BerandaNewsNasionalAbdul Wachid Anggota Komisi...

Abdul Wachid Anggota Komisi VIII DPR RI Minta Agar Dibangun RS Jemaah Haji Indonesia

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Panitia Kerja (Panja) Biaya Haji 2025 memperoleh informasi bahwa Kementerian Agama (Kemenag) memiliki tanah berlokasi di Jeddah, Arab Saudi.

Karena itu, Ketua Panja Biaya Haji 2025 Abdul Wachid meminta agar tanah tersebut dapat digunakan untuk membangun rumah sakit di Arab Saudi yang dapat dimanfaatkan oleh jemaah haji asal Indonesia.

“Saya dengar ini dari Kementerian Agama mempunyai tanah yang ada di Jeddah. Tanah itu untuk apa Pak? Itu mendingan tanah itu dijual Pak untuk dibelikan lagi di sana untuk rumah sakit aja itu,” kata Wachid dalam rapat Panja Biaya Haji bersama Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Badan Penyelenggara Haji (BPH) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (3/1/2024).

Baca Juga :   Ferry Juliantono: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Selain memanfaatkan tanah yang ada, Wachid menyampaikan pembangunan rumah sakit itu juga bisa dibantu dari dana nilai manfaat yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)”

“Atau kalau beli enggak bisa, kontrak berapa tahun gitu, dibangun sekalian itu. Mendingan itu, dan nanti, kita ada BPKH nilai manfaat bisa kita membangun untuk tiap tahun berapa, tiap tahun berapa, sambil nanti kita anggaran ke Kemenkes. Ini penting untuk umrah dan haji,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Menurutnya, pembangunan rumah sakit Indonesia di Arab Saudi itu bernilai penting bagi jemaah haji Indonesia karena selama ini mereka merasa kurang nyaman apabila harus dirawat di rumah sakit dari Arab Saudi. Ketidaknyamanan itu muncul di antaranya karena kesulitan berkomunikasi dengan petugas RS di Saudi.

Baca Juga :   Kamala Harris Terima Kekalahan dalam Pemilu

“Karena terus terang, orang sakit itu tidak hanya obat ya, tidak hanya rumah sakitnya sendiri, pelayanan itu penting, tidak bisa komunikasi juga jemaah. Makanya, jamaah rata-rata yang sakit ditaruh di rumah sakit itu enggak mau. Tidak maunya kenapa? Ya bahasa Tarzan. Mereka itu enggak ngerti. Kalau kita punya rumah sakit sendiri, yang medisnya tenaga kita, perawatnya tenaga kita, semua tenaga kita, nyaman,” kata dia.

Pada Haji 2025, keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jamaah calon haji Indonesia direncanakan berlangsung pada 2 hingga 16 Mei 2025.

Sementara itu, keberangkatan gelombang terakhir jamaah Indonesia menuju tanah suci tanggal 31 Mei 2025. Adapun puncak ibadah haji mulai digelar 5 Juni 2025. (DaBon)

Baca Juga :   Antisipasi Tawuran di Malam Tahun Baru, Polda Metro Patroli Medsos

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kementerian UMKM: Holding UMKM Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

TERMINALNEWS.ID, TANJUNG PANDAN — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)...

Bantu Evakuasi dan Jaga Obvitnas, Pamobvit Polres Sikka Hadir untuk Masyarakat Terdampak Gempa

TERMINALNEWS.ID, MAUMERE – Gempa bumi berkekuatan 7,7 Magnitudo mengguncang wilayah hukum...

Marizka Juwita Kembali ke Panggung Musik Lewat Single “Nekat”, Kisahkan Cinta dan Keberanian untuk Melepaskan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Penyanyi sekaligus penulis lagu Marizka Juwita kembali menyapa...

Patrice Evra Dorong Manchester United Bajak Victor Osimhen dari Arsenal

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER — Legenda Manchester United, Patrice Evra, mendesak klub lamanya...

- A word from our sponsors -