ribu warga Gaza harus dihentikan secepatnya.

Aksi demo kemudian dilanjutkan dengan merazia warung sekitar lokasi yang diduga menjual produk Israel atau produk perusahaan yang mendukung Israel. Semua produk baik pasta gigi, sabun cuci atau bumbu masak dan kecap, isinya kemudian dibuang ke selokan.
Sementara itu bungkusnya dibakar bersama bendera Israel di tepi jalan Desa. Tidak cukup hanya disitu para demonstran juga meletakkan bendera bendera Israel di tengah jalan raya untuk digilas kendaraan bermotor yang melintas dan diinjak injak oleh para demonstran dan pejalan kaki.

Aksi ini merupakan dukungan konkrit terhadap fatwa MUI dan Pemerintah Indonesia yang mengecam dengan keras tindakan israel yang melakukan pembunuhan secara masal warga sipil Palestina.


