JAKARTA, TERMINALNEWS – Program Entrepreneur Development 2023, yang dikelola oleh Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM), telah mencapai tahapan penting dengan mengadakan “Networking Day.” Acara ini menghubungkan 50 wirausaha terpilih dengan 10 kementerian atau lembaga (K/L) serta 50 mitra strategis dalam upaya menciptakan peluang kerja sama yang signifikan.
Melalui tahap ini, KemenKopUKM bertujuan untuk memfasilitasi kerja sama yang berkaitan dengan pembiayaan, legalitas, digital marketing, perluasan pasar, dan pengembangan produk. Semua ini ditujukan untuk mendukung keberlanjutan usaha wirausaha sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta peluang kerja sama antara para mitra strategis terkait pembiayaan, legalitas, digital marketing, perluasan pasar, dan pengembangan produk dalam rangka keberlanjutan usaha sesuai dengan kebutuhan wirausaha.” Ujar Siti Azizah.
KemenKopUKM telah mengalami evolusi program ini, dari awalnya sebagai ajang bertukar pengalaman menjadi ajang pencapaian target jangka pendek untuk meningkatkan skala usaha wirausaha.
Peserta Networking Day telah melalui serangkaian program yang dimulai sejak Februari 2023 dengan peserta awal sebanyak 2.300 wirausaha. Tujuan dari penyelenggaraan Networking Day adalah menghubungkan wirausaha dengan mitra strategis sesuai dengan kebutuhan keberlanjutan usaha dan menciptakan multiplier effect yang lebih besar untuk lingkungan dan sosial.
Sebagai hasil dari acara Networking Day, telah terjalin inisiasi keberlanjutan wirausaha dengan beberapa mitra strategis yang terlibat, termasuk aspek pembiayaan dengan Bank Nano Syariah (Sinarmas Group), Bank BJB, Alami Group, Bizhare, dan Aspire; aspek legalitas dengan KontrakHukum; dan aspek digital marketing dengan Boleh Dicoba Digital. Selain itu, aspek perluasan pasar dibahas bersama Pendopo – Kawan Lama, Evermos, Universitas Parahyangan, Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI), Telkomsel Corporate Accelerator (TINC), dan Business & Export Development Organization (BEDO); Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Pepito Supermarket, Artisan Brand Management AMATI Indonesia, PT Iam Jaya Perkasa, Kumpul, dan Andalin. Pengembangan produk dibahas dengan Asosiasi Alih Teknologi dan Pengembangan Bisnis Indonesia (ALTEK), Kementerian Pertanian, Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), Koalisi Ekonomi Membumi, dan Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia Jakarta.
“Sebanyak 50 wirausaha terpilih dalam Networking Day memiliki keunggulan sebagai wirausaha inovatif di sektor agrobisnis, jasa dan teknologi, serta kriya. Mereka melakukan showcase dan presentasi bisnis untuk kemudian mengikuti seleksi sehingga terpilih 30 wirausaha terbaik untuk mengikuti kegiatan Appreciation Day yang akan dilaksanakan pada bulan November 2023.” tambah Siti Azizah.
Program Entrepreneur Development 2023 KemenKopUKM terus berupaya memberikan dukungan dan peluang bagi wirausaha inovatif dalam berbagai sektor untuk mencapai kesuksesan dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.


